alexametrics
26.8 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Motor v Truk, Pasutri Tewas

NGIMBANG – Dua pengendara motor tewas setelah tertabrak truk di jalan raya Babat  – Jombang. Tepatnya, Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngimbang kemarin (6/5).

‘’Meninggal dunia di tempat setelah tertabrak truk dengan luka parah,’’ ujar Kanitlaka Lantas Polres Lamongan, Iptu Sudibyo.

Dia menjelaskan, awalnya truk B 9045 WT yang dikemudikan Deni Arta Saputra, 35, asal Jabaran, Desa Kedungpari, Kecamatan Mojowarno, Jombang melaju dari utara. Kecepatannya, sekitar 70 km per jam.

Mendekati tempat kejadian perkara, dari arah berlawanan meluncur motor S 6398 KB yang dikendarai Pudjianto, 51. Dia membonceng istrinya Srimulyani, 50. Motor pasutri asal Desa Tunggunjagir, Kecamatan Mantup itu kemudian oleng ke kanan.

Baca Juga :  Khasnya Gerakan Patah-Patah, Kaku, Ada Lucunya

Karena jaraknya dekat, motor tertabrak truk. ‘’Sepeda motor tertabrak dari depan truk. Entah pengendara tersebut ingin menghindari atau apa sampai oleng,’’ ujarnya.

Sopir truk berusaha membanting setir ke kiri untuk menghindari tabrakan. Namun, terlambat. Motor dan dua korban ikut terseret hingga 10 meter di titik kejadian.

Pudjianto tewas dengan luka pada kedua kaki.  Sedangkan istrinya juga tewas dengan luka patah tulang pada kaki serta luka robek di perut. Kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut diamankan di Mapolsek Ngimbang.

‘’Sopir sampai saat ini masih diamankan di kantor unit laka lantas Polres Lamongan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,’’ kata Sudibyo,

Deni Arta Saputra di hadpaan petugas mengatakan, dirinya mengemudikan truk dari utara dengan kecepatan sekitar 70 km per jam. Dia panik saat mengetahui ada motor di depannya. Langkah membanting setir ke kiri untuk menghindari tabrakan.

Baca Juga :  Bantuan Subsidi Upah Dicairkan Bertahap

‘’Saya juga gak tahu kenapa sampai berbelok dan di depan truk. Padahal jalan terlihat sepi, tidak ada kendaraan yang disalip,’’ katanya.

NGIMBANG – Dua pengendara motor tewas setelah tertabrak truk di jalan raya Babat  – Jombang. Tepatnya, Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngimbang kemarin (6/5).

‘’Meninggal dunia di tempat setelah tertabrak truk dengan luka parah,’’ ujar Kanitlaka Lantas Polres Lamongan, Iptu Sudibyo.

Dia menjelaskan, awalnya truk B 9045 WT yang dikemudikan Deni Arta Saputra, 35, asal Jabaran, Desa Kedungpari, Kecamatan Mojowarno, Jombang melaju dari utara. Kecepatannya, sekitar 70 km per jam.

Mendekati tempat kejadian perkara, dari arah berlawanan meluncur motor S 6398 KB yang dikendarai Pudjianto, 51. Dia membonceng istrinya Srimulyani, 50. Motor pasutri asal Desa Tunggunjagir, Kecamatan Mantup itu kemudian oleng ke kanan.

Baca Juga :  Persela Pertahankan Pertahanan, Rubah Penyerangan

Karena jaraknya dekat, motor tertabrak truk. ‘’Sepeda motor tertabrak dari depan truk. Entah pengendara tersebut ingin menghindari atau apa sampai oleng,’’ ujarnya.

Sopir truk berusaha membanting setir ke kiri untuk menghindari tabrakan. Namun, terlambat. Motor dan dua korban ikut terseret hingga 10 meter di titik kejadian.

Pudjianto tewas dengan luka pada kedua kaki.  Sedangkan istrinya juga tewas dengan luka patah tulang pada kaki serta luka robek di perut. Kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut diamankan di Mapolsek Ngimbang.

‘’Sopir sampai saat ini masih diamankan di kantor unit laka lantas Polres Lamongan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,’’ kata Sudibyo,

Deni Arta Saputra di hadpaan petugas mengatakan, dirinya mengemudikan truk dari utara dengan kecepatan sekitar 70 km per jam. Dia panik saat mengetahui ada motor di depannya. Langkah membanting setir ke kiri untuk menghindari tabrakan.

Baca Juga :  Refocusing APBD Lamongan, Kegiatan Pembangunan Terancam Melambat

‘’Saya juga gak tahu kenapa sampai berbelok dan di depan truk. Padahal jalan terlihat sepi, tidak ada kendaraan yang disalip,’’ katanya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/