alexametrics
24 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

DPRD Bojonegoro Tetapkan Lima Perda

Radar Bojonegoro – DPRD Bojonegoro menggelar dua rapat paripurna kemarin (5/6). Yakni, paripurna internal pandangan akhir (PA) fraksi atas rancangan peraturan daerah (raperda) struktur organisasi tata kelola (SOTK).

Paripurna kedua penyampaian laporan panitia khusus (pansus) dilanjutkan penetapan lima peraturan daerah (perda). Rapat dihadiri pimpinan dan para anggota DPRD.

Baik secara langsung maupun virtual. Paripurna internal berlangsung mulai pukul 10.00. Setiap fraksi menyampaikan pendapat atas raperda tentang perubahan atas Perda Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Bojonegoro.

Perubahan perda itu adalah untuk melaksanakan peram pingan struktur organisasi perangkat daerah (OPD).  Selain dirampingkan, juga ada sejumlah OPD yang digabung dengan OPD lainnya.

Baca Juga :  Kuasai Semua Gaya, Bisa Hilangkan Kejenuhan kata Gadis ini

‘’Perampingan SOTK ini harapannya bisa membuat kinerja efesien dan semakin padat karya,’’ kata Ketua DPRD Bojongoro Imam Sholikin usai rapat paripurna. Selain itu, perampingan OPD nantinya juga bisa membuat kinerja semakin cepat. Sehingga, pelayanan terhadap masyarakat bisa lebih maksimal.

‘’Pelayanan harapannya semakin bagus. Nanti setelah diun dangkan akan segera dilak sanakan. Ya secepatnya,’’ ujarnya. Paripurna kedua adalah penyampaikan laporan pansus DPRD I, II, dan IV atas lima raperda. Juga permintaan persetujuan atas lima perda.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengikuti jalannya rapat paripurna secara virtual di ruang Comander Center Pemkab Bojonegoro. Usai masingmasing pansus menyampaikan laporan, langsung dilakukan penandatanganan.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Ketua DPRD Imam Sholikin. Sedangkan penandatanganan oleh bupati dilakukan usai rapat paripurna. Sebab, bupati mengikuti jalannya rapat secara virtual.

Baca Juga :  Cerita Proses Pembuatan Buku Tadarus Sang Begawan

‘’Setelah disahkan. Akan segera dimintakan revisi ke provinsi. Setelah itu, langsung diundangkan dan dibuatkan perbup,’’ tuturnya. Dalam sambutannya, Bupati Anna Mu’awanah mengucapkan banyak terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah merampungkan pembahasan lima raperda itu. Rapat paripurna juga dihadiri forum pim pinan kepala daerah (forkopimda) dan sejumlah pim pinan OPD pemkab.

Radar Bojonegoro – DPRD Bojonegoro menggelar dua rapat paripurna kemarin (5/6). Yakni, paripurna internal pandangan akhir (PA) fraksi atas rancangan peraturan daerah (raperda) struktur organisasi tata kelola (SOTK).

Paripurna kedua penyampaian laporan panitia khusus (pansus) dilanjutkan penetapan lima peraturan daerah (perda). Rapat dihadiri pimpinan dan para anggota DPRD.

Baik secara langsung maupun virtual. Paripurna internal berlangsung mulai pukul 10.00. Setiap fraksi menyampaikan pendapat atas raperda tentang perubahan atas Perda Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Bojonegoro.

Perubahan perda itu adalah untuk melaksanakan peram pingan struktur organisasi perangkat daerah (OPD).  Selain dirampingkan, juga ada sejumlah OPD yang digabung dengan OPD lainnya.

Baca Juga :  Pelebaran Jalan Nasional Maksimal 9 Meter

‘’Perampingan SOTK ini harapannya bisa membuat kinerja efesien dan semakin padat karya,’’ kata Ketua DPRD Bojongoro Imam Sholikin usai rapat paripurna. Selain itu, perampingan OPD nantinya juga bisa membuat kinerja semakin cepat. Sehingga, pelayanan terhadap masyarakat bisa lebih maksimal.

‘’Pelayanan harapannya semakin bagus. Nanti setelah diun dangkan akan segera dilak sanakan. Ya secepatnya,’’ ujarnya. Paripurna kedua adalah penyampaikan laporan pansus DPRD I, II, dan IV atas lima raperda. Juga permintaan persetujuan atas lima perda.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengikuti jalannya rapat paripurna secara virtual di ruang Comander Center Pemkab Bojonegoro. Usai masingmasing pansus menyampaikan laporan, langsung dilakukan penandatanganan.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Ketua DPRD Imam Sholikin. Sedangkan penandatanganan oleh bupati dilakukan usai rapat paripurna. Sebab, bupati mengikuti jalannya rapat secara virtual.

Baca Juga :  Harga Bahan Baku Naik, Penjualan Turun

‘’Setelah disahkan. Akan segera dimintakan revisi ke provinsi. Setelah itu, langsung diundangkan dan dibuatkan perbup,’’ tuturnya. Dalam sambutannya, Bupati Anna Mu’awanah mengucapkan banyak terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah merampungkan pembahasan lima raperda itu. Rapat paripurna juga dihadiri forum pim pinan kepala daerah (forkopimda) dan sejumlah pim pinan OPD pemkab.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/