alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Material Cor Tumpah, Damkar Semprot Jalanan

Radar Bojonegoro – Jalan di perempatan Jalan Basuki Rahmat dan Jalan dr Cipto, Kecamatan Kota, sekitar pukul 15.30 kemarin (6/8) mendadak tersendat. Padahal, sudah ada lampu merah. Truk tronton, bus, dan roda empat lainnya harus melambat dan bergantian.

Ternyata, tepat di utara lampu merah terdapat dua petugas pemadam kebakaran (damkar) menyemprot jalan raya provinsi tersebut. Pemicunya ada tumpahan material semen cor tepat di bahu jalan yang mengganggu pengendara melintas.

Terlihat kerikil dan bebatuan hitam berserakan di jalan. “Rabu lalu ada dua titik di pertigaan Jalan Veteran-Ahmad Yani dan Baureno. Kalau hari ini (kemarin, Red) tiga titik. Pagi di Jalan Untung Suropati dan Jalan Gajahmada, sorenya di Jalan Basuki Rahmat,” kata Kepala Dinas Damkar Achmad Gunawan.

Informasi dihimpun, tumpahan material di Jalan Untung Suropati kemarin pagi juga memicu pengendara terjatuh. Sehingga, petugas damkar juga membersihkan jalan dengan melakukan penyemprotan. Gunawan mengatakan, sejak Rabu lalu (5/8) sudah ada beberapa laporan masuk terkait adanya material tercecer di jalan.

Baca Juga :  Warga Beijing padati pos pemeriksaan PCR

Adapun material lebih sering tercecer memang semen cor dari truk molen. Naiknya intensitas jumlah truk molen pengangkut semen cor serta truk pengangkut material base course atau limestone di jalan raya merupakan dampak banyaknya proyek.

Tak jarang material diangkut tercecer di jalan raya. Hal tersebut tentu membahayakan pengguna jalan khususnya pengendara motor. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro Andik Sudjarwo sudah berkali-kali menerima keluhan tersebut dari masyarakat.

Pihaknya akan menindaklanjuti keluhan masyarakat dengan bersurat kepada Dinas Perizinan Bojonegoro guna mendapat data para pengusaha yang bertanggung jawab mengirimkan material ke beberapa titik-titik proyek. “Datanya yang kami minta penanggung jawab sekaligus alamat perusahaannya. Nantinya kami lakukan sosialisasi secara door to door ke perusahaan-perusahaan tersebut,” terangnya.

Baca Juga :  Lelang Tuntas, Empat Trotoar Digarap Minggu Depan

Ia mengungkapkan, kemarin pagi dishub berkoordinasi dengan dinas damkar untuk menyemprot material base course yang tercecer di Jalan Untung Suropati. Laporan ia dapat, sudah ada pengendara motor jatuh akibat material tercecer tersebut.

Karena itu, kesadaran dari para pengusaha sekaligus sopir truk harus ditingkatkan lagi. Menurut pengamatannya, ada tiga penyebab material itu tercecer di jalan raya. Pertama, muatan yang diangkut berlebihan. Kedua, sisasisa material usai dibongkar keluar dari sela-sela bak truk. Ketiga, kemungkinan ada kebocoran pada molen atau bak truknya. “Karena itu, kami ingin sampaikan langsung kepada para driver ini agar selalu mengecek kesiapan kendaraannya sebelum jalan dan tetap wajib mematuhi lalu lintas,” imbuhnya.

Radar Bojonegoro – Jalan di perempatan Jalan Basuki Rahmat dan Jalan dr Cipto, Kecamatan Kota, sekitar pukul 15.30 kemarin (6/8) mendadak tersendat. Padahal, sudah ada lampu merah. Truk tronton, bus, dan roda empat lainnya harus melambat dan bergantian.

Ternyata, tepat di utara lampu merah terdapat dua petugas pemadam kebakaran (damkar) menyemprot jalan raya provinsi tersebut. Pemicunya ada tumpahan material semen cor tepat di bahu jalan yang mengganggu pengendara melintas.

Terlihat kerikil dan bebatuan hitam berserakan di jalan. “Rabu lalu ada dua titik di pertigaan Jalan Veteran-Ahmad Yani dan Baureno. Kalau hari ini (kemarin, Red) tiga titik. Pagi di Jalan Untung Suropati dan Jalan Gajahmada, sorenya di Jalan Basuki Rahmat,” kata Kepala Dinas Damkar Achmad Gunawan.

Informasi dihimpun, tumpahan material di Jalan Untung Suropati kemarin pagi juga memicu pengendara terjatuh. Sehingga, petugas damkar juga membersihkan jalan dengan melakukan penyemprotan. Gunawan mengatakan, sejak Rabu lalu (5/8) sudah ada beberapa laporan masuk terkait adanya material tercecer di jalan.

Baca Juga :  Produsen Rokok Belum Bisa Memastikan

Adapun material lebih sering tercecer memang semen cor dari truk molen. Naiknya intensitas jumlah truk molen pengangkut semen cor serta truk pengangkut material base course atau limestone di jalan raya merupakan dampak banyaknya proyek.

Tak jarang material diangkut tercecer di jalan raya. Hal tersebut tentu membahayakan pengguna jalan khususnya pengendara motor. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro Andik Sudjarwo sudah berkali-kali menerima keluhan tersebut dari masyarakat.

Pihaknya akan menindaklanjuti keluhan masyarakat dengan bersurat kepada Dinas Perizinan Bojonegoro guna mendapat data para pengusaha yang bertanggung jawab mengirimkan material ke beberapa titik-titik proyek. “Datanya yang kami minta penanggung jawab sekaligus alamat perusahaannya. Nantinya kami lakukan sosialisasi secara door to door ke perusahaan-perusahaan tersebut,” terangnya.

Baca Juga :  Lelang Tuntas, Empat Trotoar Digarap Minggu Depan

Ia mengungkapkan, kemarin pagi dishub berkoordinasi dengan dinas damkar untuk menyemprot material base course yang tercecer di Jalan Untung Suropati. Laporan ia dapat, sudah ada pengendara motor jatuh akibat material tercecer tersebut.

Karena itu, kesadaran dari para pengusaha sekaligus sopir truk harus ditingkatkan lagi. Menurut pengamatannya, ada tiga penyebab material itu tercecer di jalan raya. Pertama, muatan yang diangkut berlebihan. Kedua, sisasisa material usai dibongkar keluar dari sela-sela bak truk. Ketiga, kemungkinan ada kebocoran pada molen atau bak truknya. “Karena itu, kami ingin sampaikan langsung kepada para driver ini agar selalu mengecek kesiapan kendaraannya sebelum jalan dan tetap wajib mematuhi lalu lintas,” imbuhnya.

Artikel Terkait

Most Read

Pastikan Kotak Suara Kardus Kedap Air

Kata Perempuan ini Bahagia itu Simpel

Menunggu Sidang Skripsi

Artikel Terbaru


/