alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Ingin Jadi Kowad, Gadis ini Tak Pernah Merasa Minder

RASA minder tiap orang memang berbeda-beda. Terkadang kerap datang rasa minder ketika seseorang sedang tidak percaya diri karena memiliki kekurangan, ada juga minder ketika melakukan kegiatan yang dianggap kurang berkelas. 

Vivi Nilasari salah satu perempuan yang cukup percaya diri melakukan hal-hal yang bisa memberikan pengalaman hidup yang sangat berarti.

Perempuan asal Klangon itu sejak duduk di bangku SMP sudah dengan senantiasa membantu kedua orang tuanya berbisnis.

’’Bantu orang tua di samping dapat pahala, saya pun punya banyak pengalaman dan keahlian,” katanya.

Dia merasa dalam berbisnis ialah kemampuan komunikasi memang harus dikedepankan.

Bagaimana bisa mengeluarkan kalimat-kalimat persuasif sehingga konsumen bisa nyaman dan tertarik membeli.

Baca Juga :  Hobi Pelesiran, Ajarkan Kita Untuk Lebih Bersyukur Kata Gadis ini

Kedua orang tuanya berbisnis toko kelontong sudah cukup lama. Sehingga, banyak sekali langganan di toko milik orang tuanya tersebut. 

Dia pun sesekali bisa bertukar pengalaman dengan para pembeli tersebut. Sehingga, bisa juga belajar dari setiap cerita dari banyak orang.

“Berjualan itu banyak sekali manfaatnya, bisa berkomunikasi dengan konsumen juga akan memeroleh pengalaman dari mereka,” tuturnya.

Meski dia sangat menikmati dengan usaha yang telah dibangun kedua orang tuanya, Vivi memiliki cita-cita lain yakni menjadi seorang Korps Wanita TNI Angkatan Darat (Kowad).

Sejak lulus SMK, Vivi selalu rutin olahraga lari, senam, dan fitnes untuk menjaga stamina serta fisknya. 

Dia pun mulai dari sekarang sudah mengumpulkan segala persyaratan yang dibutuhkan untuk mendaftar Kowad.

Baca Juga :  Zaman Milenial, Gadis ini Tetap Utamakan Ibadah

Rencananya tahun depan akan mendaftar. Alasan mendasarnya ialah mengabdi kepada negara.

“Rasa itu sudah saya cita-citakan sejak kecil, jadi entah kenapa saya ingin sekali mengabdi kepada negara dengan cara menjadi Kowad,” pungkasnya.

RASA minder tiap orang memang berbeda-beda. Terkadang kerap datang rasa minder ketika seseorang sedang tidak percaya diri karena memiliki kekurangan, ada juga minder ketika melakukan kegiatan yang dianggap kurang berkelas. 

Vivi Nilasari salah satu perempuan yang cukup percaya diri melakukan hal-hal yang bisa memberikan pengalaman hidup yang sangat berarti.

Perempuan asal Klangon itu sejak duduk di bangku SMP sudah dengan senantiasa membantu kedua orang tuanya berbisnis.

’’Bantu orang tua di samping dapat pahala, saya pun punya banyak pengalaman dan keahlian,” katanya.

Dia merasa dalam berbisnis ialah kemampuan komunikasi memang harus dikedepankan.

Bagaimana bisa mengeluarkan kalimat-kalimat persuasif sehingga konsumen bisa nyaman dan tertarik membeli.

Baca Juga :  Zaman Milenial, Gadis ini Tetap Utamakan Ibadah

Kedua orang tuanya berbisnis toko kelontong sudah cukup lama. Sehingga, banyak sekali langganan di toko milik orang tuanya tersebut. 

Dia pun sesekali bisa bertukar pengalaman dengan para pembeli tersebut. Sehingga, bisa juga belajar dari setiap cerita dari banyak orang.

“Berjualan itu banyak sekali manfaatnya, bisa berkomunikasi dengan konsumen juga akan memeroleh pengalaman dari mereka,” tuturnya.

Meski dia sangat menikmati dengan usaha yang telah dibangun kedua orang tuanya, Vivi memiliki cita-cita lain yakni menjadi seorang Korps Wanita TNI Angkatan Darat (Kowad).

Sejak lulus SMK, Vivi selalu rutin olahraga lari, senam, dan fitnes untuk menjaga stamina serta fisknya. 

Dia pun mulai dari sekarang sudah mengumpulkan segala persyaratan yang dibutuhkan untuk mendaftar Kowad.

Baca Juga :  Merawat Kulit demi Padukan Fashion

Rencananya tahun depan akan mendaftar. Alasan mendasarnya ialah mengabdi kepada negara.

“Rasa itu sudah saya cita-citakan sejak kecil, jadi entah kenapa saya ingin sekali mengabdi kepada negara dengan cara menjadi Kowad,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/