alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Masih Tuntaskan Verifikasi User

TUBAN – Radar Tuban, Rencana kelanjutan pembangunan Pasar Besar Tuban (PBT) yang mangkrak lebih dari satu dekade sampai kini belum pasti.

Padahal, sejumlah persyaratan administrasi yang menjadi legal standing kelanjutan pembangunan pasar tradisional di Jalan Letda Sucipto itu sudah klir. Termasuk klausul perjanjian kerja sama antara Pemkab Tuban dengan PT Hutama Karya (HK), pengelola pasar juga sudah selesai.

Sekretaris Dinas Koperasi Perindustrian dan Predagangan (Diskoperindag) Tuban Soni Kurniawan mengatakan, rencana kelanjutan pembangunan pasar yang berlokasi di Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban  masih berjalan. Sekarang ini, terang dia, tengah proses persiapan. Salah satunya verifikasi pendataan user. ”Banyaknya user yang terdaftar membuat proses verifikasi tak berlangsung cepat,” ujar Soni, sapaan akrabnya kepada Jawa Pos Radar Tuban kemarin (6/8).

Baca Juga :  Tak Nikmati Manisnya Harga Garam

Selain jumlah user yang banyak, sebagian di antara mereka sulit terindentifikasi. Utamanya user dari luar Tuban. ‘’Yang dari Tuban saja terkadang sulit terverifikasi karena sebagian sudah pindah, apalagi yang dari luar Tuban,’’ kata mantan sekretaris dinas penanaman modal, pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTS) itu.

Kapan kepastian groundbreaking  dimulai? Soni belum bisa memastikan. ‘’Yang jelas, proses ke arah sana (groundbreaking, Red) terus berjalan,’’ tegas dia.

Sekadar diketahui, baik Pemkab Tuban maupun PT HK melalui anak perusahaan HK Realtindo telah sepakat dengan klausul di dalam nota perjanjian kerja sama. Termasuk hak dan tanggung jawab masing-masing pihak, baik HK Realtindo maupun pemkab. Semua sudah klir. Sudah tidak ada lagi yang menjadi penghambat kelanjutan pembangunan PBT dan tinggal proses eksekusinya saja.

Baca Juga :  Destinasi Waduk Grobogan

TUBAN – Radar Tuban, Rencana kelanjutan pembangunan Pasar Besar Tuban (PBT) yang mangkrak lebih dari satu dekade sampai kini belum pasti.

Padahal, sejumlah persyaratan administrasi yang menjadi legal standing kelanjutan pembangunan pasar tradisional di Jalan Letda Sucipto itu sudah klir. Termasuk klausul perjanjian kerja sama antara Pemkab Tuban dengan PT Hutama Karya (HK), pengelola pasar juga sudah selesai.

Sekretaris Dinas Koperasi Perindustrian dan Predagangan (Diskoperindag) Tuban Soni Kurniawan mengatakan, rencana kelanjutan pembangunan pasar yang berlokasi di Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban  masih berjalan. Sekarang ini, terang dia, tengah proses persiapan. Salah satunya verifikasi pendataan user. ”Banyaknya user yang terdaftar membuat proses verifikasi tak berlangsung cepat,” ujar Soni, sapaan akrabnya kepada Jawa Pos Radar Tuban kemarin (6/8).

Baca Juga :  Daya Beli Kaus Tema Balap Meningkat

Selain jumlah user yang banyak, sebagian di antara mereka sulit terindentifikasi. Utamanya user dari luar Tuban. ‘’Yang dari Tuban saja terkadang sulit terverifikasi karena sebagian sudah pindah, apalagi yang dari luar Tuban,’’ kata mantan sekretaris dinas penanaman modal, pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTS) itu.

Kapan kepastian groundbreaking  dimulai? Soni belum bisa memastikan. ‘’Yang jelas, proses ke arah sana (groundbreaking, Red) terus berjalan,’’ tegas dia.

Sekadar diketahui, baik Pemkab Tuban maupun PT HK melalui anak perusahaan HK Realtindo telah sepakat dengan klausul di dalam nota perjanjian kerja sama. Termasuk hak dan tanggung jawab masing-masing pihak, baik HK Realtindo maupun pemkab. Semua sudah klir. Sudah tidak ada lagi yang menjadi penghambat kelanjutan pembangunan PBT dan tinggal proses eksekusinya saja.

Baca Juga :  Aduan Seleksi Perangkat Desa, Harus Evaluasi Kerjasama dengan Kampus

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/