alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Santunan Yatim Tahun Depan Jadi 1,5 Juta

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Santunan yang diberikan kepada anak yatim akan ditambah. Pemkab Bojonegoro akan merealisasikan tahun depan. Dari Rp 1,25 juta per anak menjadi Rp 1,5 juta. Sumber dana berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

’’Yatama (anak yatim) adalah kader dan generasi kita yang sejak dini sudah ditinggal orang tua. Perlu diberikan kesejahteraan,’’ kata Bupati Anna Mu’awanah ketika menghadiri gema salawat di Alun-Alun Bojonegoro kemarin (6/10).

Bu Anna mengatakan, sumber dana dari APBD itu untuk memberikan kontribusi kepada kesejahteraan anak yatim. Dan hal baru dalam APBD dilakukan tahun ini. Penyalurannya langsung masuk ke rekening penerima.

Baca Juga :  Cuaca Panas, Cabai Rentan Penyakit

Bupati mengatakan, orang tua yang merasa memiliki putra atau putri yatim dan masuk lembaga kesejahteraan anak (LKSA) untuk mendaftarkan penerima santunan. Dan pada 2020 segera direalisasikan.

’’Mohon doa agar kenaikan tahun depan terealisasikan,’’ ujar bupati alumni Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang tersebut.

Bu Anna mengatakan, santunan ini termasuk bentuk syukur terhadap potensi Bojonegoro berupa minyak dan gas bumi (migas). Potensi migasnya menjadi sumber terbesar se-Indonesia.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Santunan yang diberikan kepada anak yatim akan ditambah. Pemkab Bojonegoro akan merealisasikan tahun depan. Dari Rp 1,25 juta per anak menjadi Rp 1,5 juta. Sumber dana berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

’’Yatama (anak yatim) adalah kader dan generasi kita yang sejak dini sudah ditinggal orang tua. Perlu diberikan kesejahteraan,’’ kata Bupati Anna Mu’awanah ketika menghadiri gema salawat di Alun-Alun Bojonegoro kemarin (6/10).

Bu Anna mengatakan, sumber dana dari APBD itu untuk memberikan kontribusi kepada kesejahteraan anak yatim. Dan hal baru dalam APBD dilakukan tahun ini. Penyalurannya langsung masuk ke rekening penerima.

Baca Juga :  Temuan Empat Bus Tidak Laik Usai Dioperasi

Bupati mengatakan, orang tua yang merasa memiliki putra atau putri yatim dan masuk lembaga kesejahteraan anak (LKSA) untuk mendaftarkan penerima santunan. Dan pada 2020 segera direalisasikan.

’’Mohon doa agar kenaikan tahun depan terealisasikan,’’ ujar bupati alumni Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang tersebut.

Bu Anna mengatakan, santunan ini termasuk bentuk syukur terhadap potensi Bojonegoro berupa minyak dan gas bumi (migas). Potensi migasnya menjadi sumber terbesar se-Indonesia.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/