alexametrics
27 C
Bojonegoro
Sunday, May 22, 2022

Investasi Deposito Masih Jadi Primadona Nasabah Baru

BISNIS – Produk investasi perbankan masih didominasi deposito. Padahal, setiap produk investasi cukup beragam. Bisa jadi, dipicu nasabah belum memahami ragam investasi.

Apalagi, bunga deposito lebih tinggi daripada bunga tabungan biasa. Bunga dapat diambil setelah tanggal jatuh tempo atau dimasukkan lagi ke pokok deposito lagi pada periode berikutnya.

Asisten Manajer Pemasaran Dana BRI Bojonegoro Dyah Nurbuati mengatakan, para nasabah lebih tertarik dengan deposito dibanding produk perbankan lainnya. Padahal, terdapat ragam investasi lainnya seperti reksa dana atau obligasi. 

Karena deposito bisa menjadi salah satu opsi untuk berinvestasi ketika memiliki tabungan uang cukup banyak. “Nasabah ketika punya simpanan uang lumayan banyak, tetapi tidak urgen, pasti larinya dimasukkan deposito, karena bunganya lumayan,” katanya.

Baca Juga :  60 Rekanan Berebut Proyek Masjid Wisata Religi Margomulyo

Dia mengatakan, sekitar 700 nasabah BRI di Kota Ledre memilih deposito. Karena memang paling familier di mata masyarakat. Bunga ditawarkan juga lumayan, sekitar 4 persen. “Bunga bisa mencapai 6 persen kalau nasabah deposito Rp 2 miliar,” jelasnya. 

Nasabah juga memilih jatuh temponya berbeda-beda, ada yang 1 bulan, atau 3 bulan, atau 12 bulan. “Karena jika deposito dicairkan sebelum tanggal jatuh tempo, maka akan kena penalti sesuai kebijakan yang disepakati,” terangnya.

Terpisah, Branch Operation Manager Bank Mandiri Bojonegoro Muhammad Faiq mengatakan, produk deposito selalu diminati nasabah. Karena mudah dipahami dan sangat familier. 

Padahal ada beberapa produk investasi lainnya. Seperti reksa dana, suku, dan obligasi. Namun, peminatnya sangat kecil hanya 1 persen dari jumlah total sekitar 45 ribu nasabah di Kota Ledre.

Baca Juga :  Beda Level, Persibo Kalah

“Kalau dipersentase, nasabah Bank Mandiri di Bojonegoro yang memilih deposito sekitar 15 persen,” ucapnya.

BISNIS – Produk investasi perbankan masih didominasi deposito. Padahal, setiap produk investasi cukup beragam. Bisa jadi, dipicu nasabah belum memahami ragam investasi.

Apalagi, bunga deposito lebih tinggi daripada bunga tabungan biasa. Bunga dapat diambil setelah tanggal jatuh tempo atau dimasukkan lagi ke pokok deposito lagi pada periode berikutnya.

Asisten Manajer Pemasaran Dana BRI Bojonegoro Dyah Nurbuati mengatakan, para nasabah lebih tertarik dengan deposito dibanding produk perbankan lainnya. Padahal, terdapat ragam investasi lainnya seperti reksa dana atau obligasi. 

Karena deposito bisa menjadi salah satu opsi untuk berinvestasi ketika memiliki tabungan uang cukup banyak. “Nasabah ketika punya simpanan uang lumayan banyak, tetapi tidak urgen, pasti larinya dimasukkan deposito, karena bunganya lumayan,” katanya.

Baca Juga :  Beda Level, Persibo Kalah

Dia mengatakan, sekitar 700 nasabah BRI di Kota Ledre memilih deposito. Karena memang paling familier di mata masyarakat. Bunga ditawarkan juga lumayan, sekitar 4 persen. “Bunga bisa mencapai 6 persen kalau nasabah deposito Rp 2 miliar,” jelasnya. 

Nasabah juga memilih jatuh temponya berbeda-beda, ada yang 1 bulan, atau 3 bulan, atau 12 bulan. “Karena jika deposito dicairkan sebelum tanggal jatuh tempo, maka akan kena penalti sesuai kebijakan yang disepakati,” terangnya.

Terpisah, Branch Operation Manager Bank Mandiri Bojonegoro Muhammad Faiq mengatakan, produk deposito selalu diminati nasabah. Karena mudah dipahami dan sangat familier. 

Padahal ada beberapa produk investasi lainnya. Seperti reksa dana, suku, dan obligasi. Namun, peminatnya sangat kecil hanya 1 persen dari jumlah total sekitar 45 ribu nasabah di Kota Ledre.

Baca Juga :  Ajak Warga Ikut Padat Karya Tunai

“Kalau dipersentase, nasabah Bank Mandiri di Bojonegoro yang memilih deposito sekitar 15 persen,” ucapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Lima Tahun Hasilkan 72 Perda 

Jumlah Penonton Justru Turun

Jelang Imlek, Stok Jeruk Impor Menipis

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/