alexametrics
23.6 C
Bojonegoro
Friday, July 1, 2022

STKIP Muhammadiyah Siap Menerima Mahasiswa

BLORA – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Blora siap membantu dunia pendidikan dan memajukan masyarakat Blora. Mulai selasa (6/2) STKIP Muhammadiyah Blora mulai di­resmikan dan siap menerima mahasiswa baru di Blora. Peresmian ini dihadiri Bupati Blora Djoko Nugroho, ketua pengurus daerah Muhammadiyah (PDM) Blora, ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah (Jateng), dan Kopertis Wilayah IV Jawa Tengah.

Dalam sambutannya Ketua PDM Blora Ngastoyo mengucapkan terima kasih kepada bupati telah memberikan dorongan hingga STKIP Muhammadiyah berdiri. Juga, Kopertis Wilayah IV Jateng hingga izin terbit untuk STKIP jurusan PGSD. ‘’Semoga kebaikan Anda sekalian dibalas oleh Allah,’’ ujarnya.

Tujuan pendirian STKIP Muhammadiyah ini, lanjut Ngastoyo, didasari keinginan membantu dunia pendidikan dan memajukan masyarakat. ‘’Insya Allah dengan bertambahnya perguruan tinggi, minimal Blora semakin dikenal kabupaten di sekitarnya,’’ imbuhnya. 

Baca Juga :  Longsor, Dua Pekerja Terkubur Tambang

Berdirinya STKIP Muhammadiyah ini, kini PDM Blora punya dua sekolah tinggi. Yakni STAI Muhammadiyah Blora yang lebih dulu berdiri dan memiliki lulusan 905 sarjana, 621 diploma dua (D-2), 376 akta 4, dengan jumlah keseluruhan 192 lulusan. ‘’Insya Allah mereka bekerja di mana-mana. Tidak hanya ada di keguruan,’’ ujarnya

Ketua Pimpinan Wilayah Muhamma­diyah Jateng Tafsir mengatakan, saat ini di Jateng sudah ada 25 perguruan tinggi. Untuk ukuran kabupaten, baru PDM Blora punya dua perguruan tinggi. STAI Muhammadiyah di bawah Kemenag dan STKIP di bawah Kemenresdiktik. Dan, tidak lama lagi akan ada Universitas Muhammadiyah Blora. ‘’Tinggal, SDM-nya aja dikebut,’’ ujarnya.

Peningkatan SDM, PWM Jateng sudah menyiapkan bagi guru, dosen, dan ka­der Muhammadiyah ingin melanjutkan studi S-2 dan S-3 bisa diskon 50 persen. Dan, PWM sudah ada MoU dengan perguruan tinggi di Jateng.Bupati Djoko Nugroho mengatakan, warga Blora akan berbahagia karena berdirinya STKIP Muhammadiyah. ‘’Mari kita kawal bersama, mari kita rawat bersama agar menjadi barakah bersama bagi Blora,’’ ujarnya.Hadirnya kampus ini bisa memberikan semangat bagi masyarakat Blora. Bupati juga mengatakan siap membantu dengan berdirinya STKIP ini. ‘’Kalau tenanan (Sungguh-sungguh) saya bantu,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Macet lagi, Babat Butuh Rekayasa Penanganan

BLORA – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Blora siap membantu dunia pendidikan dan memajukan masyarakat Blora. Mulai selasa (6/2) STKIP Muhammadiyah Blora mulai di­resmikan dan siap menerima mahasiswa baru di Blora. Peresmian ini dihadiri Bupati Blora Djoko Nugroho, ketua pengurus daerah Muhammadiyah (PDM) Blora, ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah (Jateng), dan Kopertis Wilayah IV Jawa Tengah.

Dalam sambutannya Ketua PDM Blora Ngastoyo mengucapkan terima kasih kepada bupati telah memberikan dorongan hingga STKIP Muhammadiyah berdiri. Juga, Kopertis Wilayah IV Jateng hingga izin terbit untuk STKIP jurusan PGSD. ‘’Semoga kebaikan Anda sekalian dibalas oleh Allah,’’ ujarnya.

Tujuan pendirian STKIP Muhammadiyah ini, lanjut Ngastoyo, didasari keinginan membantu dunia pendidikan dan memajukan masyarakat. ‘’Insya Allah dengan bertambahnya perguruan tinggi, minimal Blora semakin dikenal kabupaten di sekitarnya,’’ imbuhnya. 

Baca Juga :  Ribuan Karyanya Jadi Ikon Wisata dan Kelenteng

Berdirinya STKIP Muhammadiyah ini, kini PDM Blora punya dua sekolah tinggi. Yakni STAI Muhammadiyah Blora yang lebih dulu berdiri dan memiliki lulusan 905 sarjana, 621 diploma dua (D-2), 376 akta 4, dengan jumlah keseluruhan 192 lulusan. ‘’Insya Allah mereka bekerja di mana-mana. Tidak hanya ada di keguruan,’’ ujarnya

Ketua Pimpinan Wilayah Muhamma­diyah Jateng Tafsir mengatakan, saat ini di Jateng sudah ada 25 perguruan tinggi. Untuk ukuran kabupaten, baru PDM Blora punya dua perguruan tinggi. STAI Muhammadiyah di bawah Kemenag dan STKIP di bawah Kemenresdiktik. Dan, tidak lama lagi akan ada Universitas Muhammadiyah Blora. ‘’Tinggal, SDM-nya aja dikebut,’’ ujarnya.

Peningkatan SDM, PWM Jateng sudah menyiapkan bagi guru, dosen, dan ka­der Muhammadiyah ingin melanjutkan studi S-2 dan S-3 bisa diskon 50 persen. Dan, PWM sudah ada MoU dengan perguruan tinggi di Jateng.Bupati Djoko Nugroho mengatakan, warga Blora akan berbahagia karena berdirinya STKIP Muhammadiyah. ‘’Mari kita kawal bersama, mari kita rawat bersama agar menjadi barakah bersama bagi Blora,’’ ujarnya.Hadirnya kampus ini bisa memberikan semangat bagi masyarakat Blora. Bupati juga mengatakan siap membantu dengan berdirinya STKIP ini. ‘’Kalau tenanan (Sungguh-sungguh) saya bantu,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pemerintah Percepat Vaksinasi Dosis Dua dan Lansia di Luar Jawa-Bali

Artikel Terkait

Most Read

Tagline Bumi Wali Mulai Dikemasi

Bawa Celurit, Pengendara Motor Diamankan

Hari Ini Mulai Pleno di Kecamatan

Artikel Terbaru


/