alexametrics
30.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Siswa Baru Lulus Gagal Terima Bantuan

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Siswa kelas XI dan XII mulai antre mengambil dana alokasi khusus (DAK) pendidikan. Setiap hari terjadi antrean siswa yang memenuhi kantor Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bojonegoro untuk menyerap bantuan siswa yang bersumber anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tersebut.

Direktur PD BPR Bojonegoro Sutarmini mengatakan, pencairan DAK SMA untuk kelas X yang naik kelas XI. Dan siswa kelas XI yang naik kelas XII. ’’Jadi yang sudah lulus tak dapat,’’ tegasnya kemarin (5/8).

Menurut Sutarmini, pencairan sudah berlangsung sejak Juni. Meskipun, sebelumnya sempat tertunda karena harus melalui beberapa tahapan verifikasi berkas. ’’Sudah cair, memang bergilir sesuai kehendak siswa,’’ katanya.

Baca Juga :  Airlangga Minta Habaib dan Ulama Doakan Penanganan Covid-19

Menurut dia, pencairan DAK SMA bisa dilakukan di semua kantor BPR di beberapa unit. Sehingga, tak harus di kantor pusat BPR.

Sesuai tahapannya, pemerintah desa (pemdes) mengajukan pencairan ke dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (PMD). Setelah diverifikasi dan diajukan ke badan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPKAD). Selanjutnya penarikannya di BPR.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PMD Bojonegoro Faishol Ahmadi belum bisa dikonfirmasi. Beberapa kali dihubungi ponselnya terdengar nada sambung namun tak diangkat. Pesan singkat yang dikirim juga belum dibalas.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Siswa kelas XI dan XII mulai antre mengambil dana alokasi khusus (DAK) pendidikan. Setiap hari terjadi antrean siswa yang memenuhi kantor Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bojonegoro untuk menyerap bantuan siswa yang bersumber anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tersebut.

Direktur PD BPR Bojonegoro Sutarmini mengatakan, pencairan DAK SMA untuk kelas X yang naik kelas XI. Dan siswa kelas XI yang naik kelas XII. ’’Jadi yang sudah lulus tak dapat,’’ tegasnya kemarin (5/8).

Menurut Sutarmini, pencairan sudah berlangsung sejak Juni. Meskipun, sebelumnya sempat tertunda karena harus melalui beberapa tahapan verifikasi berkas. ’’Sudah cair, memang bergilir sesuai kehendak siswa,’’ katanya.

Baca Juga :  Kebut Pengecatan Rumah Jahidin, Prada Purwanto, Sampai Ogah Istirahat

Menurut dia, pencairan DAK SMA bisa dilakukan di semua kantor BPR di beberapa unit. Sehingga, tak harus di kantor pusat BPR.

Sesuai tahapannya, pemerintah desa (pemdes) mengajukan pencairan ke dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (PMD). Setelah diverifikasi dan diajukan ke badan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPKAD). Selanjutnya penarikannya di BPR.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PMD Bojonegoro Faishol Ahmadi belum bisa dikonfirmasi. Beberapa kali dihubungi ponselnya terdengar nada sambung namun tak diangkat. Pesan singkat yang dikirim juga belum dibalas.

Artikel Terkait

Most Read

Lahan Dry Port Kurang 1,5 Hektare

Satu Kamar Lapas Dihuni 30 Napi

Tagline Bumi Wali Mulai Dikemasi

Artikel Terbaru


/