alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Gagal Lanjutkan Tren Positif

TUBAN – Tim Martapura FC tetap begitu perkasa bagi Persatu. Meski manajemen telah mendatangkan pelatih anyar, Laskar Ronggolawe masih kalah 0-1 pada laga lanjutan Liga 2 wilayah timur di Stadion Demang Lehman Martapura Kalimantan Selatan, kemarin (6/7).

Free kick kapten Martapura FC Ardan Aras menit ke-79 menghempaskan harapan Persatu mencuri poin dalam laga tandang kedua ini. Capaian ini memperpanjang daftar catatan Persatu tak pernah menang atas Laskar Sultan Adam, selama dua tahun terakhir. Pada Liga 2 2017 leg pertama Persatu ditahan imbang 1-1 di Stadion Lokajaya. Dan pertemuan kedua kalah 3-4 di markas Martapura FC.

Baca Juga :  Tertipu Jual Beli Online

Sejak kickoff, tuan rumah cukup menguasai pertandingan. Tekanan yang digencarkan Ardan Aras dan kawan-kawan sempat merepotkan pertahanan Persatu. Beruntung Bima Boy dkk berhasil mematahkannya. Persatu yang berstatus tim tamu berupaya menyerang dan memanfaatkan counter attack. Peluang yang tercipta belum berbuah manis. Hingga turun minum, papan skor tetap 0-0.

Di babak kedua, strategi Persatu masih mudah dibaca tuan rumah. Bahkan Martapura FC kembali menguasai medan pertandingan. Peluang kerap tercipta dari hasil kerja sama tim besutan Frans Sinatra Huwae. Cemerlangnya penampilan kiper Persatu Rully Desrian dan barisan pertahanan membuat gawang Persatu tetap perawan. Sayang, petaka datang melalui bola mati pada menit ke-79 yang hanya berjarak sekitar 2 meter dari area kotak terlarang. Tendangan kaki kanan Ardan Aras berhasil menaklukkan kiper berpengalaman Rully Desrian. Skor 1-0 untuk kemenangan Martapura FC bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.

Baca Juga :  Bukan Momentum Tanya-Tanya

Hasil tersebut membuat Persatu gagal melanjutkan tren positifnya, setelah sebelumnya menumbangkan tuan rumah PSBS Biak 1-0, Senin (1/7) lalu.

Head coach Persatu, Purwanto kepada Jawa Pos Radar Tuban menyampaikan, permainan anak asuhnya sudah cukup apik. Begitu juga pola menyerang dan bertahan. Terbukti Bima Boy Asmara dkk berhasil mengimbangi permainan dan menyerang.

‘’Cara  bermain semakin bagus. Tapi harus kandas dengan kelakuan wasit yang begitu merusak permainan teman-teman Persatu,’’ ujar Purwanto.

Atas hasil ini, evaluasi akan segera dilakukan Persatu untuk menghadapi tuan rumah Persiba Balikpapan, Minggu (14/7) pekan depan.

TUBAN – Tim Martapura FC tetap begitu perkasa bagi Persatu. Meski manajemen telah mendatangkan pelatih anyar, Laskar Ronggolawe masih kalah 0-1 pada laga lanjutan Liga 2 wilayah timur di Stadion Demang Lehman Martapura Kalimantan Selatan, kemarin (6/7).

Free kick kapten Martapura FC Ardan Aras menit ke-79 menghempaskan harapan Persatu mencuri poin dalam laga tandang kedua ini. Capaian ini memperpanjang daftar catatan Persatu tak pernah menang atas Laskar Sultan Adam, selama dua tahun terakhir. Pada Liga 2 2017 leg pertama Persatu ditahan imbang 1-1 di Stadion Lokajaya. Dan pertemuan kedua kalah 3-4 di markas Martapura FC.

Baca Juga :  Bermain Paralayang sambil Menunggu Buka

Sejak kickoff, tuan rumah cukup menguasai pertandingan. Tekanan yang digencarkan Ardan Aras dan kawan-kawan sempat merepotkan pertahanan Persatu. Beruntung Bima Boy dkk berhasil mematahkannya. Persatu yang berstatus tim tamu berupaya menyerang dan memanfaatkan counter attack. Peluang yang tercipta belum berbuah manis. Hingga turun minum, papan skor tetap 0-0.

Di babak kedua, strategi Persatu masih mudah dibaca tuan rumah. Bahkan Martapura FC kembali menguasai medan pertandingan. Peluang kerap tercipta dari hasil kerja sama tim besutan Frans Sinatra Huwae. Cemerlangnya penampilan kiper Persatu Rully Desrian dan barisan pertahanan membuat gawang Persatu tetap perawan. Sayang, petaka datang melalui bola mati pada menit ke-79 yang hanya berjarak sekitar 2 meter dari area kotak terlarang. Tendangan kaki kanan Ardan Aras berhasil menaklukkan kiper berpengalaman Rully Desrian. Skor 1-0 untuk kemenangan Martapura FC bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.

Baca Juga :  Harus Naik, Urunan Kinerja Perusahaan Daerah Pasar Lamongan Minim

Hasil tersebut membuat Persatu gagal melanjutkan tren positifnya, setelah sebelumnya menumbangkan tuan rumah PSBS Biak 1-0, Senin (1/7) lalu.

Head coach Persatu, Purwanto kepada Jawa Pos Radar Tuban menyampaikan, permainan anak asuhnya sudah cukup apik. Begitu juga pola menyerang dan bertahan. Terbukti Bima Boy Asmara dkk berhasil mengimbangi permainan dan menyerang.

‘’Cara  bermain semakin bagus. Tapi harus kandas dengan kelakuan wasit yang begitu merusak permainan teman-teman Persatu,’’ ujar Purwanto.

Atas hasil ini, evaluasi akan segera dilakukan Persatu untuk menghadapi tuan rumah Persiba Balikpapan, Minggu (14/7) pekan depan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/