alexametrics
23.4 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Disdag Pastikan Tak Bertanggung Jawab

- Advertisement -

BOJONEGORO – Legalitas SPBU mini hingga kini masih belum ada kejelasan. Rencana pemerintah pusat yang akan melegalkan juga belum ada kelanjutan. Karena itu, keberadaan SPBU mini masih ilegal. Sekretaris Dinas Perdagangan dan Pasar Agus Hariyana mengatakan, SPBU mini hingga kini masih berstatus ilegal. Sebab, belum ada keterangan lebih jauh. “Karena masih ilegal jadi kami tidak bisa bertangung jawab,” katanya.

Dia menjelaskan, banyak hal yang harus dipenuhi agar SPBU mini bisa sesuai standar. Yaitu, keamanan peralatan dan akurasi ukuran. Selama ini pihaknya tidak mengetahui apakah peralatan yang digunakan sesuai standar atau tidak. “Besar kemungkinan tidak sesuai,” jelasnya. Karena itu, diperlukan aturan agar SPBU mini bisa sesuai standar.

Baca Juga :  Jatah Pertalite Mulai Dibatasi

Sehingga, konsumen tidak dirugikan. Selama ini tidak ada yang bisa menjamin apakah SPBU mini tersebut ukuran takarannya sesuai.  Menurut Agus, keberadaan SPBU mini tidak bisa dihindari. Itu adalah efek dari teknologi yang kian maju.

Namun, keberadaannya perlu ditata. Sehingga, tidak menimbulkan persaingan bisnis yang ketat.  Menurut Agus, ada plus minusnya keberadaan SPBU mini. Yaitu, meringankan warga pelosok yang ingin mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). “Jika tidak ada penjual eceran dan SPBU mini ya susah mendapatkan BBM,” ucap Agus.

BOJONEGORO – Legalitas SPBU mini hingga kini masih belum ada kejelasan. Rencana pemerintah pusat yang akan melegalkan juga belum ada kelanjutan. Karena itu, keberadaan SPBU mini masih ilegal. Sekretaris Dinas Perdagangan dan Pasar Agus Hariyana mengatakan, SPBU mini hingga kini masih berstatus ilegal. Sebab, belum ada keterangan lebih jauh. “Karena masih ilegal jadi kami tidak bisa bertangung jawab,” katanya.

Dia menjelaskan, banyak hal yang harus dipenuhi agar SPBU mini bisa sesuai standar. Yaitu, keamanan peralatan dan akurasi ukuran. Selama ini pihaknya tidak mengetahui apakah peralatan yang digunakan sesuai standar atau tidak. “Besar kemungkinan tidak sesuai,” jelasnya. Karena itu, diperlukan aturan agar SPBU mini bisa sesuai standar.

Baca Juga :  Zebra Cross Tak Efektif, Ajukan Pelican Crossing

Sehingga, konsumen tidak dirugikan. Selama ini tidak ada yang bisa menjamin apakah SPBU mini tersebut ukuran takarannya sesuai.  Menurut Agus, keberadaan SPBU mini tidak bisa dihindari. Itu adalah efek dari teknologi yang kian maju.

Namun, keberadaannya perlu ditata. Sehingga, tidak menimbulkan persaingan bisnis yang ketat.  Menurut Agus, ada plus minusnya keberadaan SPBU mini. Yaitu, meringankan warga pelosok yang ingin mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). “Jika tidak ada penjual eceran dan SPBU mini ya susah mendapatkan BBM,” ucap Agus.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/