alexametrics
27.1 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Bakal Revisi RTRW

BOJONEGORO – Dokumen Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Bojonegoro tahun ini bakal direvisi. Sebab, setiap 5 tahun sekali, dokumen yang mengatur tentang tata ruang kota itu bisa dilakukan revisi.

Apalagi, ada perubahan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Bojonegoro 2018-2023. Sehingga, ada perubahan arah pembangunan untuk Kota Ledre ke depan. “Rencananya direvisi tahun ini, menyesuaikan perkembangan wilayah,” kata Kabid Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga dan Penataan Ruang Bojonegoro Chusaini Ivan kemarin (7/4).

Dia menuturkan, sesuai regulasinya, dokumen tersebut bisa dilakukan revisi setiap 5 tahun sekali. Namun, tidak wajib dilakukan perubahan. Karena tahun ini ada Perda RPJMD Bojonegoro, maka dokumen RTRW akan disesuaikan.

Baca Juga :  Santunan Anak Yatim Diprediksi Cair September

Sesuai rencananya, sebelum dilakukan revisi dokumen RTRW, akan dilakukan peninjauan kembali tentang dokumen tersebut, kemudian dalam melakukan revisi akan membentuk tim dari berbagai unsur.

“Regulasinya, setiap 5 tahun, RTRW bisa direvisi. Nah, sesuai rencananya dilakukan tahun ini,” imbuhnya.

Dia menambahkan, wilayah selatan akan dijadikan pusat industri. Karena, selama ini pembangunan masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan. Sebaliknya, wilayah perbatasan belum tersentuh.

Selain itu, wilayah selatan khususnya di pinggiran hutan. Menjadi kantong kemiskinan yang harus mendapatkan sentuhan dari pemerintah. Namun, kepastian itu masih menunggu hasil pembahasan tim penyusun RTRW selama 5 tahun ke depan. “Untuk menyusun itu, harus melibatkan berbagai unsur,” pungkasnya.

BOJONEGORO – Dokumen Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Bojonegoro tahun ini bakal direvisi. Sebab, setiap 5 tahun sekali, dokumen yang mengatur tentang tata ruang kota itu bisa dilakukan revisi.

Apalagi, ada perubahan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Bojonegoro 2018-2023. Sehingga, ada perubahan arah pembangunan untuk Kota Ledre ke depan. “Rencananya direvisi tahun ini, menyesuaikan perkembangan wilayah,” kata Kabid Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga dan Penataan Ruang Bojonegoro Chusaini Ivan kemarin (7/4).

Dia menuturkan, sesuai regulasinya, dokumen tersebut bisa dilakukan revisi setiap 5 tahun sekali. Namun, tidak wajib dilakukan perubahan. Karena tahun ini ada Perda RPJMD Bojonegoro, maka dokumen RTRW akan disesuaikan.

Baca Juga :  Batu Bata Berbahan Alami Minimal Dijemur Seminggu

Sesuai rencananya, sebelum dilakukan revisi dokumen RTRW, akan dilakukan peninjauan kembali tentang dokumen tersebut, kemudian dalam melakukan revisi akan membentuk tim dari berbagai unsur.

“Regulasinya, setiap 5 tahun, RTRW bisa direvisi. Nah, sesuai rencananya dilakukan tahun ini,” imbuhnya.

Dia menambahkan, wilayah selatan akan dijadikan pusat industri. Karena, selama ini pembangunan masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan. Sebaliknya, wilayah perbatasan belum tersentuh.

Selain itu, wilayah selatan khususnya di pinggiran hutan. Menjadi kantong kemiskinan yang harus mendapatkan sentuhan dari pemerintah. Namun, kepastian itu masih menunggu hasil pembahasan tim penyusun RTRW selama 5 tahun ke depan. “Untuk menyusun itu, harus melibatkan berbagai unsur,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/