alexametrics
29.2 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

Berakhir Masa Pemeliharaan, Terpaksa Perbaiki Sendiri 

TUBAN – Pengadaan mesin parkir elektronik di area Pasar Baru Tuban (PBT) bisa menjadi bahan evaluasi sekaligus pelajaran berharga untuk masa mendatang. Betapa tidak, umur peranti mesin parkir otomatis di kompleks pasar di Jalan Gajah Mada ini belum genap setahun dipasang, namun berulang-ulang mengalami kerusakan.

Kerusakan kian parah setelah masa pemeliharaan selesai. Praktis, tidak ada yang bertanggung jawab. Padahal, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang disedot untuk pengadaan paket mesin parkir elektronik tersebut lumayan besar, mencapai Rp 346 juta.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Tuban Agus Wijaya membenarkan mesin parkir yang terpasang di pintu masuk dan keluar pasar tradisional tersebut mengalami kerusakan, sehingga tidak berfungsi. ‘’Yang rusak mesin parkir jalur sepeda motor,’’ ujar dia. Dikatakan Agus, karena tanggung jawab masa perawatan dari pihak ketiga sudah habis, kini yang kena getahnya adalah pemkab. ‘’Nanti diupayakan diperbaiki (mandiri, Red),’’ kata dia. 

Baca Juga :  Tuban, Dua Hari tanpa Matahari

Berdasar hasil analisisnya, lanjut Agus, kerusakan dispenser mesin parkir otomatis itu dipicu karena over kapasitas. ‘’Saking banyaknya pengunjung yang masuk, sehingga eror,’’ klaim mantan kabag humas dan protokol pemkab setempat itu. 

Untuk mengurangi over kapasitas, menurut dia, harus ada pembagian jalur. Dengan begitu, penambahan mesin parkir menjadi solusi terakhir. ‘’Idealnya dua, sehingga tidak over kapasitas,’’ tandas dia. 

Diberitakan sebelumnya, selama hampir dua bulan ini mesin parkir elektronik di PBT kembali rusak. Karena mesin parkir dengan sistem tiket dispenser itu tidak berfungsi, pemungutan retribusi parkir dengan menggunakan cara manual.

Bahkan, berdasar informasi yang diterima Jawa Pos Radar Tuban dari salah satu petugas jaga, tidak berfungsinya palang parkir otomatis itu merupakan yang kesekian kalinya.

Baca Juga :  Panen Akhir Kemarau

TUBAN – Pengadaan mesin parkir elektronik di area Pasar Baru Tuban (PBT) bisa menjadi bahan evaluasi sekaligus pelajaran berharga untuk masa mendatang. Betapa tidak, umur peranti mesin parkir otomatis di kompleks pasar di Jalan Gajah Mada ini belum genap setahun dipasang, namun berulang-ulang mengalami kerusakan.

Kerusakan kian parah setelah masa pemeliharaan selesai. Praktis, tidak ada yang bertanggung jawab. Padahal, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang disedot untuk pengadaan paket mesin parkir elektronik tersebut lumayan besar, mencapai Rp 346 juta.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Tuban Agus Wijaya membenarkan mesin parkir yang terpasang di pintu masuk dan keluar pasar tradisional tersebut mengalami kerusakan, sehingga tidak berfungsi. ‘’Yang rusak mesin parkir jalur sepeda motor,’’ ujar dia. Dikatakan Agus, karena tanggung jawab masa perawatan dari pihak ketiga sudah habis, kini yang kena getahnya adalah pemkab. ‘’Nanti diupayakan diperbaiki (mandiri, Red),’’ kata dia. 

Baca Juga :  Siap Menyongsong Megaproyek Kilang Minyak Tuban

Berdasar hasil analisisnya, lanjut Agus, kerusakan dispenser mesin parkir otomatis itu dipicu karena over kapasitas. ‘’Saking banyaknya pengunjung yang masuk, sehingga eror,’’ klaim mantan kabag humas dan protokol pemkab setempat itu. 

Untuk mengurangi over kapasitas, menurut dia, harus ada pembagian jalur. Dengan begitu, penambahan mesin parkir menjadi solusi terakhir. ‘’Idealnya dua, sehingga tidak over kapasitas,’’ tandas dia. 

Diberitakan sebelumnya, selama hampir dua bulan ini mesin parkir elektronik di PBT kembali rusak. Karena mesin parkir dengan sistem tiket dispenser itu tidak berfungsi, pemungutan retribusi parkir dengan menggunakan cara manual.

Bahkan, berdasar informasi yang diterima Jawa Pos Radar Tuban dari salah satu petugas jaga, tidak berfungsinya palang parkir otomatis itu merupakan yang kesekian kalinya.

Baca Juga :  UMK tak Berlaku Untuk Usaha Mikro dan Kecil

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/