alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Wednesday, May 18, 2022

Pemkab Hentikan Pemanfaatan Aset D’ Ahsana

TUBAN – Pemkab Tuban menyatakan telah menghentikan pemanfaatan aset tanah miliknya yang dipakai pengembang Perumahan D’ Ahsana Residence di Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban.

Pernyataan tersebut kemarin (6/3) disampaikan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Tuban Rohman Ubaid. ‘’Betul, ada tanah aset pemkab yang dimanfaatkan (Perumahan D’ Ahsana Residence, Red). Tapi, sudah dihentikan,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Disampaikan Ubaid, pemkab tidak memperkenankan eks tanah bengkok Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban tersebut sebagai akses jalan masuk perumahan. ‘’(Setelah dihentikan, Red) sekarang sudah tidak ada kegiatan,’’ ujar mantan camat Kerek itu.

Baca Juga :  Persiapan venue seri liga 1, stadion surajaya disterilkan

Ubaid lebih lanjut menyampaikan, selain menghentikan pemanfaatan tanah milik pemkab, untuk sementara proyek pembangunan perumahan juga di-stop. Alasannya, proses perizinan perumahan dengan konsep syariah yang pembiayaannya tanpa melibatkan perbankkan tersebut belum tuntas. ‘’Proses perizinannya belum kelar. Jadi, untuk sementara pembangunannya (perumahan, Red) dihentikan,’’ tandasnya.

Pengembang Perumahan D’ Ahsana Residence Moch. Faluzi saat dikonfirmasi terkait pernyataan pemkab yang menghentikan pemanfaat aset pemkab sebagai jalan masuk perumahan itu mengatakan, pihaknya akan mengagendakan pertemuan dengan sejumlah pejabat terkait di lingkup Pemkab Tuban untuk mencari solusi bersama. ‘’Kita agendakan bertemu, duduk bersama (mencari solusi, Red),’’ katanya.

Disinggung terkait aset pemkab yang dimanfaatkan tanpa kesepakatan hitam di atas putih, Faluzi menyampaikan, sebelumnya pihaknya sudah bertemu dengan sejumlah pejabat terkait. Dalam pertemuan tersebut disampaikan secara lisan bahwa pada prinsipnya tanah yang menjadi aset pemkab bisa dipakai. ‘’Bagaimana teknisnya, ini yang akan kami konsultasikan,’’ tandas dia yang berharap ada win win solution.

Baca Juga :  Sakit, CJH Asal Paciran Ini Meninggal di Pesawat

Diberitakan sebelumnya, Perumahan D’ Ahsana Residence diduga menggunakan tanah aset Pemkab Tuban secara ilegal sebagai akses jalan masuk menuju perumahan.

Terungkapnya dugaan pemanfaatan aset pemkab tanpa itu berdasar pengakuan dari salah satu konsumen yang merasa dirugikan.

TUBAN – Pemkab Tuban menyatakan telah menghentikan pemanfaatan aset tanah miliknya yang dipakai pengembang Perumahan D’ Ahsana Residence di Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban.

Pernyataan tersebut kemarin (6/3) disampaikan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Tuban Rohman Ubaid. ‘’Betul, ada tanah aset pemkab yang dimanfaatkan (Perumahan D’ Ahsana Residence, Red). Tapi, sudah dihentikan,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Disampaikan Ubaid, pemkab tidak memperkenankan eks tanah bengkok Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban tersebut sebagai akses jalan masuk perumahan. ‘’(Setelah dihentikan, Red) sekarang sudah tidak ada kegiatan,’’ ujar mantan camat Kerek itu.

Baca Juga :  Jaga-Jaga Anggaran Vaksinasi Tahun Depan, Dijatah Rp 3 Miliar

Ubaid lebih lanjut menyampaikan, selain menghentikan pemanfaatan tanah milik pemkab, untuk sementara proyek pembangunan perumahan juga di-stop. Alasannya, proses perizinan perumahan dengan konsep syariah yang pembiayaannya tanpa melibatkan perbankkan tersebut belum tuntas. ‘’Proses perizinannya belum kelar. Jadi, untuk sementara pembangunannya (perumahan, Red) dihentikan,’’ tandasnya.

Pengembang Perumahan D’ Ahsana Residence Moch. Faluzi saat dikonfirmasi terkait pernyataan pemkab yang menghentikan pemanfaat aset pemkab sebagai jalan masuk perumahan itu mengatakan, pihaknya akan mengagendakan pertemuan dengan sejumlah pejabat terkait di lingkup Pemkab Tuban untuk mencari solusi bersama. ‘’Kita agendakan bertemu, duduk bersama (mencari solusi, Red),’’ katanya.

Disinggung terkait aset pemkab yang dimanfaatkan tanpa kesepakatan hitam di atas putih, Faluzi menyampaikan, sebelumnya pihaknya sudah bertemu dengan sejumlah pejabat terkait. Dalam pertemuan tersebut disampaikan secara lisan bahwa pada prinsipnya tanah yang menjadi aset pemkab bisa dipakai. ‘’Bagaimana teknisnya, ini yang akan kami konsultasikan,’’ tandas dia yang berharap ada win win solution.

Baca Juga :  BANGUN KETAHANAN PANGAN DITENGAH PANDEMI

Diberitakan sebelumnya, Perumahan D’ Ahsana Residence diduga menggunakan tanah aset Pemkab Tuban secara ilegal sebagai akses jalan masuk menuju perumahan.

Terungkapnya dugaan pemanfaatan aset pemkab tanpa itu berdasar pengakuan dari salah satu konsumen yang merasa dirugikan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/