alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Kades Pangkatrejo Ditahan

LAMONGAN – Satu lagi, kepala desa (kades) di wilayah Kabupaten Lamongan menjadi tahanan kejaksaan negeri (kejari) setempat. senin (7/5) siang, giliran Kades Pangkatrejo, Kecamatan Kota, Sirman, 45, yang dititipkan ke lembaga pemasyarakatan setempat. Dia ditahan karena diduga melakukan penarikan uang kepada dua orang Rp 110 juta saat pendaftaraan sekretaris desa (Sekdes) pada November 2017. ‘’Saya tahan langsung karena sudah memenuhi unsur melakukan pemungutan biaya tersebut. Hingga kini sudah ada dua alat bukti dikantongi. Namun belum bisa memberikan secara detail,’’ kata Kasi Pidsus Kejari Lamongan, Herry Purwanto.

Kemarin, Sirman dimintai keterangan di kejari pukul 09.00. Dia yang mengenakan seragam cokelat, menjalani pemeriksaan hingga pukul 13.00. Usai mendapatkan keterangan dari kades tersebut, kejari melakukan gelar perkara. Kesimpulannya, Sirman diduga melanggar pasal 12 huruf E jo 18 tentang tidak pidana kurupsi. Ancaman minimal hukumannya 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. Atau pasal 11 jo 18 tentang pemberantasan tidak pidana kurupsi dengan ancaman minimal setahun dan maksimal 5 tahun penjara. 

Baca Juga :  MPLS SMA Wajib Libatkan Beragam Profesi

‘’Tersangka melakukan pemungutan biaya terhadap dua calon yang mendaftarkan perangkat desa. Untuk satu orang dikenai Rp 55 juta,’’ kata Herry. Rincian uang tarikan tersebut, lanjut dia, Rp 5 juta digunakan biaya pendaftaran dan Rp 50 juta untuk pelantikan. Padahal, pemilihan perangkat desa tidak dipungut biaya. ‘’Terkait uang, sebanyak itu tentunya masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut,’’ tutur Herry. 

Sementara itu, Sirman belum dapat dikonfirmasi. Wartawan Jawa Pos Radar Lamongan mencoba mengubungi Suisno, penasih hukum dari Sirman. Terdengar nada aktif, namun tidak diangkat yang bersangkutan. 

Seperti diberitakan, Kejari Lamongan sebelumnya (27/4) menahan Trimo Hadi Supriyo, kepala Desa Bulumargi, Kecamatan Babat.  Dia diduga menjual sekitar 2,2 ton beras untuk masyarakat miskin (raskin) pada pencairan September – Oktober 2016.

Baca Juga :  Pagelaran Siraman Waranggono Diliburkan

Sebelum ditahan, Trimo juga sempat menjalani pemeriksaan di ruang pidana khusus (pidsus) di lantai dua kantor yang berada di Jalan Veteran Lamongan tersebut. Saat tiba di gedung tersebut, tersangka mengenakan baju batik biru lengan panjang. Saat keluar dari ruang pemeriksaan, Trimo mengenakan seragam tahanan tipikor berupa rompi khusus. 

Menurut Herry, sesuai hasil pemeriksaan tahap dua  dari Polres Lamongan, beras jatah dari bulog tidak semuanya dibagikan kepada warga kurang mampu. Saat pencairan, Desa Bulumargi mendapatkan jatah 11,7 ton dari bulog sebanyak 11,7 ton. Namun, 2,2 ton di antaranya dijual untuk kepentingan pribadi.

‘’Sesuai hasil penghitungan inspektorat, kerugiannya sekitar Rp 17 juta,’’ ujarnya. Tersangka yang masa jabatannya menyisakan setahun itu, dijerat pasal 8 jo 18 ayat (1) huruf (E) Undang – Undang tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. 

