alexametrics
24.5 C
Bojonegoro
Tuesday, August 9, 2022

Oknum Fotografer Cabul Segera Jalani Sidang Perdana

Radar Bojonegoro – M. Hadi, oknum fotografer sebagai tersangka kasus persetubuhan anak di bawah umur dan pornografi menyisakan persidangan. Tim jaksa penuntut Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro telah melimpahkan berkas perkara ke pengadilan negeri (PN) setempat.

Diperkirakan sidang perdana akan digelar pekan ini. Humas PN Bojonegoro Isdaryanto membenarkan, berkas BAP M. Hadi sudah masuk ke pengadilan. Terkait jadwal sidang pertamanya, ia belum memastikannya. Dilihat melalui sistem informasi penelusuran perkara (SIPP), kasus perlindungan anak dan pornografi disamarkan.

“Intinya sudah ada satu berkas terkait dengan terdakwa oknum fotografer tersebut. Pekan ini jadwal sidang pertamanya,” katanya. Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Arfan Halim menjelaskan, berkas BAP M. Hadi dijadikan satu. Tidak di-split jadi dua. Sebab, tersangkanya hanya satu.

Baca Juga :  Besok Terakhir Pencarian

Namun, nantinya selama persidangan berlangsung, apabila pelanggarannya dua yakni persetubuhan dan pornografi, hukumannya bisa kumulatif. “Hanya satu berkas BAP, karena tersangka hanya satu. Berkas BAP juga sudah kami limpahkan ke PN Bojonegoro beberapa hari lalu,” terangnya.

Arfan menambahkan, jaksa penuntut umum (JPU) telah mempersiapkan rencana dakwaan sidang pertama. Adapun sidang tetap digelar dengan cara video conference (vidcon). Perlu diketahui, M. Hadi merupakan warga Desa Bendo, Kecamatan Kapas. Dia dilaporkan oleh salah satu orang tua korban ke Polres Bojonegoro 3 Juni lalu.

Kedoknya sebagai fotografer bejat terbongkar. Dia menjebak seorang siswi SMP asal Kecamatan Kanor dengan iming-iming jadi foto model. Namun, ternyata siswi SMP tersebut disetubuhi oleh pria berusia 36 tahun itu. Saat penggeledahan di rumah M. Hadi, ditemukan ratusan foto model tanpa busana di dalam komputernya. Selain jadi fotografer kawinan, M. Hadi nyambi jadi fotografer model bugil dan menjual foto-foto itu ke agency majalah atau kalender dewasa.

Baca Juga :  Membangun Tuban-Bojonegoro Yang Lebih Baik Dan Maju Di Segala Bidang

Radar Bojonegoro – M. Hadi, oknum fotografer sebagai tersangka kasus persetubuhan anak di bawah umur dan pornografi menyisakan persidangan. Tim jaksa penuntut Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro telah melimpahkan berkas perkara ke pengadilan negeri (PN) setempat.

Diperkirakan sidang perdana akan digelar pekan ini. Humas PN Bojonegoro Isdaryanto membenarkan, berkas BAP M. Hadi sudah masuk ke pengadilan. Terkait jadwal sidang pertamanya, ia belum memastikannya. Dilihat melalui sistem informasi penelusuran perkara (SIPP), kasus perlindungan anak dan pornografi disamarkan.

“Intinya sudah ada satu berkas terkait dengan terdakwa oknum fotografer tersebut. Pekan ini jadwal sidang pertamanya,” katanya. Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Arfan Halim menjelaskan, berkas BAP M. Hadi dijadikan satu. Tidak di-split jadi dua. Sebab, tersangkanya hanya satu.

Baca Juga :  Lima Aparat Gunakan Uang PBB, Diduga Uang Tilapan

Namun, nantinya selama persidangan berlangsung, apabila pelanggarannya dua yakni persetubuhan dan pornografi, hukumannya bisa kumulatif. “Hanya satu berkas BAP, karena tersangka hanya satu. Berkas BAP juga sudah kami limpahkan ke PN Bojonegoro beberapa hari lalu,” terangnya.

Arfan menambahkan, jaksa penuntut umum (JPU) telah mempersiapkan rencana dakwaan sidang pertama. Adapun sidang tetap digelar dengan cara video conference (vidcon). Perlu diketahui, M. Hadi merupakan warga Desa Bendo, Kecamatan Kapas. Dia dilaporkan oleh salah satu orang tua korban ke Polres Bojonegoro 3 Juni lalu.

Kedoknya sebagai fotografer bejat terbongkar. Dia menjebak seorang siswi SMP asal Kecamatan Kanor dengan iming-iming jadi foto model. Namun, ternyata siswi SMP tersebut disetubuhi oleh pria berusia 36 tahun itu. Saat penggeledahan di rumah M. Hadi, ditemukan ratusan foto model tanpa busana di dalam komputernya. Selain jadi fotografer kawinan, M. Hadi nyambi jadi fotografer model bugil dan menjual foto-foto itu ke agency majalah atau kalender dewasa.

Baca Juga :  Prediksi Tidak Ada Lonjakan Kendaraan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/