alexametrics
26.8 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Ramaikan CFD, dari Juara Pantomim hingga Kelompok Musik Pring Apus

BOJONEGORO – Pemandangan car free day (CFD) di Alun-Alun Bojonegoro selalu diwarnai aneka pertunjukan yang memukau. Pekarya dari kalangan muda Bojonegoro memang tak bisa diremehkan. Di usianya yang masih belia, mereka penuh percaya diri dan semangat menyuguhkan sebuah hiburan yang apik.

Penampil pertama ialah kelompok musik Pring Apus yang berasal dari Dusun Butoh, Desa Kebon Agung, Kecamatan Rengel, Tuban.

Kelompok tersebut memainkan alat musik angklung, gambang, blung, ketipung, dan drum. Instrumentasi yang mereka mainkan sangat membius ratusan pengunjung CFD.

Alasan membentuk Pring Apus sangat mulia. Yakni, para pemuda di Dusun Butoh yang terdiri dari tiga RT tersebut ingin menciptakan kondisi agar para pemuda lebih kreatif dan berkarya.

Baca Juga :  Shodikin Diadili, PH Ajukan Eksepsi

”Kami tidak mau melihat anak-anak muda di lingkungan saya terlalu sering keluyuran tidak jelas. Karena itu, personel Pring Apus dari anak SMP dan SMA,” tuturnya. 

Penampil yang kedua juga tak kalah keren, pertunjukan pantomim berjudul Berburu. Penampil merupakan sosok pemuda yang ramah dan murah senyum ketika bertemu dengan siapa pun.

Meski dia seorang tunarungu, namun pertunjukan pantomimnya sangat memukau. Tak heran, dua bulan lalu Yoga mampu meraih juara pertama lomba pantomim tingkat kabupaten. Lalu, juara pertama tingkat provinsi. Karena itu, Yoga berhak melaju tingkat nasional. 

”Pada saat lomba tingkat nasional ini persiapannya hanya dua minggu. Alhamdulillah dia dapat juara dua,’’ ungkap guru pendampingnya, Endar Dwi Wahyuni.

Baca Juga :  Kemarau, Tak Mampu Basahi Punggung Batu

BOJONEGORO – Pemandangan car free day (CFD) di Alun-Alun Bojonegoro selalu diwarnai aneka pertunjukan yang memukau. Pekarya dari kalangan muda Bojonegoro memang tak bisa diremehkan. Di usianya yang masih belia, mereka penuh percaya diri dan semangat menyuguhkan sebuah hiburan yang apik.

Penampil pertama ialah kelompok musik Pring Apus yang berasal dari Dusun Butoh, Desa Kebon Agung, Kecamatan Rengel, Tuban.

Kelompok tersebut memainkan alat musik angklung, gambang, blung, ketipung, dan drum. Instrumentasi yang mereka mainkan sangat membius ratusan pengunjung CFD.

Alasan membentuk Pring Apus sangat mulia. Yakni, para pemuda di Dusun Butoh yang terdiri dari tiga RT tersebut ingin menciptakan kondisi agar para pemuda lebih kreatif dan berkarya.

Baca Juga :  JKN Masih Kurang 39 Persen

”Kami tidak mau melihat anak-anak muda di lingkungan saya terlalu sering keluyuran tidak jelas. Karena itu, personel Pring Apus dari anak SMP dan SMA,” tuturnya. 

Penampil yang kedua juga tak kalah keren, pertunjukan pantomim berjudul Berburu. Penampil merupakan sosok pemuda yang ramah dan murah senyum ketika bertemu dengan siapa pun.

Meski dia seorang tunarungu, namun pertunjukan pantomimnya sangat memukau. Tak heran, dua bulan lalu Yoga mampu meraih juara pertama lomba pantomim tingkat kabupaten. Lalu, juara pertama tingkat provinsi. Karena itu, Yoga berhak melaju tingkat nasional. 

”Pada saat lomba tingkat nasional ini persiapannya hanya dua minggu. Alhamdulillah dia dapat juara dua,’’ ungkap guru pendampingnya, Endar Dwi Wahyuni.

Baca Juga :  Mayoritas Berkas Bacaleg Belum Lengkap

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/