alexametrics
25 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

Hanya Diminati Pegawai, Bisnis Sepatu Pantofel Lesu

BISNIS – Penjualan sepatu pantofel belum ramai, karena konsumen masih terbatas. Sehingga toko sepatu kerap mengandalkan tren model lain untuk mendongkrak pendapatan. Selama ini, konsumen sepatu pantofel hanya menyasar segmentasi guru dan pegawai. Sedangkan, karyawan masih jarang. 

Fatimatus Sa’diya, karyawan toko mengatakan, penjualan sepatu pantofel konsumennya hanya kalangan tertentu. Bentuknya kulit, sehingga harga dan modelnya juga terbatas. Sehingga, konsumen bisa menyesuaikan sesuai bujet. 

Menurut Diya, sepatu pantofel identik dengan bahan kulit sehingga penggunanya juga terbatas. Tapi, penjualan sepatu kulit di Kota Soto ini cukup stabil. Tidak terjadi penurunan meski harganya cenderung tinggi. 

“Konsumen sudah hafal dengan harganya sebab jarang naik,” ungkapnya. Kenaikan harga sepatu kulit biasanya dipengaruhi bahan baku dan biaya pengiriman. Jadi kalau harga kulit tidak naik, tentu barang ke konsumen juga tidak dinaikkan.

Baca Juga :  Gebrakan Sosial Paguyupan Karya Muda Peduli (PKMP) LedokĀ 

Untuk penjualan masih normal, antara 5-10 pasang setiap harinya. Fendi salah satu konsumen mengatakan, sepatu pantofel ini biasa digunakan untuk kerja. “Kalau ada diskon atau model baru mungkin akan tambah koleksi,” ucapnya.

BISNIS – Penjualan sepatu pantofel belum ramai, karena konsumen masih terbatas. Sehingga toko sepatu kerap mengandalkan tren model lain untuk mendongkrak pendapatan. Selama ini, konsumen sepatu pantofel hanya menyasar segmentasi guru dan pegawai. Sedangkan, karyawan masih jarang. 

Fatimatus Sa’diya, karyawan toko mengatakan, penjualan sepatu pantofel konsumennya hanya kalangan tertentu. Bentuknya kulit, sehingga harga dan modelnya juga terbatas. Sehingga, konsumen bisa menyesuaikan sesuai bujet. 

Menurut Diya, sepatu pantofel identik dengan bahan kulit sehingga penggunanya juga terbatas. Tapi, penjualan sepatu kulit di Kota Soto ini cukup stabil. Tidak terjadi penurunan meski harganya cenderung tinggi. 

“Konsumen sudah hafal dengan harganya sebab jarang naik,” ungkapnya. Kenaikan harga sepatu kulit biasanya dipengaruhi bahan baku dan biaya pengiriman. Jadi kalau harga kulit tidak naik, tentu barang ke konsumen juga tidak dinaikkan.

Baca Juga :  Proyek Pelebaran Jalan: Penyerapan Naker Lokal Harus Maksimal

Untuk penjualan masih normal, antara 5-10 pasang setiap harinya. Fendi salah satu konsumen mengatakan, sepatu pantofel ini biasa digunakan untuk kerja. “Kalau ada diskon atau model baru mungkin akan tambah koleksi,” ucapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Tak Bisa Tambah Amunisi

Sekali Kirim SS Minimal 5 Gram

Artikel Terbaru


/