alexametrics
27.6 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Enam Kades Akhirnya Lantik Perangkat

BOJONEGORO – Enam kepala desa (kades) selama ini kukuh tidak mau melantik perangkat desa hasil seleksi 2017, akhirnya luluh. Hingga kemarin (6/5) sudah tiga desa yang sudah melakukan pelantikan perangkat desa (perades).

“Sisanya akan segera menyusul,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Faisol Ahmadi kemarin (6/5).

Tiga desa sudah melantik itu adalah Desa Kuniran, Kecamatan Purwosari; Desa Kedungrejo dan Desa Sukorejo, Kecamatan Malo. Sedangkan, yang belum melantik adalah Desa Wotanngare, Kecamatan Kalitidu; Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo; dan Sumberrejo, Kecamatan Malo.

Seleksi perangkat desa pada 2017 diikuti ratusan desa di 28 kecamatan. Sebelumnya, jumlah desa yang tidak mau melantik lebih dari enam desa. Namun, lainnya lama-lama berubah pikiran dan melantik perangkat hasil selesai.

Baca Juga :  Meski Sering Hujan, Tetap Waspada Kebakaran

Sedangkan enam desa disebutkan tadi, menempuh langkah hukum untuk menggugat pemkab setempat. Faisol menjelaskan, pelantikan itu tidak dilakukan mendadak. Namun, sudah direncanakan sejak lama. Pemkab juga sudah menerima pemberitahuan dari desa mengenai pelantikan itu.

“Tidak mendadak kok. Sudah direncanakan,” terangnya.

Pemkab juga memberikan sanksi nonaktif pada lima kades dari enam itu. Penonaktifan sempat ditunda Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya. Namun, penundaan itu kini dicabut. Kondisi itu membuat lima kades itu tidak bisa mencairkan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD).

Wakil Ketua DPRD Sukur Priyanto mengatakan, masalah itu sudah berlangsung cukup lama. Sehingga, harus segera diselesaikan. Tentunya ada aturan menjadi acuan penyelesaiannya “Tidak baik juga jika masalah itu masih terus terjadi,” ungkap dia.

Baca Juga :  Belum Miliki Data Stunting Setiap Kecamatan

Bulan depan adalah pilkades serentak. Sejumlah kades yang bermasalah itu ada yang mencalonkan diri lagi dalam pilkades.

BOJONEGORO – Enam kepala desa (kades) selama ini kukuh tidak mau melantik perangkat desa hasil seleksi 2017, akhirnya luluh. Hingga kemarin (6/5) sudah tiga desa yang sudah melakukan pelantikan perangkat desa (perades).

“Sisanya akan segera menyusul,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Faisol Ahmadi kemarin (6/5).

Tiga desa sudah melantik itu adalah Desa Kuniran, Kecamatan Purwosari; Desa Kedungrejo dan Desa Sukorejo, Kecamatan Malo. Sedangkan, yang belum melantik adalah Desa Wotanngare, Kecamatan Kalitidu; Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo; dan Sumberrejo, Kecamatan Malo.

Seleksi perangkat desa pada 2017 diikuti ratusan desa di 28 kecamatan. Sebelumnya, jumlah desa yang tidak mau melantik lebih dari enam desa. Namun, lainnya lama-lama berubah pikiran dan melantik perangkat hasil selesai.

Baca Juga :  Hari Ini 75 Sekolah Gelar Pembelejaran Tatap Muka

Sedangkan enam desa disebutkan tadi, menempuh langkah hukum untuk menggugat pemkab setempat. Faisol menjelaskan, pelantikan itu tidak dilakukan mendadak. Namun, sudah direncanakan sejak lama. Pemkab juga sudah menerima pemberitahuan dari desa mengenai pelantikan itu.

“Tidak mendadak kok. Sudah direncanakan,” terangnya.

Pemkab juga memberikan sanksi nonaktif pada lima kades dari enam itu. Penonaktifan sempat ditunda Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya. Namun, penundaan itu kini dicabut. Kondisi itu membuat lima kades itu tidak bisa mencairkan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD).

Wakil Ketua DPRD Sukur Priyanto mengatakan, masalah itu sudah berlangsung cukup lama. Sehingga, harus segera diselesaikan. Tentunya ada aturan menjadi acuan penyelesaiannya “Tidak baik juga jika masalah itu masih terus terjadi,” ungkap dia.

Baca Juga :  10 Desa Terbaik Implementasi Keterbukaan Informasi Publik 2021

Bulan depan adalah pilkades serentak. Sejumlah kades yang bermasalah itu ada yang mencalonkan diri lagi dalam pilkades.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/