alexametrics
25 C
Bojonegoro
Saturday, May 21, 2022

Gadis ini Lebih Nyaman ketika Melakukan Hijrah

SHE – Semua orang punya masa lalu, begitu pun Amalia Amalul Ahli Shabrina. Gadis yang akrab disapa Alma itu bisa dibilang gadis yang nakal. Kata dia, nakal yang dimaksud seperti suka pakai baju mini, suka gonta-ganti pacar. Hingga pada akhirnya, Alma pun mendapat karma yang tak bisa diceritakan. “Dari karma itulah, akhirnya saya berhijrah, sekarang saya lebih suka pakai jilbab, terkadang di waktu senggang saya juga ikut pengajian,” jelas gadis asal Kecamatan Sumberrejo itu.

Awal cerita berhijrah, Alma merasa banyak sekali godaannya. Seperti diejek teman, lalu diajak teman tidak pakai jilbab. “Tapi semoga Allah mampu buat saya istiqamah, karena hijrah itu mudah, yang sulit itu istiqamah.

Baca Juga :  Hasil Kolam Ikan Tak Maksimal, Kini Diubah Telaga

Jangan salah, orang berhijrah pasti ada dampaknya baik kok,” ucap gadis kelahiran 1998 itu. Mengenakan pakaian tertutup juga lebih merasa terhormat dan dekat sama Allah. “Lebih mudah mengerjakan apapun, tidak seperti dulu, saya sering kali gagal menghadapi ujian di kampus, “ kata mahasiswi Stikes Muhammadiyah Lamongan itu.

Proses berhijrah juga tidak instan. Namun, setelah dipikir secara matang, Alma pun akhirnya memutuskan berhijrah sekarang. “Kapan lagi? Karena kita kan tidak pernah tahu yang datang duluan jodoh atau kematian.

Saya sekarang juga lebih dekat sama ustad dan orang yang kuliah beasiswa di Mesir,” katanya. Menurut dia, di kalangan anak kesehatan lebih suka mencari yang berseragam dan berpangkat, namun menurut dia, percuma cari yang berpangkat kalau tidak bisa menyelamatkan di dunia dan akhirat. 

Baca Juga :  Gadis ini Buktikan, Lulusan SMA Mampu Berkarir

 

 

 

SHE – Semua orang punya masa lalu, begitu pun Amalia Amalul Ahli Shabrina. Gadis yang akrab disapa Alma itu bisa dibilang gadis yang nakal. Kata dia, nakal yang dimaksud seperti suka pakai baju mini, suka gonta-ganti pacar. Hingga pada akhirnya, Alma pun mendapat karma yang tak bisa diceritakan. “Dari karma itulah, akhirnya saya berhijrah, sekarang saya lebih suka pakai jilbab, terkadang di waktu senggang saya juga ikut pengajian,” jelas gadis asal Kecamatan Sumberrejo itu.

Awal cerita berhijrah, Alma merasa banyak sekali godaannya. Seperti diejek teman, lalu diajak teman tidak pakai jilbab. “Tapi semoga Allah mampu buat saya istiqamah, karena hijrah itu mudah, yang sulit itu istiqamah.

Baca Juga :  Gadis Ini Lebih Pilih Jadi Relawan

Jangan salah, orang berhijrah pasti ada dampaknya baik kok,” ucap gadis kelahiran 1998 itu. Mengenakan pakaian tertutup juga lebih merasa terhormat dan dekat sama Allah. “Lebih mudah mengerjakan apapun, tidak seperti dulu, saya sering kali gagal menghadapi ujian di kampus, “ kata mahasiswi Stikes Muhammadiyah Lamongan itu.

Proses berhijrah juga tidak instan. Namun, setelah dipikir secara matang, Alma pun akhirnya memutuskan berhijrah sekarang. “Kapan lagi? Karena kita kan tidak pernah tahu yang datang duluan jodoh atau kematian.

Saya sekarang juga lebih dekat sama ustad dan orang yang kuliah beasiswa di Mesir,” katanya. Menurut dia, di kalangan anak kesehatan lebih suka mencari yang berseragam dan berpangkat, namun menurut dia, percuma cari yang berpangkat kalau tidak bisa menyelamatkan di dunia dan akhirat. 

Baca Juga :  Gadis ini Sukai K-Pop Sejak Bangku SMA

 

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/