alexametrics
26.6 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Taman Vertikal Mangunjoyo Tinggal Kerangka

TUBAN – Sisi utara Jembatan Mangunjoyo di Jalan Panglima Sudirman sempat berhias taman vertikal. Bunga yang ditanam dengan media pot dipasang berdiri pada sebuah kerangka besi.

Itu pun tak lama, hanya hitungan bulan. Setelah itu, bunga-bunga tersebut layu dan mati.

Kini, taman vertikal yang dibiayai dana anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2016 tersebut tanpa menyisakan satu pot pun. Tinggal kerangkanya yang masih bertahan tanpa fungsi. 

Kabid Kebersihan dan Pertamanan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPR KP) Tuban Sumarno ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban mengakui, taman vertikal di sisi utara jembatan perbatasan Kelurahan Karangsari dan Kelurahan Sidomulyo, keduanya di Kecamatan Tuban tersebut tidak efektif. Penyebabnya, pemeliharaan dan fungsinya tidak imbang.

Baca Juga :  Responsif Tangani Infrastruktur

Kemungkinan, kata Marno, sapaan akrabnya, awalnya pemasangan tanaman bunga tersebut untuk menutupi sampah di utara jembatan. Harapannya, pengguna jalan yang melintas lebih fokus pada tanaman hias.

Namun, setelah selesai ditanami rekanan dan masa pemeliharaan berakhir, seluruh tanamannya mati, meski sudah disirami pagi dan sore. Karena tanpa tanaman, DPR KP memutuskan untuk mengambil potnya.

Setelah taman vertikal tersebut gagal hidup, institusi ini berencana memasang lampu acrylic seperti di Jembatan Sambong, Jalan Basuki Rachmad. Namun, rencana tersebut ditunda karena Bina Marga Pekerjaan Umum Provinsi Jatim berencana memperbaiki jembatan tersebut. ”Karena rencana tersebut, niat saya tunda dulu sambil menunggu anggarannya,” ujar dia.

TUBAN – Sisi utara Jembatan Mangunjoyo di Jalan Panglima Sudirman sempat berhias taman vertikal. Bunga yang ditanam dengan media pot dipasang berdiri pada sebuah kerangka besi.

Itu pun tak lama, hanya hitungan bulan. Setelah itu, bunga-bunga tersebut layu dan mati.

Kini, taman vertikal yang dibiayai dana anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2016 tersebut tanpa menyisakan satu pot pun. Tinggal kerangkanya yang masih bertahan tanpa fungsi. 

Kabid Kebersihan dan Pertamanan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPR KP) Tuban Sumarno ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban mengakui, taman vertikal di sisi utara jembatan perbatasan Kelurahan Karangsari dan Kelurahan Sidomulyo, keduanya di Kecamatan Tuban tersebut tidak efektif. Penyebabnya, pemeliharaan dan fungsinya tidak imbang.

Baca Juga :  Billboard Mangkrak Kian Berkarat

Kemungkinan, kata Marno, sapaan akrabnya, awalnya pemasangan tanaman bunga tersebut untuk menutupi sampah di utara jembatan. Harapannya, pengguna jalan yang melintas lebih fokus pada tanaman hias.

Namun, setelah selesai ditanami rekanan dan masa pemeliharaan berakhir, seluruh tanamannya mati, meski sudah disirami pagi dan sore. Karena tanpa tanaman, DPR KP memutuskan untuk mengambil potnya.

Setelah taman vertikal tersebut gagal hidup, institusi ini berencana memasang lampu acrylic seperti di Jembatan Sambong, Jalan Basuki Rachmad. Namun, rencana tersebut ditunda karena Bina Marga Pekerjaan Umum Provinsi Jatim berencana memperbaiki jembatan tersebut. ”Karena rencana tersebut, niat saya tunda dulu sambil menunggu anggarannya,” ujar dia.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/