alexametrics
28.9 C
Bojonegoro
Thursday, August 18, 2022

Anggaran Jembatan Rp 1,1 M Dialihkan

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan – Perbaikan Jembatan Desa Jatipandak, Kecamatan Sambeng, batal dikerjakan. Anggaran Rp 1,1 miliar untuk jembatan tersebut dialihkan ke Jembatan Desa Pamotan, Kecamatan Sambeng dan Jembatan Dumpiagung, Kecamatan Kembangbahu.

‘’Dana di Jembatan Jatipandak dioper ke dua jembatan, PAK,” tutur Kasi Perbaikan Jalan Poros Desa Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Lamongan, Mira, kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (5/9).

Menurut dia, dua jembatan tersebut mendesak untuk diperbaiki. Jembatan Desa Pamotan kondisinya ambles. Sedangkan gorong-gorong di Jembatan Dumpiagung berlubang.

Setelah dilakukan pembahasan bersama, akhirnya disepakati anggaran Jembatan Jatipandak dialihkan.
”Dua jembatan itu kita nilai lebih urgen. Tapi Jembatan di Desa Pamotan yang jeplok sudah kita berikan pengaman sementara,” ujar Mira saat dikonfirmasi via ponsel.

Baca Juga :  Penumpang Ramai, Petugas Siaga 24 Jam

Mira mengatakan, dalam waktu dekat bakal dilakukan proses lelang. Setelah ditemukan pemenangnya, maka segera dikerjakan.

- Advertisement -

Seperti diberitakan, tahun ini ada empat jembatan poros desa yang digelontor APBD. Selain Jembatan Jatipandak, juga jembatan Gendot, Desa/Kecamatan Sarirejo. Kemudian, Jembatan Desa Sumberagung, Sukodadi – Desa Sukosongo, Kembangbahu.
Sementara itu, pemenang proyek Jembatan Ngangkrik, Desa Balun telah ditentukan. DPU Bina Marga Lamongan menjadwalkan pengerjaan jembatan di Kecamatan Turi, itu direalisasikan pertengahan bulan ini.
‘’Kita upayakan bisa selesai tepat waktu,’’ katanya.

LAMONGAN, Radar Lamongan – Perbaikan Jembatan Desa Jatipandak, Kecamatan Sambeng, batal dikerjakan. Anggaran Rp 1,1 miliar untuk jembatan tersebut dialihkan ke Jembatan Desa Pamotan, Kecamatan Sambeng dan Jembatan Dumpiagung, Kecamatan Kembangbahu.

‘’Dana di Jembatan Jatipandak dioper ke dua jembatan, PAK,” tutur Kasi Perbaikan Jalan Poros Desa Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Lamongan, Mira, kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (5/9).

Menurut dia, dua jembatan tersebut mendesak untuk diperbaiki. Jembatan Desa Pamotan kondisinya ambles. Sedangkan gorong-gorong di Jembatan Dumpiagung berlubang.

Setelah dilakukan pembahasan bersama, akhirnya disepakati anggaran Jembatan Jatipandak dialihkan.
”Dua jembatan itu kita nilai lebih urgen. Tapi Jembatan di Desa Pamotan yang jeplok sudah kita berikan pengaman sementara,” ujar Mira saat dikonfirmasi via ponsel.

Baca Juga :  Untuk Mengurai Kemacetan Satpol PP Lamongan Tertibkan PKL Depan Pasar Babat

Mira mengatakan, dalam waktu dekat bakal dilakukan proses lelang. Setelah ditemukan pemenangnya, maka segera dikerjakan.

- Advertisement -

Seperti diberitakan, tahun ini ada empat jembatan poros desa yang digelontor APBD. Selain Jembatan Jatipandak, juga jembatan Gendot, Desa/Kecamatan Sarirejo. Kemudian, Jembatan Desa Sumberagung, Sukodadi – Desa Sukosongo, Kembangbahu.
Sementara itu, pemenang proyek Jembatan Ngangkrik, Desa Balun telah ditentukan. DPU Bina Marga Lamongan menjadwalkan pengerjaan jembatan di Kecamatan Turi, itu direalisasikan pertengahan bulan ini.
‘’Kita upayakan bisa selesai tepat waktu,’’ katanya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/