alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

DPRD Lamongan Ajak Masyarakat Patuhi Prokes

Radar Lamongan – Ketua DPRD Kabupaten Lamongan H Abdul Ghofur menekankan pentingnya membangun sinergitas dari semua kalangan, dalam menghadapi dan menekan kasus pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19).

Sejumlah upaya telah dilakukan DPRD Kabupaten Lamongan. Salah satunya, melakukan rapat darurat Covid-19 bersama Dinkes Lamongan, RSUD dr Soegiri Lamongan, dan RSUD Ngimbang. ‘’Demi cinta kita kepada masyarakat Lamongan, mari kita memerangi Covid-19 ini. Mari kita bersinergi dan bersamasama mengutamakan keselamatan warga. Saatnya kita eratkan soliditas antarpemerintah, antarlembaga, dan industri dalam menghadapi pandemi ini,’’ tutur Ghofur.

Kini pemerintah telah memberlakukan PPKM darurat hingga 20 Juli mendatang. Ghofur mengajak masyarakat untuk mengikuti segala aturan yang diberlakukan selama PPKM darurat. Sebab, lanjut dia, kebijakan ini untuk kepentingan bersama. Dengan harapan, kasus Covid-19 segera menurun.

“Demi keselamatan kita semua, dan demi kecintaan kita kepada masyarakat Lamongan, saya mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi prokes dan kurangi aktivitas di luar rumah,” ucap politisi yang juga ketua DPC PKB Lamongan itu.

Dukungan dari masyarakat cukup berperan dalam upaya menurunkan kasus angka Covid-19 Lamongan. Dalam PPKM darurat, aktivitas masyarakat dibatasi. Namun sejumlah sektor esensial masih bisa menjalankan aktivitas dengan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga :  Many Belts Many Roads

‘’Mari kita semua menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas. Semoga pandemi ini segera berlalu,’’ harap Ghofur.

Selain itu, pemerintah kini sedang gencar dalam melakukan vaksinasi, yang bertujuan untuk mempercepat terbentuknya herd immunity. Dia juga mengajak masyarakat untuk melakukan vaksin.

Sebab, lanjut dia, semakin cepat terbentuknya herd immunity, maka akan semakin cepat penangkalan pandemi Covid-19. ‘’Saya cinta masyarakat Lamongan. Bagi dulur-dulur yang belum divaksin, ayo melakukan vaksin,’’ ajak Ghofur.

Berharap Kondisi Segera Normal Lagi

DPRD Lamongan menggelar rapat darurat dengan Dinkes Lamongan, RSUD dr Soegiri Lamongan, dan RSUD Ngimbang Sabtu (3/7). Komisi yang membidangi kesejahteraan masyarakat itu ingin memastikan implementasi serta penerapan PPKM darurat secara maksimal.

‘’Harapan terbesar dari komisi D, di Lamongan segera normal, tidak terjadi penumpukan pasien. Kondisinya bisa berangsur pulih,’’ tutur anggota Komisi D DPRD Lamongan, Imam Fadlli. Seperti diketahui, kasus Covid-19 di Kota Soto terus melonjak. Imbasnya, fasilitas kesehatan penuh dan kewalahan menangani pasien.

Fadlli meminta agar seluruh RS tidak melakukan penolakan terhadap pasien. Berdasarkan pantauannya, sejumlah masyarakat mengeluhkan kesulitan mendapatkan pengobatan di RS. ‘’Kami meminta dinkes berkoordinasi dengan seluruh RS, jangan sampai ada penolakan,’’ ujar anggota F-Gerindra tersebut.

Baca Juga :  Tiket di Kota Ludes Dua Jam

Berdasarkan laporan yang dia terima, RSML sudah mendirikan tenda sebagai perawatan lapangan. Sedangkan dinkes sudah memaksimalkan seluruh puskesmas, sehingga penanganan tidak hanya terpusat di RS.

‘’Kami juga meminta agar ada penambahan tempat tidur perawatan pasien Covid di seluruh rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta,’’ tukasnya.

Fadlli mengatakan, dalam situasi seperti ini, RS perlu menambah SDM nakes. Salah satu opsi dari RSUD dr Soegiri, terang dia, perekrutan relawan dari mahasiswa semester akhir.

‘’Dinkes harus memastikan ketercukupan obat dan sarana penunjang untuk perawatan pasien Covid dan pemulasaran jenasah. Serta harus gencar pemberian APD dan edukasi kepada mudin lingkungan desa tentang perawatan jenasah Covid-19,’’ kata Fadlli.

Komisi D juga meminta agar dinkes lebih gencar dalam tracing dan testing, dengan melibatkan lapisan pemerintahan terbawah. Serta, isolasi di seluruh desa harus dipersiapkan sebagai isolasi komunal. ‘’Upaya mempercepat dan memastikan vaksin di Lamongan sesuai target untuk menciptakan herd immunity harus dioptimalkan,’’ terang Fadlli.

