alexametrics
25.3 C
Bojonegoro
Wednesday, May 18, 2022

Kasus Korona Melonjak, Pilkada Jalan Terus

Radar Lamongan – Kasus corona virus disease 2019 (covid-19) di Lamongan mauoun seluruh Indonesia akhir-akhir ini kian meningkat. Informasi yang berkembang, tiga ketua komisioner di tiga daerah di Jatim terpapar covid-19. Yakni, Ketua komisioner KPU Situbondo, KPU Jombang, dan KPU Tuban. Meski begitu, proses pilkada yang akan digelar 9 Desember mendatang tetap jalan terus.

‘’Terkait urusan itu (kelanjutan pilkada), saya sendiri kan ditingkatan pelaksana, schedule (jadwal) sampai hari ini (kemarin), tidak ada perubahan,’’ tutur Ketua Komisioner KPUK Lamongan, Mahrus Ali kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (6/12).

Disinggung sikap KPUK Lamongan terhadap jumlah kasus covid-19 yang semakin meningkat. Mahrus menyatakan, upaya yang dilakukan yakni memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes).

Baca Juga :  Perbaikan Jalur Mudik Terus Dikebut

‘’Dari kita, fokus bagaimana penyiapan dari APD itu bisa digunakan sesuai dari anjuran. Begitupun di jajaran kita untuk melaksanakan kepatuhan terhadap prokes,’’ terang Mahrus. Menurut dia, penerapan prokes saat pemungutan suara sudah disimulasikan beberapa kali. Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19, terkait teknis pelaksanaan pemungutan suara dimasa pandemi covid-19.

‘’Kita memberikan pemahaman kepada pemilih untuk mematuhi prokes,’’ terang Mahrus. Sementara itu, kini pihaknya fokus terhadap distribusi logistik pemungutan suara. Menurut dia, seluruh logistik sudah lengkap, termasuk alat pelindung diri (APD) alkes.

Pendistribusian logistik ke PPS tahap akhir dilaksanakan kemarin. Targetnya seluruh logistik harus terdistribusi ke PPS paling lambat satu hari sebelum pelaksanaan pemungutan suara. ‘’Ini gelombang terakhir ya. Kekurangan hari ini (kemarin) akan kita selesaikan,’’ ujar Mahrus.

Baca Juga :  Siapkan 202 Server Utama

Sementara itu, Ketua Komisioner Bawaslu Lamongan, Miftakhul Badar menyatakan, pengawasan terhadap protokol kesehatan sudah dilakukan jauh-jauh hari, dan akan lebih dimaksimalkan saat pelaksanaan pemungutan suara hingga pungut hitung.

‘’Sejak awal kita memberikan keseriusan terhadap itu. Buktinya kita menjadi salah satu kabupaten dengan laporan pelanggaran prokes terbanyak,’’ terang Badar.

Seperti diketahui, terdapat tiga paslon yang maju di Pilkada Lamongan. Diantaranya paslon Suhandoyo – Astiti Suwarni, Yuhronur Efendi – Abdul Roud, dan Kartika Hidayati – Saim. Badar mengatakan, penertiban alat peraga kampanye (APK) dilaksanakan di seluruh kecamatan. ‘’Tiga hari dimasa tenang ini, kita juga melakukan patrol pengawasan,’’ klaim Badar.

Radar Lamongan – Kasus corona virus disease 2019 (covid-19) di Lamongan mauoun seluruh Indonesia akhir-akhir ini kian meningkat. Informasi yang berkembang, tiga ketua komisioner di tiga daerah di Jatim terpapar covid-19. Yakni, Ketua komisioner KPU Situbondo, KPU Jombang, dan KPU Tuban. Meski begitu, proses pilkada yang akan digelar 9 Desember mendatang tetap jalan terus.

‘’Terkait urusan itu (kelanjutan pilkada), saya sendiri kan ditingkatan pelaksana, schedule (jadwal) sampai hari ini (kemarin), tidak ada perubahan,’’ tutur Ketua Komisioner KPUK Lamongan, Mahrus Ali kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (6/12).

Disinggung sikap KPUK Lamongan terhadap jumlah kasus covid-19 yang semakin meningkat. Mahrus menyatakan, upaya yang dilakukan yakni memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes).

Baca Juga :  Santi Pujiwinarti, Inspirasi Anak Muda Masa Kini

‘’Dari kita, fokus bagaimana penyiapan dari APD itu bisa digunakan sesuai dari anjuran. Begitupun di jajaran kita untuk melaksanakan kepatuhan terhadap prokes,’’ terang Mahrus. Menurut dia, penerapan prokes saat pemungutan suara sudah disimulasikan beberapa kali. Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19, terkait teknis pelaksanaan pemungutan suara dimasa pandemi covid-19.

‘’Kita memberikan pemahaman kepada pemilih untuk mematuhi prokes,’’ terang Mahrus. Sementara itu, kini pihaknya fokus terhadap distribusi logistik pemungutan suara. Menurut dia, seluruh logistik sudah lengkap, termasuk alat pelindung diri (APD) alkes.

Pendistribusian logistik ke PPS tahap akhir dilaksanakan kemarin. Targetnya seluruh logistik harus terdistribusi ke PPS paling lambat satu hari sebelum pelaksanaan pemungutan suara. ‘’Ini gelombang terakhir ya. Kekurangan hari ini (kemarin) akan kita selesaikan,’’ ujar Mahrus.

Baca Juga :  Siapkan 202 Server Utama

Sementara itu, Ketua Komisioner Bawaslu Lamongan, Miftakhul Badar menyatakan, pengawasan terhadap protokol kesehatan sudah dilakukan jauh-jauh hari, dan akan lebih dimaksimalkan saat pelaksanaan pemungutan suara hingga pungut hitung.

‘’Sejak awal kita memberikan keseriusan terhadap itu. Buktinya kita menjadi salah satu kabupaten dengan laporan pelanggaran prokes terbanyak,’’ terang Badar.

Seperti diketahui, terdapat tiga paslon yang maju di Pilkada Lamongan. Diantaranya paslon Suhandoyo – Astiti Suwarni, Yuhronur Efendi – Abdul Roud, dan Kartika Hidayati – Saim. Badar mengatakan, penertiban alat peraga kampanye (APK) dilaksanakan di seluruh kecamatan. ‘’Tiga hari dimasa tenang ini, kita juga melakukan patrol pengawasan,’’ klaim Badar.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/