alexametrics
24 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Harga Gabah Diklaim Bagus

BOJONEGORO – Harga gabah saat ini berada pada kondisi yang cukup baik. Per kilogram (kg) mencapai Rp 4.500. Kondisi itu dinilai sangat menguntungkan petani.

“Harga gabah saat ini sangat bagus. Ini kondisi yang bagus untuk petani,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Akhmad Djupari kemarin (7/4).

Djupari menjelaskan, mahalnya gabah ini disebabkan musim panen raya yang mulai berakhir. Selain itu juga disebabkan kualitas gabah yang cukup bagus. Kondisi itu, memicu harga gabah naik cukup tajam. “Asal tidak banjir harga gabah akan terus baik,” jelasnya.

Djupari menjelaskan, kondisi harga gabah tinggi memang tidak akan berlangsung selamanya. Dalam kondisi tertentu harga gabah akan turun.

Baca Juga :  Stok Darah Meningkat

 Bahkan, sampai batas terendah harga. Namun, hal itu tidak perlu dikhawatirkan. Sebab, itu bisa disiasati dengan menjual dalam bentuk beras. “Kalau dalam bentuk beras harganya lain,” jelasnya.

Selama ini harga gabah dipengaruhi oleh pasokan dan cuaca. Saat pasokan melimpah, harga gabah cenderung turun. Pengaruh cuaca juga sangat penting.

Jika cuaca buruk, maka kualitas gabah rendah. Sebab, kurang mendapatkan pengeringan sinar matahari. “Jadi, petani harus pandai mengatur agar harga penjualan supaya tidak merugi,” jelasnya.

Sementara itu, Bulog Sub Divre III Bojonegoro hingga kini tidak melakukan pembelian gabah. Sejauh ini hanya melakukan pembelian beras. “Kalau gabah kita memang tidak membeli. Kita beli beras,” ujar Kepala Bulog M.Akbar Said saat hubungi.

Baca Juga :  Alat Kesehatan Banyak Dicari  

Namun, Akbar tidak menjelaskan secara rinci alasan tidak membeli gabah. Namun, sejak tidak melayani beras miskin (raskin), Bulog memang mengurangi volume pengadaan. Bahkan, stok beras di gudang Bulog melimpah.

Sebelum diganti dengan program bantuan pangan nontunai (BPNT), penyaluran beras Bulog menurun drastis. Kini, Bulog hanya mengandalkan operasi pasar untuk menyalurkan beras.

BOJONEGORO – Harga gabah saat ini berada pada kondisi yang cukup baik. Per kilogram (kg) mencapai Rp 4.500. Kondisi itu dinilai sangat menguntungkan petani.

“Harga gabah saat ini sangat bagus. Ini kondisi yang bagus untuk petani,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Akhmad Djupari kemarin (7/4).

Djupari menjelaskan, mahalnya gabah ini disebabkan musim panen raya yang mulai berakhir. Selain itu juga disebabkan kualitas gabah yang cukup bagus. Kondisi itu, memicu harga gabah naik cukup tajam. “Asal tidak banjir harga gabah akan terus baik,” jelasnya.

Djupari menjelaskan, kondisi harga gabah tinggi memang tidak akan berlangsung selamanya. Dalam kondisi tertentu harga gabah akan turun.

Baca Juga :  Formasi CPNS Diperkirakan Sedikit

 Bahkan, sampai batas terendah harga. Namun, hal itu tidak perlu dikhawatirkan. Sebab, itu bisa disiasati dengan menjual dalam bentuk beras. “Kalau dalam bentuk beras harganya lain,” jelasnya.

Selama ini harga gabah dipengaruhi oleh pasokan dan cuaca. Saat pasokan melimpah, harga gabah cenderung turun. Pengaruh cuaca juga sangat penting.

Jika cuaca buruk, maka kualitas gabah rendah. Sebab, kurang mendapatkan pengeringan sinar matahari. “Jadi, petani harus pandai mengatur agar harga penjualan supaya tidak merugi,” jelasnya.

Sementara itu, Bulog Sub Divre III Bojonegoro hingga kini tidak melakukan pembelian gabah. Sejauh ini hanya melakukan pembelian beras. “Kalau gabah kita memang tidak membeli. Kita beli beras,” ujar Kepala Bulog M.Akbar Said saat hubungi.

Baca Juga :  Perumahan Menggeliat, Rumah Subsidi Masih Jadi Incaran Kaum Muda

Namun, Akbar tidak menjelaskan secara rinci alasan tidak membeli gabah. Namun, sejak tidak melayani beras miskin (raskin), Bulog memang mengurangi volume pengadaan. Bahkan, stok beras di gudang Bulog melimpah.

Sebelum diganti dengan program bantuan pangan nontunai (BPNT), penyaluran beras Bulog menurun drastis. Kini, Bulog hanya mengandalkan operasi pasar untuk menyalurkan beras.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/