LAMONGAN – Satu lagi, kepala desa (kades) di wilayah Kabupaten Lamongan menjadi tahanan kejaksaan negeri (kejari) setempat. senin (7/5) siang, giliran Kades Pangkatrejo, Kecamatan Kota, Sirman, 45, yang dititipkan ke lembaga pemasyarakatan setempat. Dia ditahan karena diduga melakukan penarikan uang kepada dua orang Rp 110 juta saat pendaftaraan sekretaris desa (Sekdes) pada November 2017. ‘’Saya tahan langsung karena sudah memenuhi unsur melakukan pemungutan biaya tersebut. Hingga kini sudah ada dua alat bukti dikantongi. Namun belum bisa memberikan secara detail,’’ kata Kasi Pidsus Kejari Lamongan, Herry Purwanto.

Kemarin, Sirman dimintai keterangan di kejari pukul 09.00. Dia yang mengenakan seragam cokelat, menjalani pemeriksaan hingga pukul 13.00. Usai mendapatkan keterangan dari kades tersebut, kejari melakukan gelar perkara. Kesimpulannya, Sirman diduga melanggar pasal 12 huruf E jo 18 tentang tidak pidana kurupsi. Ancaman minimal hukumannya 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. Atau pasal 11 jo 18 tentang pemberantasan tidak pidana kurupsi dengan ancaman minimal setahun dan maksimal 5 tahun penjara. 

Baca Juga :  Pagelaran Siraman Waranggono Diliburkan

‘’Tersangka melakukan pemungutan biaya terhadap dua calon yang mendaftarkan perangkat desa. Untuk satu orang dikenai Rp 55 juta,’’ kata Herry. Rincian uang tarikan tersebut, lanjut dia, Rp 5 juta digunakan biaya pendaftaran dan Rp 50 juta untuk pelantikan. Padahal, pemilihan perangkat desa tidak dipungut biaya. ‘’Terkait uang, sebanyak itu tentunya masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut,’’ tutur Herry. 

Sementara itu, Sirman belum dapat dikonfirmasi. Wartawan Jawa Pos Radar Lamongan mencoba mengubungi Suisno, penasih hukum dari Sirman. Terdengar nada aktif, namun tidak diangkat yang bersangkutan. 

Seperti diberitakan, Kejari Lamongan sebelumnya (27/4) menahan Trimo Hadi Supriyo, kepala Desa Bulumargi, Kecamatan Babat.  Dia diduga menjual sekitar 2,2 ton beras untuk masyarakat miskin (raskin) pada pencairan September – Oktober 2016.

Baca Juga :  Nurul Kholifah Kampanyekan Pewarnaan Kain Berbahan Alam

Sebelum ditahan, Trimo juga sempat menjalani pemeriksaan di ruang pidana khusus (pidsus) di lantai dua kantor yang berada di Jalan Veteran Lamongan tersebut. Saat tiba di gedung tersebut, tersangka mengenakan baju batik biru lengan panjang. Saat keluar dari ruang pemeriksaan, Trimo mengenakan seragam tahanan tipikor berupa rompi khusus. 

Menurut Herry, sesuai hasil pemeriksaan tahap dua  dari Polres Lamongan, beras jatah dari bulog tidak semuanya dibagikan kepada warga kurang mampu. Saat pencairan, Desa Bulumargi mendapatkan jatah 11,7 ton dari bulog sebanyak 11,7 ton. Namun, 2,2 ton di antaranya dijual untuk kepentingan pribadi.

‘’Sesuai hasil penghitungan inspektorat, kerugiannya sekitar Rp 17 juta,’’ ujarnya. Tersangka yang masa jabatannya menyisakan setahun itu, dijerat pasal 8 jo 18 ayat (1) huruf (E) Undang – Undang tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. 

Artikel Terkait

Most Read

Tujuh Napi Jalani Asimilasi

Dinding Penutup Tebing Longsor

Diuntungkan Pergantian Pelatih

Artikel Terbaru


/