alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Yudi Harianto, Sukses Cetak Kiper Terbaik Muda Dunia

FEATURES – Sejak mengarungi kompetisi di Indonesia, baru pada musim ini (2018) Bumi Wali FC (BWFC) memiliki pelatih kiper. Dia adalah Yudi Harianto, 40. Mantan penjaga gawang Mitra Surabaya tersebut dipercaya memoles tiga kiper BWFC. Yudi, panggilan akrabnya kemarin (7/3)  sibuk dengan potongan kertas di meja kamarnya di Wisma Atlet Tuban. Pelatih asal Malang tersebut tengah menyiapkan nama-nama pemain yang masuk kamar untuk menghuni mes Wisma Atlet mulai hari ini (8/3).

Bersama pelatih Edy Sutrisno dan asisten pelatih Suparji Karjan, sesekali dia membantu membersihkan sejumlah kamar pemain. Meski bukan tugas utamanya, namun pekerjaan itu dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Tentu, demi sebuah tim.

‘’Ya, ini tantangan bagi saya,’’ kata  dia ketika ditanya alasan memilih BWFC sebagai tempat berlabuh meniti karir pelatih kiper. Tantangan dimaksud adalah menggembleng tiga penjaga gawang muda BWFC. Di Waliholic, julukan Bumi Wali FC, dia mendapat tugas yang tidak ringan.

Baca Juga :  Produsen Kewalahan Penuhi Permintaan Peti Jenazah

Yakni, membesut kiper mulai dari nol hingga tangguh dan memiliki performa.‘’Kalau di tim papan atas kan kipernya sudah pengalaman dan terlatih. Kalau ini (di Bumi Wali), mulai dari bawah. Ini tantangan berat,’’ kata mantan pelatih kiper Perseru Serui. 

Sebelum memutuskan gabung BWFC, Yudi banyak mendapat tawaran dari sejumlah tim dari Liga I dan Liga II. Namun, tak satu pun tawaran tersebut diterima.  Kepiawaian pelatih kiper ini tak diragukan lagi.

Selain memiliki lisensi, di awal meniti karir pelatih kiper, alumnus SMK PGRI 3 Malang ini berhasil mencetak kiper andal. Di bawah bimbingannya, Reynaldi Saela, kiper Timnas U-12 ditahbiskan sebagai kiper muda terbaik pada kejuaraan Danone Nations Cup 2014 yang diikuti 32 negara di Brasil.

Baca Juga :  Buruh Bisa Mengadu Penerapan UMK

Bahkan, kala itu Timnas U-12 masuk peringkat delapan besar. ‘’Saat itu pelatih kepalanya Jacksen F Tiago,’’ tutur bapak dua anak itu. Pada 2013, Yudi gabung Timnas U-12 yang targetkan mengikuti Danone Nations Cup di London.

Tim yang kipernya dibesut tersebut masuk 16 besar dan membawa Indonesia sebagai tim paling sportif. Pada Danone Nations Cup 2012, Yudi Harianto dipercaya kali pertama mengarsiteki Timnas Garuda Muda sebagai pelatih kiper saat mengikuti kejuaraan di Polandia. 

Yudi mengawali karir sebagai pelatih penjaga gawang di Persatuan Tabanan Bali setelah memutuskan gantung sepatu. Karir selanjutnya menjadi pelatih kiper Diklat MFC Malang selama sekitar enam tahun. Ke depan, dia berencana mengambil lisensi pelatih kiper C AFC.

Sebelum mengambil lisensi tersebut, kini dia  fokus mengasah kemampuan kiper lokal Tuban agar go nasional melalui Liga 3 Regional Jatim 2018.

FEATURES – Sejak mengarungi kompetisi di Indonesia, baru pada musim ini (2018) Bumi Wali FC (BWFC) memiliki pelatih kiper. Dia adalah Yudi Harianto, 40. Mantan penjaga gawang Mitra Surabaya tersebut dipercaya memoles tiga kiper BWFC. Yudi, panggilan akrabnya kemarin (7/3)  sibuk dengan potongan kertas di meja kamarnya di Wisma Atlet Tuban. Pelatih asal Malang tersebut tengah menyiapkan nama-nama pemain yang masuk kamar untuk menghuni mes Wisma Atlet mulai hari ini (8/3).

Bersama pelatih Edy Sutrisno dan asisten pelatih Suparji Karjan, sesekali dia membantu membersihkan sejumlah kamar pemain. Meski bukan tugas utamanya, namun pekerjaan itu dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Tentu, demi sebuah tim.

‘’Ya, ini tantangan bagi saya,’’ kata  dia ketika ditanya alasan memilih BWFC sebagai tempat berlabuh meniti karir pelatih kiper. Tantangan dimaksud adalah menggembleng tiga penjaga gawang muda BWFC. Di Waliholic, julukan Bumi Wali FC, dia mendapat tugas yang tidak ringan.

Baca Juga :  Berpandangan Secara Hukum

Yakni, membesut kiper mulai dari nol hingga tangguh dan memiliki performa.‘’Kalau di tim papan atas kan kipernya sudah pengalaman dan terlatih. Kalau ini (di Bumi Wali), mulai dari bawah. Ini tantangan berat,’’ kata mantan pelatih kiper Perseru Serui. 

Sebelum memutuskan gabung BWFC, Yudi banyak mendapat tawaran dari sejumlah tim dari Liga I dan Liga II. Namun, tak satu pun tawaran tersebut diterima.  Kepiawaian pelatih kiper ini tak diragukan lagi.

Selain memiliki lisensi, di awal meniti karir pelatih kiper, alumnus SMK PGRI 3 Malang ini berhasil mencetak kiper andal. Di bawah bimbingannya, Reynaldi Saela, kiper Timnas U-12 ditahbiskan sebagai kiper muda terbaik pada kejuaraan Danone Nations Cup 2014 yang diikuti 32 negara di Brasil.

Baca Juga :  Buruh Bisa Mengadu Penerapan UMK

Bahkan, kala itu Timnas U-12 masuk peringkat delapan besar. ‘’Saat itu pelatih kepalanya Jacksen F Tiago,’’ tutur bapak dua anak itu. Pada 2013, Yudi gabung Timnas U-12 yang targetkan mengikuti Danone Nations Cup di London.

Tim yang kipernya dibesut tersebut masuk 16 besar dan membawa Indonesia sebagai tim paling sportif. Pada Danone Nations Cup 2012, Yudi Harianto dipercaya kali pertama mengarsiteki Timnas Garuda Muda sebagai pelatih kiper saat mengikuti kejuaraan di Polandia. 

Yudi mengawali karir sebagai pelatih penjaga gawang di Persatuan Tabanan Bali setelah memutuskan gantung sepatu. Karir selanjutnya menjadi pelatih kiper Diklat MFC Malang selama sekitar enam tahun. Ke depan, dia berencana mengambil lisensi pelatih kiper C AFC.

Sebelum mengambil lisensi tersebut, kini dia  fokus mengasah kemampuan kiper lokal Tuban agar go nasional melalui Liga 3 Regional Jatim 2018.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/