alexametrics
32.6 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Amankan Delapan Pelajar Konvoi usai UNBK

BAURENO – Aksi corat-coret dan konvoi di jalan raya dilakukan puluhan siswa SMK di Kecamatan Baureno, jumat (6/4). Mereka nekat melakukannya setelah mengakhiri ujian nasional berbasis komputer (UNBK), Kamis (5/4) lalu. Namun, ulah para siswa ini tak patut dicontoh. Sebab, para siswa konvoi dengan urakan dan melanggar lalu lintas. Boncengan dan tak memakai helm. Di tengah jalan, para siswa ini semburat setelah kepolisian memergoki nya.

Hanya delapan siswa yang dibawa ke kantor Polsek Baureno. Kapolsek Baureno AKP Marjono mengatakan, sudah memberikan arahan agar para pelajar tak melakukan konvoi. Tapi, ternyata mereka justru melakukan konvoi dan mencorat-coret seragamnya. “Ya kami amankan di polsek. Ada delapan anak,” ujarnya. Kapolsek menjelaskan, delapan orang yang diamankan itu hanya satu yang memiliki surat izin mengemudi (SIM).

Baca Juga :  Berziarah dan Ingat Sejarah, Bojonegoro Semakin Maju

Termasuk mereka ada tidak mengenakan helm. “Dua barang bukti motor yang kami amankan. Satu motor suratnya lengkap,” ujar mantan Kapolsek Margomulyo tersebut. Perwira pernah menjadi kabag humas Polres Bojonegoro itu melanjutkan, langkah dilakukan selanjutnya adalah menilang bagi pelanggar. “Kami juga memanggil kepala sekolahnya,” kata dia. Hal ini dilakukan untuk pembinaan. Dengan begitu, para pelajar tersebut tidak mengulangi lagi. 

BAURENO – Aksi corat-coret dan konvoi di jalan raya dilakukan puluhan siswa SMK di Kecamatan Baureno, jumat (6/4). Mereka nekat melakukannya setelah mengakhiri ujian nasional berbasis komputer (UNBK), Kamis (5/4) lalu. Namun, ulah para siswa ini tak patut dicontoh. Sebab, para siswa konvoi dengan urakan dan melanggar lalu lintas. Boncengan dan tak memakai helm. Di tengah jalan, para siswa ini semburat setelah kepolisian memergoki nya.

Hanya delapan siswa yang dibawa ke kantor Polsek Baureno. Kapolsek Baureno AKP Marjono mengatakan, sudah memberikan arahan agar para pelajar tak melakukan konvoi. Tapi, ternyata mereka justru melakukan konvoi dan mencorat-coret seragamnya. “Ya kami amankan di polsek. Ada delapan anak,” ujarnya. Kapolsek menjelaskan, delapan orang yang diamankan itu hanya satu yang memiliki surat izin mengemudi (SIM).

Baca Juga :  Tuntut Evaluasi Kinerja Manajemen Persela

Termasuk mereka ada tidak mengenakan helm. “Dua barang bukti motor yang kami amankan. Satu motor suratnya lengkap,” ujar mantan Kapolsek Margomulyo tersebut. Perwira pernah menjadi kabag humas Polres Bojonegoro itu melanjutkan, langkah dilakukan selanjutnya adalah menilang bagi pelanggar. “Kami juga memanggil kepala sekolahnya,” kata dia. Hal ini dilakukan untuk pembinaan. Dengan begitu, para pelajar tersebut tidak mengulangi lagi. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/