alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Pasar Banjarejo Baru 10%, DPRD Minta Tambah Pekerja

Radar Bojonegoro – Progres pembangunan Pasar Banjarejo belum maksimal. Hingga kemarin (7/8) progresnya baru mencapai 10 persen. Padahal, siswa waktu pelaksanaan tinggal lima bulan. DPRD Bojonegoro meminta dinas terkait menambah pekerja dan mendatangkan alat berat lagi agar pengerjaan bisa maksimal.

Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri mengatakan, progres pemba ngunan Pasar Banjarejo sedikit lambat. Hingga kini progresnya belum mencapai 20 persen. Padahal, saat ini sudah Agustus. Akhir Desember nanti pembangunan sudah harus 100 persen. ‘’Kami sudah cek ke lokasi. Belum sampai 20 persen,’’ ujar dia.

Lasuri menjelaskan, Pasar Banjarejo memang luas. Anggaran digunakan juga cukup besar. Bersumber dari APBD Bojonegoro. Mencapai Rp 50 miliar. Hal itu membuat proses pembangunannya juga memakan waktu cukup lama. Karena itu, lanjut Lasuri, pihaknya meminta dinas perdagangan (disdag) agar menambah jumlah alat beratnya.

Baca Juga :  Rekom Gubernur Belum Turun

Sehingga, proses pengerjaan bisa dilakukan dengan maksimal. ‘’Tenaga kerja juga harus ditambah,’’ jelas politikus PAN itu. Lasuri menjelaskan, proses pengerjaan Pasar Banjarejo baru dimulai Juli lalu. Sebab, proses tender yang lama membuat pengerjaan tidak bisa dimulai sejak awal tahun.

Padahal, pembangunan pasar ini terhitung megaproyek. Terlihat anggaran pembangunanya cukup besar, mencapai 50 miliar. Sementara itu, pembangunan Pasar Sroyo tahapannya sudah bagus. Yakni, mencapai 22 persen. Progres ini cukup bagus. ‘’Namun, prosesnya harus dilakukan dengan cepat. Mengingat sisa waktunya,’’ jelas pria asli Kecamatan Baureno itu. 

Radar Bojonegoro – Progres pembangunan Pasar Banjarejo belum maksimal. Hingga kemarin (7/8) progresnya baru mencapai 10 persen. Padahal, siswa waktu pelaksanaan tinggal lima bulan. DPRD Bojonegoro meminta dinas terkait menambah pekerja dan mendatangkan alat berat lagi agar pengerjaan bisa maksimal.

Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri mengatakan, progres pemba ngunan Pasar Banjarejo sedikit lambat. Hingga kini progresnya belum mencapai 20 persen. Padahal, saat ini sudah Agustus. Akhir Desember nanti pembangunan sudah harus 100 persen. ‘’Kami sudah cek ke lokasi. Belum sampai 20 persen,’’ ujar dia.

Lasuri menjelaskan, Pasar Banjarejo memang luas. Anggaran digunakan juga cukup besar. Bersumber dari APBD Bojonegoro. Mencapai Rp 50 miliar. Hal itu membuat proses pembangunannya juga memakan waktu cukup lama. Karena itu, lanjut Lasuri, pihaknya meminta dinas perdagangan (disdag) agar menambah jumlah alat beratnya.

Baca Juga :  Usai Sumpah Jabatan, Awak Media Diminta Keluar

Sehingga, proses pengerjaan bisa dilakukan dengan maksimal. ‘’Tenaga kerja juga harus ditambah,’’ jelas politikus PAN itu. Lasuri menjelaskan, proses pengerjaan Pasar Banjarejo baru dimulai Juli lalu. Sebab, proses tender yang lama membuat pengerjaan tidak bisa dimulai sejak awal tahun.

Padahal, pembangunan pasar ini terhitung megaproyek. Terlihat anggaran pembangunanya cukup besar, mencapai 50 miliar. Sementara itu, pembangunan Pasar Sroyo tahapannya sudah bagus. Yakni, mencapai 22 persen. Progres ini cukup bagus. ‘’Namun, prosesnya harus dilakukan dengan cepat. Mengingat sisa waktunya,’’ jelas pria asli Kecamatan Baureno itu. 

Artikel Terkait

Most Read

Fokus Tuntaskan Proyek Strategis

Sidak Wabup Belum Ngefek

150 Karateka Ikuti Latihan Bersama

Artikel Terbaru


/