alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Tersangka Pembobolan Toko Elektronik Dibekuk

SUMBERREJO – Pelarian FDP alias Kucur, 37, sebagai tersangka pembobolan toko elektronik Lyla 1 akhirnya terhenti. Kepolisian menangkap tersangka warga Desa Pekuwon, Kecamatan Sumberrejo.   Selain FDP, kepolisian masih mengejar satu tersangka lagi yang masih kabur. Aksi FDP dengan temannya menjebol tembok toko elektronik berada di Desa/Kecamatan Sumberrejo milik Suyono, 31, tersebut dilakukan 6 November 2017 silam. 

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli mengatakan, aksi pencurian dengan pemberatan (curat) dilakukan FDP bersama HD. Namun, hingga saat ini HD masih dalam pengejaran kepolisian dan masuk daftar pencarian orang (DPO). Keduanya masuk toko dengan cara menjebol tembok dengan menggunakan linggis. “Setelah tembok jebol, pelaku masuk ke dalam toko dan mengambil barang elektronik berbagai jenis,” jelasnya.

Baca Juga :  Polsek Sukodadi Lamongan, Amankan Pembobol Rumah Pemilik Toko

FDP berhasil ditangkap berawal istrinya menawarkan digital video recorder (DVR) kepada adik korban. Barang tersebut dicek seorang mekanik servis elektronik. Ternyata nomor seri DVR sama dengan barang milik korban yang hilang. “Setelah dibuka rekamannya, ternyata juga masih ada rekaman sewaktu pelaku melakukan aksinya,” tuturnya.

Mengetahui hal tersebut, korban melaporkan ke kepolisian. Setelah dilakukan penyelidikan, anggota berhasil menangkap FDR. “Setelah ditangkap dan diperiksa, pelaku mengakui dirinya yang mencuri di Toko Elektronik Lyla,” ujarnya. Anggota juga menyita barang bukti satu unit DVR hitam. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

SUMBERREJO – Pelarian FDP alias Kucur, 37, sebagai tersangka pembobolan toko elektronik Lyla 1 akhirnya terhenti. Kepolisian menangkap tersangka warga Desa Pekuwon, Kecamatan Sumberrejo.   Selain FDP, kepolisian masih mengejar satu tersangka lagi yang masih kabur. Aksi FDP dengan temannya menjebol tembok toko elektronik berada di Desa/Kecamatan Sumberrejo milik Suyono, 31, tersebut dilakukan 6 November 2017 silam. 

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli mengatakan, aksi pencurian dengan pemberatan (curat) dilakukan FDP bersama HD. Namun, hingga saat ini HD masih dalam pengejaran kepolisian dan masuk daftar pencarian orang (DPO). Keduanya masuk toko dengan cara menjebol tembok dengan menggunakan linggis. “Setelah tembok jebol, pelaku masuk ke dalam toko dan mengambil barang elektronik berbagai jenis,” jelasnya.

Baca Juga :  Tujuh Kali Dipenjara, Tak Kapok

FDP berhasil ditangkap berawal istrinya menawarkan digital video recorder (DVR) kepada adik korban. Barang tersebut dicek seorang mekanik servis elektronik. Ternyata nomor seri DVR sama dengan barang milik korban yang hilang. “Setelah dibuka rekamannya, ternyata juga masih ada rekaman sewaktu pelaku melakukan aksinya,” tuturnya.

Mengetahui hal tersebut, korban melaporkan ke kepolisian. Setelah dilakukan penyelidikan, anggota berhasil menangkap FDR. “Setelah ditangkap dan diperiksa, pelaku mengakui dirinya yang mencuri di Toko Elektronik Lyla,” ujarnya. Anggota juga menyita barang bukti satu unit DVR hitam. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Artikel Terkait

Most Read

SI Akuisisi Holcim

Bak Truk Tak Ditutup

Artikel Terbaru


/