alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Labkesda Layanin Tes Rapid Antigen Gratis, Ini Persyaratannya…

- Advertisement -

Radar Bojonegoro – Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) sekaligus 36 puskesmas se-Bojonegoro melayani tes rapid antibodi/antigen secara gratis. Namun, tidak gratis untuk umum.

Ada beberapa persyaratan harus dipenuhi. Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Whenny Dyah Prajanti menerangkan, bahwa tidak semua masyarakat Bojonegoro bisa mendapat layanan tes rapid antibodi/antigen secara cuma-cuma.

Tujuan tes harus jelas, bukan sekadar untuk bepergian ke luar kota. “Syaratnya bukan hanya KTP Bojonegoro, tapi juga harus bisa menunjukkan surat yang mewajibkan orang tersebut membutuhkan surat hasil tes rapid antibodi/ antigen,” ujar Whenny.

Dia mencontohkan, staf instansi hendak perjalanan dinas ke luar kota. Lalu, para pencari kerja ke luar kota dengan menunjukkan surat lamaran kerja. Juga para pelajar, santri, sekaligus mahasiswa akan kembali belajar ke luar kota.

Baca Juga :  Zahidin dan Santri Suka Menulis Puisi: Sebuah Obituari

Sebenarnya, tes rapid antibodi/ antigen dimanfaatkan untuk tracing warga yang kontak erat dengan orang terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, sesuai kebijakan dari bupati, pihaknya melayani tes rapid secara gratis agar meringankan beban masyarakat.

- Advertisement -

“Layanan tes rapid gratis ini semoga bisa dimanfaatkan masyarakat dengan baik. Kalau ekonominya mampu, sebaiknya tes rapid secara mandiri,” jelasnya. Di sisi lain, layanan tersebut juga bisa menjadi salah satu upaya mengumpulkan data tracing. Apabila ada seseorang hasil tes rapid antibodi/antigen-nya reaktif/ positif, pihak puskesmas bisa segera menindaklanjuti dengan mengimbau agar isolasi mandiri.

Radar Bojonegoro – Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) sekaligus 36 puskesmas se-Bojonegoro melayani tes rapid antibodi/antigen secara gratis. Namun, tidak gratis untuk umum.

Ada beberapa persyaratan harus dipenuhi. Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Whenny Dyah Prajanti menerangkan, bahwa tidak semua masyarakat Bojonegoro bisa mendapat layanan tes rapid antibodi/antigen secara cuma-cuma.

Tujuan tes harus jelas, bukan sekadar untuk bepergian ke luar kota. “Syaratnya bukan hanya KTP Bojonegoro, tapi juga harus bisa menunjukkan surat yang mewajibkan orang tersebut membutuhkan surat hasil tes rapid antibodi/ antigen,” ujar Whenny.

Dia mencontohkan, staf instansi hendak perjalanan dinas ke luar kota. Lalu, para pencari kerja ke luar kota dengan menunjukkan surat lamaran kerja. Juga para pelajar, santri, sekaligus mahasiswa akan kembali belajar ke luar kota.

Baca Juga :  UMM Raih Predikat Kampus Bintang Tiga Dunia

Sebenarnya, tes rapid antibodi/ antigen dimanfaatkan untuk tracing warga yang kontak erat dengan orang terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, sesuai kebijakan dari bupati, pihaknya melayani tes rapid secara gratis agar meringankan beban masyarakat.

- Advertisement -

“Layanan tes rapid gratis ini semoga bisa dimanfaatkan masyarakat dengan baik. Kalau ekonominya mampu, sebaiknya tes rapid secara mandiri,” jelasnya. Di sisi lain, layanan tersebut juga bisa menjadi salah satu upaya mengumpulkan data tracing. Apabila ada seseorang hasil tes rapid antibodi/antigen-nya reaktif/ positif, pihak puskesmas bisa segera menindaklanjuti dengan mengimbau agar isolasi mandiri.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/