alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Sosialisasi Fungsi Empat Pilar MPR 

TUBAN – Pancasila adalah dasar dan ideologi negara  Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Didik Mukrianto, SH., MH,  Fraksi Partai Demokrat DPR RI saat menggelar sosialisasi empat pilar MPR RI di Tuban, Jumat (3/11).

Sosialisasi tersebut digalakkan MPR melalui anggotanya di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Tujuannya, memberikan pemahaman yang  lengkap tentang makna empat pilar MPR. 

Karena salah satu kelemahan bangsa ini adalah menghadapi liberalisasi sebagai buah dari globalisasi, dikhawatirkan bakal menimbulkan berbagai ekses negatif.

Menurut anggota Komisi III DPR RI ini, kelemahan dalam memfilter arus globalisasi menjadi salah satu kekhawatiran terjadinya krisis ideologis yang berdampak pada tergerusnya jati diri bangsa yang Pancasilais seiring dengan perkembangan kehidupan global dan tuntutan sebagai akibat adanya kemajuan dalam segala bidang.

Baca Juga :  Mengembalikan Keluarga sebagai Pendidikan Utama

“Ekses negatif dari arus globalisasi dan liberalisasi ini apabila tidak segera direspons secara arif, maka bisa berdampak buruk bagi bangsa Indonesia.

Karena itu, diperlukan pemahaman dan pengukuhan makna empat pilar MPR sebagai dasar nilai-nilai dasar nasionalisme. 

Empat pilar MPR tersebut, lanjut Didik, bisa difungsikan sebagai filter. ”Termasuk filter masuknya paham yang bisa merusak keutuhan NKRI,” ungkap pria yang juga ketua umum Karang Taruna Nasional ini.

Melalui pengamalan nilai-nilai empat pilar MPR ini, diharapkan dapat mengukuhkan jiwa kebangsaan, nasionalisme dan patriotisme generasi penerus bangsa agar semakin mencintai dan berkeinginan untuk membangun negeri ini. 

Empat pilar MPR RI ini dapat menjadi panduan yang efektif dan nyata, apabila semua elemen masyarakat konsisten mengamalkannya dalam arti yang seluas-luasnya.

Baca Juga :  Airlangga: Kemiskinan Ekstrem Ditarget Mendekati Nol Pada 2024

“Pancasila konstitusi negara sebagai dasar negara dan pedoman hidup berbangsa dan berbegara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai wujud keberagaman masyarakat kita, dan NKRI adalah kita semua. 

Sehingga apabila kita mampu memahami dan mengamalkan makna yang terkandung dalam empat pilar MPR ini, insya Allah negara ini akan semakin aman, makmur, dan sentosa” imbuh sekretaris Fraksi Partai Demokrat ini.

TUBAN – Pancasila adalah dasar dan ideologi negara  Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Didik Mukrianto, SH., MH,  Fraksi Partai Demokrat DPR RI saat menggelar sosialisasi empat pilar MPR RI di Tuban, Jumat (3/11).

Sosialisasi tersebut digalakkan MPR melalui anggotanya di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Tujuannya, memberikan pemahaman yang  lengkap tentang makna empat pilar MPR. 

Karena salah satu kelemahan bangsa ini adalah menghadapi liberalisasi sebagai buah dari globalisasi, dikhawatirkan bakal menimbulkan berbagai ekses negatif.

Menurut anggota Komisi III DPR RI ini, kelemahan dalam memfilter arus globalisasi menjadi salah satu kekhawatiran terjadinya krisis ideologis yang berdampak pada tergerusnya jati diri bangsa yang Pancasilais seiring dengan perkembangan kehidupan global dan tuntutan sebagai akibat adanya kemajuan dalam segala bidang.

Baca Juga :  Energi Baru Pelayanan Publik

“Ekses negatif dari arus globalisasi dan liberalisasi ini apabila tidak segera direspons secara arif, maka bisa berdampak buruk bagi bangsa Indonesia.

Karena itu, diperlukan pemahaman dan pengukuhan makna empat pilar MPR sebagai dasar nilai-nilai dasar nasionalisme. 

Empat pilar MPR tersebut, lanjut Didik, bisa difungsikan sebagai filter. ”Termasuk filter masuknya paham yang bisa merusak keutuhan NKRI,” ungkap pria yang juga ketua umum Karang Taruna Nasional ini.

Melalui pengamalan nilai-nilai empat pilar MPR ini, diharapkan dapat mengukuhkan jiwa kebangsaan, nasionalisme dan patriotisme generasi penerus bangsa agar semakin mencintai dan berkeinginan untuk membangun negeri ini. 

Empat pilar MPR RI ini dapat menjadi panduan yang efektif dan nyata, apabila semua elemen masyarakat konsisten mengamalkannya dalam arti yang seluas-luasnya.

Baca Juga :  Mengembalikan Keluarga sebagai Pendidikan Utama

“Pancasila konstitusi negara sebagai dasar negara dan pedoman hidup berbangsa dan berbegara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai wujud keberagaman masyarakat kita, dan NKRI adalah kita semua. 

Sehingga apabila kita mampu memahami dan mengamalkan makna yang terkandung dalam empat pilar MPR ini, insya Allah negara ini akan semakin aman, makmur, dan sentosa” imbuh sekretaris Fraksi Partai Demokrat ini.

Artikel Terkait

Most Read

Perlindungan Asuransi Jiwa dan Investasi

Harga Cabai Masih Tinggi

Kado Manis di HUT Bhayangkara

Artikel Terbaru

/