29.3 C
Bojonegoro
Wednesday, November 30, 2022

Cadangan Minyak di Blora Belum Tentu Disedot

Perjuangan DBH sejak 2009 Lalu

- Advertisement -

BLORA, Radar Bojonegoro – Pemkab Blora akan mendapat DBH Migas Blok Cepu sekitar Rp 160 miliar. Meski paling rendah dibanding tujuh kabupaten lainnya, namun jumlah tersebut dinilai sudah bagus. Direktur Utama BUMD BPH Blora Heri Slamet Hariyadi menjelaskan, perjuangan memperoleh DBH sudah dilakukan sejak lama, diperkirakan 2009 lalu.

 

Kurun waktu itu Blora hanya gigit jari sebelum ada UU HKPD. Perlu diketahui, reservoir minyak mentah bentuknya berupa  batuan berpori berada di dalam tanah. Di antara pori-pori itulah tempat minyak mentah terkandung.

 

Heri sapaannya menjelaskan, ada tiga daerah termasuk WKP Blok Cepu paling banyak di Bojonegoro. Selanjutnya Blora dan sedikit di wilayah Tuban. Sumur minyaknya berada di Bojonegoro, namun reservoir di wilayah Blora belum tentu ikut disedot.

Baca Juga :  Konsumen Prioritaskan Garansi Resmi
- Advertisement -

 

“Kami tidak dapat mengatakan reservoir yang ada di Blora disedot dari sumur di Bojonegoro,” katanya.

 

Heri menjelaskan, saat ini belum ada eksploitasi reservoir atau cadangan migas Blok Cepu di wilayah Blora. Menurutnya penentuan mulut sumur melihat potensi ekonomi dan keamanan di wilayah. Juga penghitungan DBH melalui Undang-Undang (UU) tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD), telah dilakukan kajian menyeluruh oleh pemerintah pusat.

“Pasti sudah diperhitungkan, karena sifatnya UU HKPD menyeluruh di Indonesia,” jelasnya. (luk/rij)

BLORA, Radar Bojonegoro – Pemkab Blora akan mendapat DBH Migas Blok Cepu sekitar Rp 160 miliar. Meski paling rendah dibanding tujuh kabupaten lainnya, namun jumlah tersebut dinilai sudah bagus. Direktur Utama BUMD BPH Blora Heri Slamet Hariyadi menjelaskan, perjuangan memperoleh DBH sudah dilakukan sejak lama, diperkirakan 2009 lalu.

 

Kurun waktu itu Blora hanya gigit jari sebelum ada UU HKPD. Perlu diketahui, reservoir minyak mentah bentuknya berupa  batuan berpori berada di dalam tanah. Di antara pori-pori itulah tempat minyak mentah terkandung.

 

Heri sapaannya menjelaskan, ada tiga daerah termasuk WKP Blok Cepu paling banyak di Bojonegoro. Selanjutnya Blora dan sedikit di wilayah Tuban. Sumur minyaknya berada di Bojonegoro, namun reservoir di wilayah Blora belum tentu ikut disedot.

Baca Juga :  Jemaat di Gereja Bethany Blora Semangat Lantunkan Pujian
- Advertisement -

 

“Kami tidak dapat mengatakan reservoir yang ada di Blora disedot dari sumur di Bojonegoro,” katanya.

 

Heri menjelaskan, saat ini belum ada eksploitasi reservoir atau cadangan migas Blok Cepu di wilayah Blora. Menurutnya penentuan mulut sumur melihat potensi ekonomi dan keamanan di wilayah. Juga penghitungan DBH melalui Undang-Undang (UU) tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD), telah dilakukan kajian menyeluruh oleh pemerintah pusat.

“Pasti sudah diperhitungkan, karena sifatnya UU HKPD menyeluruh di Indonesia,” jelasnya. (luk/rij)

Artikel Terkait

Perantara Sabu Divonis Lima Tahun

Dinas PMD Masih Konsultasi dengan Pakar

Tensi Tinggi, Dua Pemain Dikartu Merah

Raih Penghargaan Desa Berseri

Most Read

Gadis ini Tak Sengaja Terjun ke Dunia MUA

Keluhkan Kayu Keropos

Artikel Terbaru

Raperda Pesantren di Meja DPRD

APBD 2023 Ditetapkan Rp 2,2 Triliun

Pamerkan Busana dari Batik Blora

Dijanjikan Penerbangan Tahun Depan


/