alexametrics
22.5 C
Bojonegoro
Wednesday, June 29, 2022

Hari Ketiga Baru Yakin Jadi, Sempat Diprediksi Tak Dapat Kursi

ELIS Yuanita Dewi, 37, satu-satunya anggota dewan melalui pergantian antar waktu (PAW) yang kembali terpilih menjadi anggota DPRD Tuban periode 2019-2024. Berjuang di dapil V (Jenu, Tambakboyo, Bancar dan Jatirogo), Elis meraih suara terendah dari 50 anggota dewan terpilih.

Tepat pada 27 September 2018, Elis Yuanita Dewi resmi sebagai anggota dewan. Dia dilantik dalam proses PAW menggantikan (alm) A. Fanani. Berbekal pengalaman selama hampir tujuh bulan, dirinya kembali berjuang melalui dapil V. Perolehan suaranya hanya 2.664 dari total suara partai 7.572. Tapi itu sudah cukup membuat dirinya menjadi calon terpilih. Perhitungan metode sainte lague menjadikan partainya meraih kursi kesembilan dari total kuota 9 kursi dari dapil ini. ‘’Di dapil ini Gerindra optimis meraih satu kursi,’’ kata Elis ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban.

Baca Juga :  Tahun Depan, 1.437 Takmir Masjid Diusulkan Terima Insentif

Berjalan bersama suaminya Abdul Malik, dirinya bersosialisasi dari satu titik ke titik lain. Banyaknya calon baru dan lama yang memiliki elektabilitas cukup apik membuat pihaknya harus pandai mengatur ritme dan strategi. Terlebih sembilan caleg dari pertainya, hanya dua termasuk dirinya yang masif pergerakannya. Kondisi ini berbeda pada pileg 2014 ada sekitar empat caleg berjalan cukup banter. ‘’Kondisi di lapangan pertarungan luar biasa (dibanding pileg 2014),’’ tegasnya.

Salah satu faktornya, partai yang diprediksi meraih suara minim justru saat di lapangan pergerakan dalam sosialisasi kepada masyarakat cukup signifikan. Apalagi, lanjut alumnus Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Malang ini, sejumlah caleg memiliki wadah sendiri-sendiri. ‘’Sedangkan kami berjuang dengan suara pemilih umum bersama partai lain,’’ tutur ibu tiga anak ini.

Saat mulai perhitungan pasca pileg 17 April 2019, Elis didampingi suaminya bersama tim melakukan pemantauan secara maksimal di empat kecamatan.  Meski hari pertama perhitungan mulai masuk, namun dirinya belum merasa aman karena partai lain meraih suara cukup tinggi. ‘’Kami fokus di dua kecamatan, Jenu dan Tambakboyo. Ternyata di penghitungan hari ketiga di Jatirogo unggul (dibanding caleg lain di partainya). Di hari ketiga itu baru merasa yakin jadi,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Bu Anna Mendampingi Tiga Menteri Tinjau Vaksinasi

Meski demikian, Elis mengaku tetap memantau perkembangan partai lain. Sebab dikhawatirkan suara partai lain cukup tinggi yang membawa dampak pembagian suara partainya. ‘’Akhirnya, Alhamdulillah Gerindra meraih kursi terakhir,’’ kata dia.

Abdul Malik mengaku dirinya juga turut berjuang. Mantan Kepala Desa Beji ini menjelaskan sebelum pelaksanaan pemilu, partainya diprediksi tak meraih kursi. ‘’Sebelum pileg diprediksi Gerindra hilang (tak dapat kursi). Tapi setelah itu kami optimis meraih kursi,’’ jelasnya.

Prediksi awal itu dengan kalkulasi partai lain cukup energik jalannya. Namun saat perjalanan, partainya tetap optimistis mempertahankan satu kursi parlemen.

ELIS Yuanita Dewi, 37, satu-satunya anggota dewan melalui pergantian antar waktu (PAW) yang kembali terpilih menjadi anggota DPRD Tuban periode 2019-2024. Berjuang di dapil V (Jenu, Tambakboyo, Bancar dan Jatirogo), Elis meraih suara terendah dari 50 anggota dewan terpilih.

Tepat pada 27 September 2018, Elis Yuanita Dewi resmi sebagai anggota dewan. Dia dilantik dalam proses PAW menggantikan (alm) A. Fanani. Berbekal pengalaman selama hampir tujuh bulan, dirinya kembali berjuang melalui dapil V. Perolehan suaranya hanya 2.664 dari total suara partai 7.572. Tapi itu sudah cukup membuat dirinya menjadi calon terpilih. Perhitungan metode sainte lague menjadikan partainya meraih kursi kesembilan dari total kuota 9 kursi dari dapil ini. ‘’Di dapil ini Gerindra optimis meraih satu kursi,’’ kata Elis ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban.

Baca Juga :  Tahun Depan, 1.437 Takmir Masjid Diusulkan Terima Insentif

Berjalan bersama suaminya Abdul Malik, dirinya bersosialisasi dari satu titik ke titik lain. Banyaknya calon baru dan lama yang memiliki elektabilitas cukup apik membuat pihaknya harus pandai mengatur ritme dan strategi. Terlebih sembilan caleg dari pertainya, hanya dua termasuk dirinya yang masif pergerakannya. Kondisi ini berbeda pada pileg 2014 ada sekitar empat caleg berjalan cukup banter. ‘’Kondisi di lapangan pertarungan luar biasa (dibanding pileg 2014),’’ tegasnya.

Salah satu faktornya, partai yang diprediksi meraih suara minim justru saat di lapangan pergerakan dalam sosialisasi kepada masyarakat cukup signifikan. Apalagi, lanjut alumnus Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Malang ini, sejumlah caleg memiliki wadah sendiri-sendiri. ‘’Sedangkan kami berjuang dengan suara pemilih umum bersama partai lain,’’ tutur ibu tiga anak ini.

Saat mulai perhitungan pasca pileg 17 April 2019, Elis didampingi suaminya bersama tim melakukan pemantauan secara maksimal di empat kecamatan.  Meski hari pertama perhitungan mulai masuk, namun dirinya belum merasa aman karena partai lain meraih suara cukup tinggi. ‘’Kami fokus di dua kecamatan, Jenu dan Tambakboyo. Ternyata di penghitungan hari ketiga di Jatirogo unggul (dibanding caleg lain di partainya). Di hari ketiga itu baru merasa yakin jadi,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Biaya Pengisian Perangkat Desa di Bojonegoro Mencapai Rp 4 Miliar

Meski demikian, Elis mengaku tetap memantau perkembangan partai lain. Sebab dikhawatirkan suara partai lain cukup tinggi yang membawa dampak pembagian suara partainya. ‘’Akhirnya, Alhamdulillah Gerindra meraih kursi terakhir,’’ kata dia.

Abdul Malik mengaku dirinya juga turut berjuang. Mantan Kepala Desa Beji ini menjelaskan sebelum pelaksanaan pemilu, partainya diprediksi tak meraih kursi. ‘’Sebelum pileg diprediksi Gerindra hilang (tak dapat kursi). Tapi setelah itu kami optimis meraih kursi,’’ jelasnya.

Prediksi awal itu dengan kalkulasi partai lain cukup energik jalannya. Namun saat perjalanan, partainya tetap optimistis mempertahankan satu kursi parlemen.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/