alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Pembangunan Jalan Kalianyar-Ngumpak Lambat

Radar Bojonegoro – Progres proyek peningkatan jalan atau jalan cor terus dipantau. Jumlahnya cukup banyak, yakni ada 51 titik. Pemantauan ini agar proyek sesuai schedule pengerjaan dan tak melewati sebelum berakhirnya tanggal kontrak. Sesuai laporan sementara, pembangunan jalan poros Kalianyar-Ngumpakdalem masih rendah. Progres baru sekitar 20 persen. Padahal, titik itu paling tinggi anggarannya dibanding dengan proyek jalan cor lainnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Penataan Ruang Retno Wulandari mengatakan, dari 51 titik peningkatan jalan tahun ini, semuanya sudah berjalan. Namun untuk poros Kalianyar-Ngumpakdalem, baru sekitar 20 persen. ‘’Semuanya kami pantau perkembangannya. Dan kami laporkan kepada pimpinan,’’ katanya kemarin.

Baca Juga :  Warga Miskin Disiapkan Dana Rp 45 Miliar

Retno menuturkan, pembangunan jalan di poros Watujago-Ngelo baru sekitar 11 persen. Itu terjadi karena ada lelang ulang, sehingga proses pembangunannya baru dimulai. Sementara peningkatan jalan poros Balen-Sugihwaras sudah mencapai sekitar 24 persen.

Sementara Kepohbaru-Gunungsari 21 persen, Ngumpakdalem-Ngujo 23,5 persen, dan Baureno-Kepohbaru 21 persen. Peningkatan jalan cor Drokilo-Kepohbaru 25 persen, Kedaton-Tanjungharjo 34 persen, jalan Simorejo-Baureno 25 persen, dan Sumberrejo-Kanor 61 persen. Sementara Jalan Kapas-Sampang 40 persen.

‘’Jalan Bojonegoro-Kunci sudah sekitar 67 persen,’’ tandasnya. Dia menambahkan, untuk poros Sumberrejo-Kepohkidul 49 persen, Bandungrejo-Stren 47 persen, Nglinggo-Kepohbaru 38 persen, dan jalan Talok-Malo sekitar 39 persen. Peningkatan Jalan Sambeng – Tambakromo 40 persen, Jalan Jelu – Gayam 63 persen, dan Jalan Malo- Selogabus sudah lebih dari separo, tepatnya 55 persen.

Baca Juga :  Dekat dengan Generasi Milenial

Namun, ada juga pengerjaan yang sudah cukup baik. Misalnya, Jalan Prayungan-Mlinjeng sudah mencapai 80 persen. Peningkatan jalan Pluntu-Jipang 87 persen, Talun -Sumberwangi 86 persen, Tikusan-Sambiroto 78 persen. ‘’Seperti Gayam-Beged, Sidodadi-Kumpul rejo, Tegalkodo-Semenkidul, dan Balenrejo-Kedungdowo, semuanya sudah di atas 90 persen,’’ jelas dia. Bahkan untuk jalan Tanggungan-Pandan, Nglampin-Bondol, Glagah-Turi, Sumberarum-Payaman, Jono-Sugihwaras, dan Sukowati-Bakalan sudah tuntas 100 persen.

Radar Bojonegoro – Progres proyek peningkatan jalan atau jalan cor terus dipantau. Jumlahnya cukup banyak, yakni ada 51 titik. Pemantauan ini agar proyek sesuai schedule pengerjaan dan tak melewati sebelum berakhirnya tanggal kontrak. Sesuai laporan sementara, pembangunan jalan poros Kalianyar-Ngumpakdalem masih rendah. Progres baru sekitar 20 persen. Padahal, titik itu paling tinggi anggarannya dibanding dengan proyek jalan cor lainnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Penataan Ruang Retno Wulandari mengatakan, dari 51 titik peningkatan jalan tahun ini, semuanya sudah berjalan. Namun untuk poros Kalianyar-Ngumpakdalem, baru sekitar 20 persen. ‘’Semuanya kami pantau perkembangannya. Dan kami laporkan kepada pimpinan,’’ katanya kemarin.

Baca Juga :  Setelah SPBU, Selanjutnya Bangun Pasar

Retno menuturkan, pembangunan jalan di poros Watujago-Ngelo baru sekitar 11 persen. Itu terjadi karena ada lelang ulang, sehingga proses pembangunannya baru dimulai. Sementara peningkatan jalan poros Balen-Sugihwaras sudah mencapai sekitar 24 persen.

Sementara Kepohbaru-Gunungsari 21 persen, Ngumpakdalem-Ngujo 23,5 persen, dan Baureno-Kepohbaru 21 persen. Peningkatan jalan cor Drokilo-Kepohbaru 25 persen, Kedaton-Tanjungharjo 34 persen, jalan Simorejo-Baureno 25 persen, dan Sumberrejo-Kanor 61 persen. Sementara Jalan Kapas-Sampang 40 persen.

‘’Jalan Bojonegoro-Kunci sudah sekitar 67 persen,’’ tandasnya. Dia menambahkan, untuk poros Sumberrejo-Kepohkidul 49 persen, Bandungrejo-Stren 47 persen, Nglinggo-Kepohbaru 38 persen, dan jalan Talok-Malo sekitar 39 persen. Peningkatan Jalan Sambeng – Tambakromo 40 persen, Jalan Jelu – Gayam 63 persen, dan Jalan Malo- Selogabus sudah lebih dari separo, tepatnya 55 persen.

Baca Juga :  Ali dan Sally Lolos Verifikasi Calon Ketua Askab PSSI Bojonegoro

Namun, ada juga pengerjaan yang sudah cukup baik. Misalnya, Jalan Prayungan-Mlinjeng sudah mencapai 80 persen. Peningkatan jalan Pluntu-Jipang 87 persen, Talun -Sumberwangi 86 persen, Tikusan-Sambiroto 78 persen. ‘’Seperti Gayam-Beged, Sidodadi-Kumpul rejo, Tegalkodo-Semenkidul, dan Balenrejo-Kedungdowo, semuanya sudah di atas 90 persen,’’ jelas dia. Bahkan untuk jalan Tanggungan-Pandan, Nglampin-Bondol, Glagah-Turi, Sumberarum-Payaman, Jono-Sugihwaras, dan Sukowati-Bakalan sudah tuntas 100 persen.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/