alexametrics
25.7 C
Bojonegoro
Thursday, May 19, 2022

Raih Emas di PON XX Papua, Jadi Kado Ultah Sang Putri

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Ika Yuliana Rochmawati menunjukkan kualitasnya sebagai srikandi panahan. Bersama Diananda Choirunisa dan Asiefa Nur Haenza, Ika tergabung tim recurve putri Jatim, akhirnya mampu meraih medali emas dalam PON Papua XX di Papua, kemarin (5/10) Atlet asal Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro Kota, itu pun mampu menyandingkan medali.

Sebelumnya, pada gelaran PON Jawa Barat 2016, Ika juga mampu meraih emas kategori recurve. “Alhamdulillah, tadi (kemarin) final,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro. Ika merasakan atmosfer pertandingan final. Berlang sung ketat melawan pemanah tim tuan rumah.

Bersama Diananda Choirunisa dan Asiefa Nur Haenza, dirinya harus melakoni pertandingan berat melawan tuan rumah. Konsistensi secara tim, akhir nya menang atas pemanah Papua dengan poin 5-3. Selain bertanding di kategori beregu, Ika sebenarnya ikut andil kategori recurve individu. Menembus babak perempat final.

Baca Juga :  Sambut Antusias Kedatangan Atlet PON Papua XX

Tetapi harus kalah dengan sesama pemanah asal Jawa Timur, Diananda Choirunisa dengan poin 4-6. Ika menjelaskan hasil terbaik didapat menjadi kado bagi putrinya yang baru saja berulang tahun. Tepatnya minggu lalu sang anak genap berusia tiga tahun. Terlebih tidak bisa merayakan bersama karena berada di Papua.

Ika segera menghubungi keluarga dan putrinya setelah mendapat juara pertama. Hanya, dia belum mengetahui waktu kepulangannya, karena pertan dingan cabor lainnya belum usai. Untungnya sang putri tidak keberatan ketika ditinggal. “Alhamdulillah pinter. Nanti balas dendamnya jika sudah ketemu akan diajak main terus. Seperti dendam rindu harus dibalas sampai tuntas,” ungkapnya. (irv)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Ika Yuliana Rochmawati menunjukkan kualitasnya sebagai srikandi panahan. Bersama Diananda Choirunisa dan Asiefa Nur Haenza, Ika tergabung tim recurve putri Jatim, akhirnya mampu meraih medali emas dalam PON Papua XX di Papua, kemarin (5/10) Atlet asal Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro Kota, itu pun mampu menyandingkan medali.

Sebelumnya, pada gelaran PON Jawa Barat 2016, Ika juga mampu meraih emas kategori recurve. “Alhamdulillah, tadi (kemarin) final,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro. Ika merasakan atmosfer pertandingan final. Berlang sung ketat melawan pemanah tim tuan rumah.

Bersama Diananda Choirunisa dan Asiefa Nur Haenza, dirinya harus melakoni pertandingan berat melawan tuan rumah. Konsistensi secara tim, akhir nya menang atas pemanah Papua dengan poin 5-3. Selain bertanding di kategori beregu, Ika sebenarnya ikut andil kategori recurve individu. Menembus babak perempat final.

Baca Juga :  Kos Harian, Kumpulan Pemuda Kreatif untuk Bercerita Bojonegoro

Tetapi harus kalah dengan sesama pemanah asal Jawa Timur, Diananda Choirunisa dengan poin 4-6. Ika menjelaskan hasil terbaik didapat menjadi kado bagi putrinya yang baru saja berulang tahun. Tepatnya minggu lalu sang anak genap berusia tiga tahun. Terlebih tidak bisa merayakan bersama karena berada di Papua.

Ika segera menghubungi keluarga dan putrinya setelah mendapat juara pertama. Hanya, dia belum mengetahui waktu kepulangannya, karena pertan dingan cabor lainnya belum usai. Untungnya sang putri tidak keberatan ketika ditinggal. “Alhamdulillah pinter. Nanti balas dendamnya jika sudah ketemu akan diajak main terus. Seperti dendam rindu harus dibalas sampai tuntas,” ungkapnya. (irv)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/