alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Stok Vaksin Aman

LAMONGAN, Radar La mongan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan memastikan stok vaksin masih aman. Saat ini, tersedia 1.366 single dose di masing- masing puskesmas.
Selain itu, tersedia Sinovac 26.680 dosis dalam bentuk multidose. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Lamongan dr Indra Tsani menjelaskan, stok vaksin masih aman hingga tiga minggu ke depan. Biasanya, setiap dua minggu ada kiriman dari provinsi.
“Sebelumnya setiap minggu kirimannya, sekarang dua minggu sekali karena jumlah dosis yang dikirimkan lebih banyak,” jelasnya.
Indra mengatakan, sisa vaksin yang terdata merupakan update dari setiap puskesmas. Stok yang tersimpan di gudang farmasi kesehatan (GFK) lebih banyak lagi. Belum lagi bantuan dari TNI dan Polri.
Penyimpanan di masing-masing puskesmas masih mengandalkan penyimpanan sederhana. Sehingga vaksin yang disimpan terbatas.
Menurut dia, tingkat kerusakan vaksin sangat kecil karena penyimpanan di GFK sudah berstandar. Dia memerkirakan dari ribuan vaksin yang didrop ke daerah, hanya dua tiga dosis yang rusak. “Kalau kasus kerusakan dosis vaksin sangat kecil sebab petugasnya sudah dibekali untuk mekanisme penyimpanan yang benar, termasuk suhunya,” terangnya.
 Saat ini, Lamongan berada di posisi 13 Se-Jawa Timur dengan capaian 75,08 persen atau 806 ribu orang dari 1 juta lebih target yang ditetapkan untuk dosis I. Indra memastikan percepatan vaksinasi terus dilakukan agar segera tercapai her d immunity.

Baca Juga :  Lihat Marsini Kewalahan, Sertu Mulyono Mendekatinya

LAMONGAN, Radar La mongan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan memastikan stok vaksin masih aman. Saat ini, tersedia 1.366 single dose di masing- masing puskesmas.
Selain itu, tersedia Sinovac 26.680 dosis dalam bentuk multidose. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Lamongan dr Indra Tsani menjelaskan, stok vaksin masih aman hingga tiga minggu ke depan. Biasanya, setiap dua minggu ada kiriman dari provinsi.
“Sebelumnya setiap minggu kirimannya, sekarang dua minggu sekali karena jumlah dosis yang dikirimkan lebih banyak,” jelasnya.
Indra mengatakan, sisa vaksin yang terdata merupakan update dari setiap puskesmas. Stok yang tersimpan di gudang farmasi kesehatan (GFK) lebih banyak lagi. Belum lagi bantuan dari TNI dan Polri.
Penyimpanan di masing-masing puskesmas masih mengandalkan penyimpanan sederhana. Sehingga vaksin yang disimpan terbatas.
Menurut dia, tingkat kerusakan vaksin sangat kecil karena penyimpanan di GFK sudah berstandar. Dia memerkirakan dari ribuan vaksin yang didrop ke daerah, hanya dua tiga dosis yang rusak. “Kalau kasus kerusakan dosis vaksin sangat kecil sebab petugasnya sudah dibekali untuk mekanisme penyimpanan yang benar, termasuk suhunya,” terangnya.
 Saat ini, Lamongan berada di posisi 13 Se-Jawa Timur dengan capaian 75,08 persen atau 806 ribu orang dari 1 juta lebih target yang ditetapkan untuk dosis I. Indra memastikan percepatan vaksinasi terus dilakukan agar segera tercapai her d immunity.

Baca Juga :  Lamongan Raih Nilai Tertinggi dari KPK

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/