Radar Lamongan – Ketua DPRD Kabupaten Lamongan H Abdul Ghofur menekankan pentingnya membangun sinergitas dari semua kalangan, dalam menghadapi dan menekan kasus pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19).

Sejumlah upaya telah dilakukan DPRD Kabupaten Lamongan. Salah satunya, melakukan rapat darurat Covid-19 bersama Dinkes Lamongan, RSUD dr Soegiri Lamongan, dan RSUD Ngimbang. ‘’Demi cinta kita kepada masyarakat Lamongan, mari kita memerangi Covid-19 ini. Mari kita bersinergi dan bersamasama mengutamakan keselamatan warga. Saatnya kita eratkan soliditas antarpemerintah, antarlembaga, dan industri dalam menghadapi pandemi ini,’’ tutur Ghofur.

Kini pemerintah telah memberlakukan PPKM darurat hingga 20 Juli mendatang. Ghofur mengajak masyarakat untuk mengikuti segala aturan yang diberlakukan selama PPKM darurat. Sebab, lanjut dia, kebijakan ini untuk kepentingan bersama. Dengan harapan, kasus Covid-19 segera menurun.

“Demi keselamatan kita semua, dan demi kecintaan kita kepada masyarakat Lamongan, saya mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi prokes dan kurangi aktivitas di luar rumah,” ucap politisi yang juga ketua DPC PKB Lamongan itu.

Dukungan dari masyarakat cukup berperan dalam upaya menurunkan kasus angka Covid-19 Lamongan. Dalam PPKM darurat, aktivitas masyarakat dibatasi. Namun sejumlah sektor esensial masih bisa menjalankan aktivitas dengan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga :  MPU - Bus Dilarang Berhenti di Depan Pasar Babat

‘’Mari kita semua menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas. Semoga pandemi ini segera berlalu,’’ harap Ghofur.

Selain itu, pemerintah kini sedang gencar dalam melakukan vaksinasi, yang bertujuan untuk mempercepat terbentuknya herd immunity. Dia juga mengajak masyarakat untuk melakukan vaksin.

Sebab, lanjut dia, semakin cepat terbentuknya herd immunity, maka akan semakin cepat penangkalan pandemi Covid-19. ‘’Saya cinta masyarakat Lamongan. Bagi dulur-dulur yang belum divaksin, ayo melakukan vaksin,’’ ajak Ghofur.

Berharap Kondisi Segera Normal Lagi

DPRD Lamongan menggelar rapat darurat dengan Dinkes Lamongan, RSUD dr Soegiri Lamongan, dan RSUD Ngimbang Sabtu (3/7). Komisi yang membidangi kesejahteraan masyarakat itu ingin memastikan implementasi serta penerapan PPKM darurat secara maksimal.

‘’Harapan terbesar dari komisi D, di Lamongan segera normal, tidak terjadi penumpukan pasien. Kondisinya bisa berangsur pulih,’’ tutur anggota Komisi D DPRD Lamongan, Imam Fadlli. Seperti diketahui, kasus Covid-19 di Kota Soto terus melonjak. Imbasnya, fasilitas kesehatan penuh dan kewalahan menangani pasien.

Fadlli meminta agar seluruh RS tidak melakukan penolakan terhadap pasien. Berdasarkan pantauannya, sejumlah masyarakat mengeluhkan kesulitan mendapatkan pengobatan di RS. ‘’Kami meminta dinkes berkoordinasi dengan seluruh RS, jangan sampai ada penolakan,’’ ujar anggota F-Gerindra tersebut.

Baca Juga :  Tiket di Kota Ludes Dua Jam

Berdasarkan laporan yang dia terima, RSML sudah mendirikan tenda sebagai perawatan lapangan. Sedangkan dinkes sudah memaksimalkan seluruh puskesmas, sehingga penanganan tidak hanya terpusat di RS.

‘’Kami juga meminta agar ada penambahan tempat tidur perawatan pasien Covid di seluruh rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta,’’ tukasnya.

Fadlli mengatakan, dalam situasi seperti ini, RS perlu menambah SDM nakes. Salah satu opsi dari RSUD dr Soegiri, terang dia, perekrutan relawan dari mahasiswa semester akhir.

‘’Dinkes harus memastikan ketercukupan obat dan sarana penunjang untuk perawatan pasien Covid dan pemulasaran jenasah. Serta harus gencar pemberian APD dan edukasi kepada mudin lingkungan desa tentang perawatan jenasah Covid-19,’’ kata Fadlli.

Komisi D juga meminta agar dinkes lebih gencar dalam tracing dan testing, dengan melibatkan lapisan pemerintahan terbawah. Serta, isolasi di seluruh desa harus dipersiapkan sebagai isolasi komunal. ‘’Upaya mempercepat dan memastikan vaksin di Lamongan sesuai target untuk menciptakan herd immunity harus dioptimalkan,’’ terang Fadlli.

Artikel Terkait

Most Read

Ditangani DPW Jatim

Sembilan Pegulat Lolos Porprov 2022

SPP MA Gratis Menunggu Bupati

Artikel Terbaru


/