alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Wisuda Purna Siswa ke-65 dan Tahfidzul Qur’an ke-6 SMPN 1 Lamongan

Pelepasan siswa-siswi SMPN 1 Lamongan tahun ajaran 2018/2019 berlangsung khidmat. Acara ini dirangkai dengan wisuda hafalan Al-Qu’an dan Alkitab di depan orang tua masing-masing. Alumni SMPN 1 Lamongan ini sengaja dibentuk menjadi anak yang cerdas otak dan cerdas hati. Sebanyak 382 siswa di lepas kemarin (4/5). Setelah dinyatakan lulus 100 persen dengan prestasi membanggakan. Ditambah dengan ujian munaqosah hafalan 37 surat pada juz-30. Kepala SMPN 1 Lamongan, Drs. H. Khoirul Anam Mpd, mengatakan, sebayak 382 siswa dilepas. Setelah mengalami proses pembelajaran tiga tahun. Harapannya lulusan SMPN 1 Lamongan tidak hanya cerdas otak dan cerdas tangannya. Tapi harus cerds hatinya. Sistem pembinaan sekolah rujukan berkarakter akan melahirkan keseimbangan dan keharmonian antara olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga. Akhirnya kedepannya bisa menjadi generasi emas Indonesia yang membanggakan. “Supaya mereka bisa mengisi tongkat estafet kepemimpinan bangsa,” ujarnya.

Baca Juga :  PPDB TK/SD/SMP Digelar Serentak

Seperti semboyan  SMPN 1 Lamongan, science  without religion is bland. Religion without science in lame.  Khoirul Anam mengingatkan kepada siswa agar selalu mengingat semboyan itu kapanpun. Karena ilmu ini akan bermanfaat apabila agama dan ibadah tidak ditinggalkan. Selain itu, atas semua prestasi yang sudah diterima selama di SMP. Seharusnya selalu ditingkatkan dan diimbangi dengan karakter akhlakul karimah. Bahkan, Anam menambahkan, sejumlah siswa-siswi SMPN 1 Lamongan berhasil masuk ke jenjang SMA melalui jalur prestasi. Mereka selalu aktif dan bahkan terdaftar sebagai peserta olimpiade sains nasional (OSN).

Bupati Lamongan, H.Fadeli, MM mengungkapkan rasa bangganya. SMPN 1 Lamongan merupakan sekolah rujukan. Mereka bisa membuktikan hal itu dengan puluhan prestasi. Bahkan, dia sangat senang karena wisudawan dan wisudawati tidak hanya lulus bidang akademik saja. Tapi mereka berhasil membuat orang tua bangga dengan hafalan hafalannya. Karena itu, dia berharap kedepannya menjadi anak yang cerdas dan tidak meninggalkan hafalannya. “Harus tetap menghafal, jadilah anak cerdas, berkarakter, dan religious,”terangnya.

Baca Juga :  Sidang Kasus Pembunuhan, Terdakwa Divonis Hukuman Mati

Pelepasan siswa-siswi SMPN 1 Lamongan tahun ajaran 2018/2019 berlangsung khidmat. Acara ini dirangkai dengan wisuda hafalan Al-Qu’an dan Alkitab di depan orang tua masing-masing. Alumni SMPN 1 Lamongan ini sengaja dibentuk menjadi anak yang cerdas otak dan cerdas hati. Sebanyak 382 siswa di lepas kemarin (4/5). Setelah dinyatakan lulus 100 persen dengan prestasi membanggakan. Ditambah dengan ujian munaqosah hafalan 37 surat pada juz-30. Kepala SMPN 1 Lamongan, Drs. H. Khoirul Anam Mpd, mengatakan, sebayak 382 siswa dilepas. Setelah mengalami proses pembelajaran tiga tahun. Harapannya lulusan SMPN 1 Lamongan tidak hanya cerdas otak dan cerdas tangannya. Tapi harus cerds hatinya. Sistem pembinaan sekolah rujukan berkarakter akan melahirkan keseimbangan dan keharmonian antara olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga. Akhirnya kedepannya bisa menjadi generasi emas Indonesia yang membanggakan. “Supaya mereka bisa mengisi tongkat estafet kepemimpinan bangsa,” ujarnya.

Baca Juga :  Positif Covid Bertambah 13 Orang, Salah Satunya Anak Usia 11 Tahun

Seperti semboyan  SMPN 1 Lamongan, science  without religion is bland. Religion without science in lame.  Khoirul Anam mengingatkan kepada siswa agar selalu mengingat semboyan itu kapanpun. Karena ilmu ini akan bermanfaat apabila agama dan ibadah tidak ditinggalkan. Selain itu, atas semua prestasi yang sudah diterima selama di SMP. Seharusnya selalu ditingkatkan dan diimbangi dengan karakter akhlakul karimah. Bahkan, Anam menambahkan, sejumlah siswa-siswi SMPN 1 Lamongan berhasil masuk ke jenjang SMA melalui jalur prestasi. Mereka selalu aktif dan bahkan terdaftar sebagai peserta olimpiade sains nasional (OSN).

Bupati Lamongan, H.Fadeli, MM mengungkapkan rasa bangganya. SMPN 1 Lamongan merupakan sekolah rujukan. Mereka bisa membuktikan hal itu dengan puluhan prestasi. Bahkan, dia sangat senang karena wisudawan dan wisudawati tidak hanya lulus bidang akademik saja. Tapi mereka berhasil membuat orang tua bangga dengan hafalan hafalannya. Karena itu, dia berharap kedepannya menjadi anak yang cerdas dan tidak meninggalkan hafalannya. “Harus tetap menghafal, jadilah anak cerdas, berkarakter, dan religious,”terangnya.

Baca Juga :  UMM Kampus Swasta Terunggul Jawa Timur 13 Kali Berturut-Turut

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/