alexametrics
24.5 C
Bojonegoro
Thursday, May 26, 2022

Dua Motor Beradu, Dua Tewas

TAMBAKBOYO – Petaka di jalur pantai utara (Pantura) Tuban kembali terjadi kemarin (5/10) sekitar pukul 12.00.

Dua sepeda motor dari arah berlawanan beradu di kilometer 25-26 jalan Tuban –  Bulu, persisnya di Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo.

Akibatnya, dua orang tewas seketika di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara satu korban lainnya kritis dan tak sadarkan diri.

Kanitlaka Satlantas Polres Tuban Iptu Nungky Sambodo menjelaskan, kejadian bermula saat motor Yamaha Mio nopol G 6311 UW yang dikendarai Zaenor Haris Firmansyah, 27, warga Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan itu melaju dengan kecepatan tinggi dari barat.

Dia yang membonceng wanita itu tiba-tiba menyeberang ke selatan jalan untuk ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Baca Juga :  Sehari Garap Tiga Proyek dari Bule Mancanegara

Di sinilah petaka bermula. Saat motor matik warga Jakarta itu belok, dia tidak memedulikan kendaraan di lajur lawan.

Pada saat yang bersamaan, dari timur (lajur lawan) melaju motor Yamaha Jupiter MX  S 5803 FN yang di kemudikan Ashad Rifai, 20 membonceng M. Yusuf Aslam, 20, keduanya warga Desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo.

Karena sama-sama berkecepatan tinggi, tabrakan tak terhindarkan. Perempuan yang dibonceng Zaenor itu tewas di tempat.

Belakangan, diketahui identitasnya bernama Pudji Astuti, 49, warga Semarang Utara. 

Begitu pula Ashad Rifai yang meregang nyawa setelah pendarahan di kepala. Sementara Zaenor kritis. Sampai kini, dia tak sadarkan diri.

‘’Kami masih mencari tahu identitas korban yang meninggal karena teman yang memboncengnya masih belum sadarkan diri,’’ tutur Nungky.

Baca Juga :  8.786 Petugas Medis Divaksin Duluan

TAMBAKBOYO – Petaka di jalur pantai utara (Pantura) Tuban kembali terjadi kemarin (5/10) sekitar pukul 12.00.

Dua sepeda motor dari arah berlawanan beradu di kilometer 25-26 jalan Tuban –  Bulu, persisnya di Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo.

Akibatnya, dua orang tewas seketika di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara satu korban lainnya kritis dan tak sadarkan diri.

Kanitlaka Satlantas Polres Tuban Iptu Nungky Sambodo menjelaskan, kejadian bermula saat motor Yamaha Mio nopol G 6311 UW yang dikendarai Zaenor Haris Firmansyah, 27, warga Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan itu melaju dengan kecepatan tinggi dari barat.

Dia yang membonceng wanita itu tiba-tiba menyeberang ke selatan jalan untuk ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Baca Juga :  Sehari Garap Tiga Proyek dari Bule Mancanegara

Di sinilah petaka bermula. Saat motor matik warga Jakarta itu belok, dia tidak memedulikan kendaraan di lajur lawan.

Pada saat yang bersamaan, dari timur (lajur lawan) melaju motor Yamaha Jupiter MX  S 5803 FN yang di kemudikan Ashad Rifai, 20 membonceng M. Yusuf Aslam, 20, keduanya warga Desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo.

Karena sama-sama berkecepatan tinggi, tabrakan tak terhindarkan. Perempuan yang dibonceng Zaenor itu tewas di tempat.

Belakangan, diketahui identitasnya bernama Pudji Astuti, 49, warga Semarang Utara. 

Begitu pula Ashad Rifai yang meregang nyawa setelah pendarahan di kepala. Sementara Zaenor kritis. Sampai kini, dia tak sadarkan diri.

‘’Kami masih mencari tahu identitas korban yang meninggal karena teman yang memboncengnya masih belum sadarkan diri,’’ tutur Nungky.

Baca Juga :  Ditengah Covid-19, SMAN 1 Babat Tetap Raih Prestasi Internasional

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/