alexametrics
23.3 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Bejat, Korban Pemerkosaan Diancam Dibunuh

BOJONEGORO – Tindakan bejat seorang pemuda berinisial GL, 23, warga Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro, tega memerkosa  perempuan berusia 18 tahun warga Kelurahan Karangpacar harus dipertanggungjawabkan di hadapan hukum. GL pun telah diamankan oleh jajaran Polsek Bojonegoro Kota sekitar pukul 09.00 pada Sabtu (2/6) lalu.

GL disangka telah melakukan tindak pidana perkosaan dan melakukan perbuatan yang menyerang kehormatan kesusilaan. Berdasarkan keterangan dari korban, Kapolres Bojonegoro  AKBP Ary Fadli menyampaikan, bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 pada Senin (28/5) silam. TKP-nya berada di semak-semak tepi Sungai Bengawan Solo, turut Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro.

Adapun kronologi peristiwa tersebut terjadi ketika korban diajak ngopi bareng oleh pelaku GL bersama temannya yang berinisial LM di sebuah warung yang berada di Jalan Veteran. Setelah ngopi bareng, korban pun meminta kepada GL untuk mengantarkan pulang, namun korban tidak kunjung diantarkan pulang, malah diajak putar-putar yang kemudian kembali ke warung kopi. “Saat itu korban bersikeras minta diantar pulang, namun GL selalu alasan tidak jelas,” terangnya.

Baca Juga :  Dana Banpol Akan Diaudit

Selanjutnya, GL bersedia mengantar korban, namun di tengah perjalanan, GL tidak mengantar korban ke rumahnya. Korban justru dibawa menuju ke semak-semak tepi Sungai Bengawan Solo, turut Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro. Kemudian GL melakukan perbuatan asusilanya dengan cara mengancam korban akan dibunuh apabila melawan. “Usai kejadian, korban masih diancam apabila bercerita kepada orang lain terkait kejadian tersebut,” tuturnya.

Namun, korban tak bisa membendungnya, hingga akhirnya korban menceritakan peristiwa tersebut kepada bapaknya pada Sabtu (2/6) lalu dan langsung dilaporkan ke Polsek Bojonegoro. “Tanpa menunggu waktu lama, petugas langsung lakukan penangkapan terhadap pelaku untuk proses hukum lebih lanjut,” tutur Kapolres.

Atas perbuatannya, pelaku disangka melanggar pasal 285 KUHP, barang siapa dengan kekerasan atau dengan ancaman kekerasan memaksa seorang wanita yang bukan istrinya bersetubuh dengan dia, diancam karena melakukan perkosaan dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.

Baca Juga :  Dzikir Kebangsaan Sambut Tahun Baru Hijriyah

Selain itu, pelaku juga disangka melanggar pasal 289 KUHP, barang siapa dengan kekerasan atau dengan ancaman kekerasan memaksa seseorang untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul, diancam karena melakukan perbuatan yang menyerang kehormatan kesusilaan, dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. “Pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis, diancam pidana penjara paling lama dua belas tahun,” pungkasnya.

BOJONEGORO – Tindakan bejat seorang pemuda berinisial GL, 23, warga Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro, tega memerkosa  perempuan berusia 18 tahun warga Kelurahan Karangpacar harus dipertanggungjawabkan di hadapan hukum. GL pun telah diamankan oleh jajaran Polsek Bojonegoro Kota sekitar pukul 09.00 pada Sabtu (2/6) lalu.

GL disangka telah melakukan tindak pidana perkosaan dan melakukan perbuatan yang menyerang kehormatan kesusilaan. Berdasarkan keterangan dari korban, Kapolres Bojonegoro  AKBP Ary Fadli menyampaikan, bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 pada Senin (28/5) silam. TKP-nya berada di semak-semak tepi Sungai Bengawan Solo, turut Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro.

Adapun kronologi peristiwa tersebut terjadi ketika korban diajak ngopi bareng oleh pelaku GL bersama temannya yang berinisial LM di sebuah warung yang berada di Jalan Veteran. Setelah ngopi bareng, korban pun meminta kepada GL untuk mengantarkan pulang, namun korban tidak kunjung diantarkan pulang, malah diajak putar-putar yang kemudian kembali ke warung kopi. “Saat itu korban bersikeras minta diantar pulang, namun GL selalu alasan tidak jelas,” terangnya.

Baca Juga :  Pantai Jenu Didekor, Piknik bisa Lebih Asyik

Selanjutnya, GL bersedia mengantar korban, namun di tengah perjalanan, GL tidak mengantar korban ke rumahnya. Korban justru dibawa menuju ke semak-semak tepi Sungai Bengawan Solo, turut Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro. Kemudian GL melakukan perbuatan asusilanya dengan cara mengancam korban akan dibunuh apabila melawan. “Usai kejadian, korban masih diancam apabila bercerita kepada orang lain terkait kejadian tersebut,” tuturnya.

Namun, korban tak bisa membendungnya, hingga akhirnya korban menceritakan peristiwa tersebut kepada bapaknya pada Sabtu (2/6) lalu dan langsung dilaporkan ke Polsek Bojonegoro. “Tanpa menunggu waktu lama, petugas langsung lakukan penangkapan terhadap pelaku untuk proses hukum lebih lanjut,” tutur Kapolres.

Atas perbuatannya, pelaku disangka melanggar pasal 285 KUHP, barang siapa dengan kekerasan atau dengan ancaman kekerasan memaksa seorang wanita yang bukan istrinya bersetubuh dengan dia, diancam karena melakukan perkosaan dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.

Baca Juga :  Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan Atas Raperda Perubahan APBD 2020

Selain itu, pelaku juga disangka melanggar pasal 289 KUHP, barang siapa dengan kekerasan atau dengan ancaman kekerasan memaksa seseorang untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul, diancam karena melakukan perbuatan yang menyerang kehormatan kesusilaan, dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. “Pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis, diancam pidana penjara paling lama dua belas tahun,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/