alexametrics
26.8 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Bank Bukopin Dapatkan Technical Assistance dari Bank Pemerintah

Radar Bojongoro – Di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah saat ini, Manajemen Bank Bukopin berinisiatif untuk meminta dukungan technical assistance dari Bank plat merah yang dikenal sangat baik dalam bidang Treasury Management.

Bank Bukopin dan BNI telah sepakat bekerjasama dalam pemberian technical assistance dalam bidang treasury management. Dengan asistensi ini Bank Bukopin diharapkan dapat lebih efektif dan optimal dalam mengelola likuiditas di tengah situasi perbankan menghadapi pandemi Covid-19.

Sebagai salah satu Bank milik negara, BNI telah memiliki pengalaman dan kemampuan yang mumpuni serta telah terbukti berhasil mengatasi berbagai situasi ekonomi. Sehingga diyakini akan dapat meningkatkan kemampuan Bank Bukopin dalam menghadapi situasi yang terjadi akhir-akhir ini.

Baca Juga :  Pertamina Bakal Berikan SP PT BBS Karena Belum Bisa Penuhi Target

Direktur Operasi & TI Bank Bukopin, Adhi Brahmantya mengatakan, kerjasama technical assistance di bidang treasury management berupa antara lain pelatihan SDM, penyusunan kebijakan perusahaan, konsultansi dan advisory, diharapkan menjadi langkah positif dalam mengembangkan bisnis Bank Bukopin.

Pada kuartal I-2020 Bukopin meraih laba bersih Rp 53,70 miliar, turun dibandingkan setahun sebelumnya Rp 54,83 miliar. Sementara itu, kredit yang disalurkan Perseroan secara tumbuh sebesar 2,4% (year- to-date) menjadi Rp71,2 triliun dengan posisi Dana Pihak Ketiga sebesar Rp 77,89 triliun.

Dari sisi kualitas kredit, Perseroan berhasil meningkatkan kualitas aset dengan posisi NPL (net) turun ke 3,40%, membaik dibandingkan 4,45% pada Desember 2019. Secara keseluruhan, hingga triwulan I/2020 Bank Bukopin berhasil menjaga posisi aset pada angka Rp 100,80 triliun.

Baca Juga :  Jembatan Ngraho-Blora Tak Masuk RAPBD 2019

Di antara komposisi pemegang saham Bank Bukopin, masih terdapat Negara Republik Indonesia dengan kepemilikan 8,9%. Langkah strategis ini diharapkan dapat mendukung Bank Bukopin dalam mengelola fungsi treasury management dan pengembangan bisnis ke depannya.

“Dengan dukungan negara RI sebagai salah satu pemegang saham dan bank plat merah ini, kami harapkan nasabah tetap dapat mempercayakan berbagai kebutuhan layanan jasa keuangannya pada Bukopin,” tutup Adhi.

Radar Bojongoro – Di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah saat ini, Manajemen Bank Bukopin berinisiatif untuk meminta dukungan technical assistance dari Bank plat merah yang dikenal sangat baik dalam bidang Treasury Management.

Bank Bukopin dan BNI telah sepakat bekerjasama dalam pemberian technical assistance dalam bidang treasury management. Dengan asistensi ini Bank Bukopin diharapkan dapat lebih efektif dan optimal dalam mengelola likuiditas di tengah situasi perbankan menghadapi pandemi Covid-19.

Sebagai salah satu Bank milik negara, BNI telah memiliki pengalaman dan kemampuan yang mumpuni serta telah terbukti berhasil mengatasi berbagai situasi ekonomi. Sehingga diyakini akan dapat meningkatkan kemampuan Bank Bukopin dalam menghadapi situasi yang terjadi akhir-akhir ini.

Baca Juga :  Harga Telur Anjlok, Pakan Melambung

Direktur Operasi & TI Bank Bukopin, Adhi Brahmantya mengatakan, kerjasama technical assistance di bidang treasury management berupa antara lain pelatihan SDM, penyusunan kebijakan perusahaan, konsultansi dan advisory, diharapkan menjadi langkah positif dalam mengembangkan bisnis Bank Bukopin.

Pada kuartal I-2020 Bukopin meraih laba bersih Rp 53,70 miliar, turun dibandingkan setahun sebelumnya Rp 54,83 miliar. Sementara itu, kredit yang disalurkan Perseroan secara tumbuh sebesar 2,4% (year- to-date) menjadi Rp71,2 triliun dengan posisi Dana Pihak Ketiga sebesar Rp 77,89 triliun.

Dari sisi kualitas kredit, Perseroan berhasil meningkatkan kualitas aset dengan posisi NPL (net) turun ke 3,40%, membaik dibandingkan 4,45% pada Desember 2019. Secara keseluruhan, hingga triwulan I/2020 Bank Bukopin berhasil menjaga posisi aset pada angka Rp 100,80 triliun.

Baca Juga :  Jembatan Ngraho-Blora Tak Masuk RAPBD 2019

Di antara komposisi pemegang saham Bank Bukopin, masih terdapat Negara Republik Indonesia dengan kepemilikan 8,9%. Langkah strategis ini diharapkan dapat mendukung Bank Bukopin dalam mengelola fungsi treasury management dan pengembangan bisnis ke depannya.

“Dengan dukungan negara RI sebagai salah satu pemegang saham dan bank plat merah ini, kami harapkan nasabah tetap dapat mempercayakan berbagai kebutuhan layanan jasa keuangannya pada Bukopin,” tutup Adhi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/