alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Sehari Maksimal Tiga Kali Transaksi

KOTA – Sepeda bekas saat ini kurang diminati. Indikasinya, delapan pedagang sepeda bekas di UPT Pasar Sepeda Lamongan mengaku minim transaksi. Paling banter, sehari tiga kali transaksi penjualan maupun pembelian.

Salah seorang pedagang sepeda bekas, Sujito, 68, menduga  faktor penurunan penjualan sepeda bekas disebabkan musim panen belum merata di seluruh Lamongan. Petani lebih memrioritaskan uangnya untuk keperluan lainnya.

‘’Ada yang sudah panen. Ada yang belum panen. Kalau sudah panen ada yang mengeluh harga hasil panennya anjlok. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini banyak yang membeli sepeda di pasar ini,’’ harap pria asal Kecamatan Turi kemarin (7/4).

Pedagang sepeda bekas lainnya, Askan, 68, memrediksikan bulan depan hingga Juli nanti penjualan sepeda meningkat. Selain ada momen panen raya, juga  bertepatan lebaran dan tahun ajaran sekolah baru.

Baca Juga :  Kaji Rencana Penghapusan Parkir Berlangganan

‘’Sebagian ada yang membelikan sepeda untuk anaknya. Ada juga petani yang butuh sepeda untuk kendaraan mereka ke sawah dan tambaknya,’’ ujarnya.

Harga jual sepeda bekas di UPT Pasar Sepeda Lamongan bervariasi. Jenis sepeda yang dijual didominasi sepeda mini dan gunung.  ‘’Kiosnya di sini bersifat hak guna pakai,’’ tambah Askan.

Para penjual sepeda bekas tidak khawatir bersaing dengan toko sepeda baru. Karena mereka yakin telah memiliki segmentasi pasar tersendiri.

KOTA – Sepeda bekas saat ini kurang diminati. Indikasinya, delapan pedagang sepeda bekas di UPT Pasar Sepeda Lamongan mengaku minim transaksi. Paling banter, sehari tiga kali transaksi penjualan maupun pembelian.

Salah seorang pedagang sepeda bekas, Sujito, 68, menduga  faktor penurunan penjualan sepeda bekas disebabkan musim panen belum merata di seluruh Lamongan. Petani lebih memrioritaskan uangnya untuk keperluan lainnya.

‘’Ada yang sudah panen. Ada yang belum panen. Kalau sudah panen ada yang mengeluh harga hasil panennya anjlok. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini banyak yang membeli sepeda di pasar ini,’’ harap pria asal Kecamatan Turi kemarin (7/4).

Pedagang sepeda bekas lainnya, Askan, 68, memrediksikan bulan depan hingga Juli nanti penjualan sepeda meningkat. Selain ada momen panen raya, juga  bertepatan lebaran dan tahun ajaran sekolah baru.

Baca Juga :  Instruksikan Tarik Minyak Goreng tidak sesuai Takaran

‘’Sebagian ada yang membelikan sepeda untuk anaknya. Ada juga petani yang butuh sepeda untuk kendaraan mereka ke sawah dan tambaknya,’’ ujarnya.

Harga jual sepeda bekas di UPT Pasar Sepeda Lamongan bervariasi. Jenis sepeda yang dijual didominasi sepeda mini dan gunung.  ‘’Kiosnya di sini bersifat hak guna pakai,’’ tambah Askan.

Para penjual sepeda bekas tidak khawatir bersaing dengan toko sepeda baru. Karena mereka yakin telah memiliki segmentasi pasar tersendiri.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/