alexametrics
26.5 C
Bojonegoro
Tuesday, May 17, 2022

Dua Begal Sadis Dibekuk

TUBAN – Begal bersenjata tajam yang kerap beraksi di jalanan sepi Tuban akhirnya tertangkap. Pelakunya, Nurkholis, 19, warga Desa Banjarworo, Kecamatan Bangilan dan Ahmad Rondi, 18, Desa Medalem, Kecamatan Senori. Dua anak baru gede (ABG) tersebut dibekuk anggota Sabhara Polsek Singgahan ketika patroli Rabu (6/12) malam.

Dua begal sadis yang kerap melukai korbannya itu diamankan dengan barang bukti 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion, uang Rp 2,6 juta, dan belasan kartu ATM.

Kedua pemuda itu diduga beroperasi sejak dua tahun terakhir. Korbannya diketahui lebih dari sepuluh orang yang berkendara di jalan poros desa ketika malam hari.

Sasaran kejahatan dua penjahat ini,  benda berharga hingga motor korban.

Baca Juga :  Dansatgas pun Kunjungi Rumah Warga Tempat Menginap Satgas TMMD

Kapolsek Singgahan AKP Budi Santoso mengatakan, berdasar hasil pemeriksaan sementara, pelaku sudah beraksi lebih dari sepuluh tempat kejadian perkara (TKP).

Tujuh di antaranya di Kecamatan Singgahan. Selebihnya di kecamatan sekitar. Ketika beraksi, tersangka kerap membawa sebilah celurit untuk mengancam korban.

‘’Tidak semua korbannya melapor karena takut diancam,’’ tegas mantan Kapolsek Laren, Lamongan itu. 

Budi memaparkan, modus kejahatan pelaku adalah membuntuti korbannya. Ketika berada di tempat sepi, Nurkholis berperan mengancam korban.

Jika dia tidak menghentikan kendaraannya atau melawan, dia langsung mengeluarkan celurit dan mendorong motor korban hingga jatuh.

‘’Dia paling sadis,’’ tegas perwira berpangkat balok tiga di pundak itu.

Budi mengatatakan, pelaku ditangkap di jalan raya Singgahan – Senori.

Baca Juga :  Selidiki Calon Pembeli Sabu Sabu 2,72 Ons

Penangkapan bermula dari laporan korban bernisial MW yang mengaku kehilangan uang Rp 5 juta di rekeningnya.

Setelah ditelusuri, diketahui transaksi terakhir pengambilan uang dilakukan di ATM BRI Jatirogo.

Berdasar pengecekan rekaman closed circuit televise (CCTV), anggotanya mendapati dua wajah pelaku. ‘’Foto pelaku inilah yang kami sebar ke anggota,’’ tutur dia.

Ketika patroli, dua anggotanya mengetahui dua pengendara motor yang wajahnya mirip dengan foto pelaku. Ketika dilakukan pengejaran, mereka tancap gas.

Curiga, polisi mengejar dan kemudian berhasil meringkusnya. Setelah diinterogasi, mereka mengakui melakukan aksi jalanan.  

Dikatakan Budi, kedua remaja pengangguran tersebut nekat melakukan perampasan untuk mabuk-mabukan.

‘’Sekarang petugas fokus mendatangi para korban untuk mengumpulkan saksi-saksi,’’ tutur dia.

TUBAN – Begal bersenjata tajam yang kerap beraksi di jalanan sepi Tuban akhirnya tertangkap. Pelakunya, Nurkholis, 19, warga Desa Banjarworo, Kecamatan Bangilan dan Ahmad Rondi, 18, Desa Medalem, Kecamatan Senori. Dua anak baru gede (ABG) tersebut dibekuk anggota Sabhara Polsek Singgahan ketika patroli Rabu (6/12) malam.

Dua begal sadis yang kerap melukai korbannya itu diamankan dengan barang bukti 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion, uang Rp 2,6 juta, dan belasan kartu ATM.

Kedua pemuda itu diduga beroperasi sejak dua tahun terakhir. Korbannya diketahui lebih dari sepuluh orang yang berkendara di jalan poros desa ketika malam hari.

Sasaran kejahatan dua penjahat ini,  benda berharga hingga motor korban.

Baca Juga :  Bus dan Kereta Berebut Penumpang

Kapolsek Singgahan AKP Budi Santoso mengatakan, berdasar hasil pemeriksaan sementara, pelaku sudah beraksi lebih dari sepuluh tempat kejadian perkara (TKP).

Tujuh di antaranya di Kecamatan Singgahan. Selebihnya di kecamatan sekitar. Ketika beraksi, tersangka kerap membawa sebilah celurit untuk mengancam korban.

‘’Tidak semua korbannya melapor karena takut diancam,’’ tegas mantan Kapolsek Laren, Lamongan itu. 

Budi memaparkan, modus kejahatan pelaku adalah membuntuti korbannya. Ketika berada di tempat sepi, Nurkholis berperan mengancam korban.

Jika dia tidak menghentikan kendaraannya atau melawan, dia langsung mengeluarkan celurit dan mendorong motor korban hingga jatuh.

‘’Dia paling sadis,’’ tegas perwira berpangkat balok tiga di pundak itu.

Budi mengatatakan, pelaku ditangkap di jalan raya Singgahan – Senori.

Baca Juga :  Awal Puasa Diprediksi 56 Hari Lagi

Penangkapan bermula dari laporan korban bernisial MW yang mengaku kehilangan uang Rp 5 juta di rekeningnya.

Setelah ditelusuri, diketahui transaksi terakhir pengambilan uang dilakukan di ATM BRI Jatirogo.

Berdasar pengecekan rekaman closed circuit televise (CCTV), anggotanya mendapati dua wajah pelaku. ‘’Foto pelaku inilah yang kami sebar ke anggota,’’ tutur dia.

Ketika patroli, dua anggotanya mengetahui dua pengendara motor yang wajahnya mirip dengan foto pelaku. Ketika dilakukan pengejaran, mereka tancap gas.

Curiga, polisi mengejar dan kemudian berhasil meringkusnya. Setelah diinterogasi, mereka mengakui melakukan aksi jalanan.  

Dikatakan Budi, kedua remaja pengangguran tersebut nekat melakukan perampasan untuk mabuk-mabukan.

‘’Sekarang petugas fokus mendatangi para korban untuk mengumpulkan saksi-saksi,’’ tutur dia.

Artikel Terkait

Most Read

DPM-PTSP Kekurangan Pegawai

Tetapkan Tiga Tersangka

Tambang Mekanik Masih Leluasa

Terima 490 Formasi CPNS

Artikel Terbaru

/