alexametrics
29.2 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Operasi Yustisi di Jembatan Sosrodilogo, 2 Orang Positif Covid

Radar Bojonegoro – Keramaian Sabtu malam (6/2) di Jembatan Sosro dilogo dicegah. Aparat gabungan menutup akses dan dilakukan operasi yustisi secara mendadak. Razia skala besar melibatkan kepolisian, TNI, satpol PP, BPBD, dan dinas kesehatan (dinkes) dengan melakukan tes rapid antigen secara acak.

Hasilnya, ada dua orang diketahui terkonfirmasi positif Covid-19. Wakapolres Bojonegoro Kompol Rendy Surya Aditama mengungkapkan, bahwa razia saat itu sebanyak 125 orang dites rapid antigen. Hasilnya, ada dua orang diketahui positif Covid-19. Sehingga, keduanya bergegas dibawa ke Tirta Wana Dander untuk menjalani isolasi mandiri.

“Keduanya tanpa gejala. Dan tetap diisolasi di Tirta Wana Dander,” jelasnya. Menurutnya, Jembatan Sosrodilogo setiap akhir pekan menjadi pusat kerumunan. Apalagi banyak ditemukan warga tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Tentu, ada potensi risiko kawasan tersebut menjadi klaster baru penularan Covid-19.

Baca Juga :  Dua Megaproyek Jalan Tetap Berlanjut

“Kegiatan ini untuk memastikan pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19. Jangan sampai kawasan ini menjadi klaster baru,” tutur Wakapolres. Sebelumnya, petugas gabungan juga menyusuri seputaran Kota Bojonegoro dibarengi dengan razia masker dan memberikan imbuan agar warga masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

Adapun tempat kerap menjadi sumber keramaian yakni warung-warung kopi atau kafe. Sementara itu, berdasar data dari laman infocovid19.jatimprov. go.id, jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Bojonegoro sebanyak 2.012 kasus. Rinciannya, 76 aktif, 1.818 sembuh, dan 118 meninggal dunia.

Radar Bojonegoro – Keramaian Sabtu malam (6/2) di Jembatan Sosro dilogo dicegah. Aparat gabungan menutup akses dan dilakukan operasi yustisi secara mendadak. Razia skala besar melibatkan kepolisian, TNI, satpol PP, BPBD, dan dinas kesehatan (dinkes) dengan melakukan tes rapid antigen secara acak.

Hasilnya, ada dua orang diketahui terkonfirmasi positif Covid-19. Wakapolres Bojonegoro Kompol Rendy Surya Aditama mengungkapkan, bahwa razia saat itu sebanyak 125 orang dites rapid antigen. Hasilnya, ada dua orang diketahui positif Covid-19. Sehingga, keduanya bergegas dibawa ke Tirta Wana Dander untuk menjalani isolasi mandiri.

“Keduanya tanpa gejala. Dan tetap diisolasi di Tirta Wana Dander,” jelasnya. Menurutnya, Jembatan Sosrodilogo setiap akhir pekan menjadi pusat kerumunan. Apalagi banyak ditemukan warga tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Tentu, ada potensi risiko kawasan tersebut menjadi klaster baru penularan Covid-19.

Baca Juga :  Antisipasi Covid-19 Varian Omicron Merebak, Meminimalisasi Mobilitas

“Kegiatan ini untuk memastikan pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19. Jangan sampai kawasan ini menjadi klaster baru,” tutur Wakapolres. Sebelumnya, petugas gabungan juga menyusuri seputaran Kota Bojonegoro dibarengi dengan razia masker dan memberikan imbuan agar warga masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

Adapun tempat kerap menjadi sumber keramaian yakni warung-warung kopi atau kafe. Sementara itu, berdasar data dari laman infocovid19.jatimprov. go.id, jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Bojonegoro sebanyak 2.012 kasus. Rinciannya, 76 aktif, 1.818 sembuh, dan 118 meninggal dunia.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Delapan Incumbent Kalah Suara

PT DESI Bakal Dilarang Beroperasi

Matangkan Persiapan

Rudjito – Zaenuri Divonis 4 Tahun


/