alexametrics
24.2 C
Bojonegoro
Thursday, May 19, 2022

MUI, FKUB, dan PD Muhammadiyah Ajak Warga Jaga Kerukunan

TUBAN – Pemilihan umum (pemilu) serentak yang memilih presiden – wakil presiden dan calon legislatif (caleg) telah usai. Seluruh proses pesta demokrasi di Tuban berlangsung aman, jujur, adil, dan transparan tanpa ada kecurangan dan kendala berarti.

Karena itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Tuban mengapresiasi kinerja seluruh pihak yang turut menyukseskan Pemilu yang transparan, jujur, dan adil untuk demokrasi. Para tokoh juga mengajak seluruh masyarakat untuk kembali bersatu dan menjaga kerukunan.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tuban KH Abdul Matin mengaku bersyukur proses pemilu serentak di Tuban hingga rekapitulasi tingkat kabupaten berlangsung jujur, adil, dan damai. Dia juga bersyukur karena selama pesta demokrasi tidak ditemukan permasalahan dan kecurangan. ‘’Pelaksanaan pemilu di Tuban hingga akhir rekapitulasi suara kabupaten pada Kamis (2/5) berjalan aman, tertib, transparan, jujur, adil dan demokratis. Serta tanpa  permasalahan dan kecurangan,’’ tutur Kiai Matin.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Bejagung ini berterima kasih kepada KPUK, Bawaslu, panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), serta semua pihak terlibat yang terus mengawal pemilu hingga proses selesai dengan jujur dan adil.

Baca Juga :  Takut Ditolak, Imunisasi Difteri Gandeng MUI

Dia mengajak seluruh masyarakat agar kembali menjaga kerukunan. ‘’Kita harus sama-sama menjaga keselamatan, kedamaian, persatuan, dan kesatuan bangsa Indonesia. Serta, lestarinya negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI),’’ kata dia.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tuban KH Masduki mengatakan, pesta demokrasi di Tuban sudah selesai dengan kondusif dan tanpa konflik apa pun. Karena itu, dia meminta seluruh elemen masyarakat agar tidak terpancing dengan  provokasi yang masih terus terjadi. ‘’Apresiasi pasca Pemilu 2019 atas kinerja KPUK Tuban, Bawaslu, PPK, PPS, serta KPPS yang telah bekerja jujur, adil, transparan serta demokratis. Sehingga, Pemilu 2019 terlaksana dengan adem ayem,’’  tutur Kiai Masduki.

Masduki mengimbau jika masih ditemukan gangguan di masyarakat agar dilaporkan ke pihak yang berwajib. Dengan selesainya pemilu serentak, kata Masduki, sudah seharusnya masyarakat tidak lagi terpecah-belah dan kembali bersatu. ‘’Mari kondisi adem ayem ini kita jaga dan sebarluaskan agar kita sama-sama bisa membuat Indonesia damai,’’ tutur dia.

Baca Juga :  Sri Handayani Akui Hanya Salam Literasi

Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Tuban H. Nurul Yaqin SH mengatakan hal serupa. Dia berharap perdebatan politik di kalangan masyarakat segera disudahi. Sebab, seluruh tahapan dan proses pesta demokrasi lima tahunan segera berakhir. ‘’Pemungutan suara untuk pilpres dan pileg sudah berjalan dengan baik dan jujur. Mari kita ciptakan suasana yang kondusif di Bumi Wali Tuban. Mari ciptakan suasana yang kondusif agar kita bisa beraktivitas sehari-hari dengan baik,’’ tutur pemuka agama itu.

Perlu diketahui, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tuban Sulamul Hadi membenarkan tidak ada persoalan substansi yang muncul selama berlangsung proses rekapitulasi. Utamanya terkait perolehan suara. Seluruhnya lancar. ‘’Hasilnya (rekap, Red) sama. Tidak ada perubahan. Setiap perolehan suara tetap sama seperti rekap di tingkat kecamatan,’’ jelas Gus Hadi, sapaan akrabnya.

Sementara itu, pada rapat pleno perolehan suara Pilpres, pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin berhasil unggul mutlak. Pasangan Jokowi – Amin unggul 73,1 persen dengan raihan suara sebanyak 533.704. Sementara pasangan Prabowo – Sandiaga hanya meraih 26,9 persen atau 196.203 suara. Jumlah suara sah sebanyak 729.807. Dan suara tidak sah 3.966 suara.

TUBAN – Pemilihan umum (pemilu) serentak yang memilih presiden – wakil presiden dan calon legislatif (caleg) telah usai. Seluruh proses pesta demokrasi di Tuban berlangsung aman, jujur, adil, dan transparan tanpa ada kecurangan dan kendala berarti.

Karena itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Tuban mengapresiasi kinerja seluruh pihak yang turut menyukseskan Pemilu yang transparan, jujur, dan adil untuk demokrasi. Para tokoh juga mengajak seluruh masyarakat untuk kembali bersatu dan menjaga kerukunan.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tuban KH Abdul Matin mengaku bersyukur proses pemilu serentak di Tuban hingga rekapitulasi tingkat kabupaten berlangsung jujur, adil, dan damai. Dia juga bersyukur karena selama pesta demokrasi tidak ditemukan permasalahan dan kecurangan. ‘’Pelaksanaan pemilu di Tuban hingga akhir rekapitulasi suara kabupaten pada Kamis (2/5) berjalan aman, tertib, transparan, jujur, adil dan demokratis. Serta tanpa  permasalahan dan kecurangan,’’ tutur Kiai Matin.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Bejagung ini berterima kasih kepada KPUK, Bawaslu, panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), serta semua pihak terlibat yang terus mengawal pemilu hingga proses selesai dengan jujur dan adil.

Baca Juga :  Takut Ditolak, Imunisasi Difteri Gandeng MUI

Dia mengajak seluruh masyarakat agar kembali menjaga kerukunan. ‘’Kita harus sama-sama menjaga keselamatan, kedamaian, persatuan, dan kesatuan bangsa Indonesia. Serta, lestarinya negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI),’’ kata dia.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tuban KH Masduki mengatakan, pesta demokrasi di Tuban sudah selesai dengan kondusif dan tanpa konflik apa pun. Karena itu, dia meminta seluruh elemen masyarakat agar tidak terpancing dengan  provokasi yang masih terus terjadi. ‘’Apresiasi pasca Pemilu 2019 atas kinerja KPUK Tuban, Bawaslu, PPK, PPS, serta KPPS yang telah bekerja jujur, adil, transparan serta demokratis. Sehingga, Pemilu 2019 terlaksana dengan adem ayem,’’  tutur Kiai Masduki.

Masduki mengimbau jika masih ditemukan gangguan di masyarakat agar dilaporkan ke pihak yang berwajib. Dengan selesainya pemilu serentak, kata Masduki, sudah seharusnya masyarakat tidak lagi terpecah-belah dan kembali bersatu. ‘’Mari kondisi adem ayem ini kita jaga dan sebarluaskan agar kita sama-sama bisa membuat Indonesia damai,’’ tutur dia.

Baca Juga :  Ekskavasi Perahu Kunio, Arkeolog Mojokerto Temukan Koin dan Peluru

Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Tuban H. Nurul Yaqin SH mengatakan hal serupa. Dia berharap perdebatan politik di kalangan masyarakat segera disudahi. Sebab, seluruh tahapan dan proses pesta demokrasi lima tahunan segera berakhir. ‘’Pemungutan suara untuk pilpres dan pileg sudah berjalan dengan baik dan jujur. Mari kita ciptakan suasana yang kondusif di Bumi Wali Tuban. Mari ciptakan suasana yang kondusif agar kita bisa beraktivitas sehari-hari dengan baik,’’ tutur pemuka agama itu.

Perlu diketahui, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tuban Sulamul Hadi membenarkan tidak ada persoalan substansi yang muncul selama berlangsung proses rekapitulasi. Utamanya terkait perolehan suara. Seluruhnya lancar. ‘’Hasilnya (rekap, Red) sama. Tidak ada perubahan. Setiap perolehan suara tetap sama seperti rekap di tingkat kecamatan,’’ jelas Gus Hadi, sapaan akrabnya.

Sementara itu, pada rapat pleno perolehan suara Pilpres, pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin berhasil unggul mutlak. Pasangan Jokowi – Amin unggul 73,1 persen dengan raihan suara sebanyak 533.704. Sementara pasangan Prabowo – Sandiaga hanya meraih 26,9 persen atau 196.203 suara. Jumlah suara sah sebanyak 729.807. Dan suara tidak sah 3.966 suara.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/