alexametrics
27.6 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Sukses Lahirkan Generasi Siap Kerja

TUBAN – Purnasiswa SMKN 1 Tuban yang berlangsung di Gedung Graha Sandiya pada Sabtu (4/5) lalu terasa istimewa. Itu karena prosesi pelepasan siswa kelas XII tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr. Saiful Rachman, MM. M.Pd. bersama istri.

Kehadiran orang nomor satu di dinas pendidikan provinsi ini menjadi sebuah kehormatan tersendiri bagi keluarga besar SMKN 1 Tuban. Terlebih, ini merupakan momen kali pertama bagi kepala dinas pendidikan provinsi berkunjung ke Tuban.

Dalam sambutannya, Saiful sapaan akrabnya menyampaikan selamat sekaligus apresiasi kepada SMKN 1 Tuban yang sukses melahirkan generasi lulusan dengan prestasi yang membanggakan, menyusul diterimanya sekitar 50 persen lulusan sekolah ini pada sebuah perusahaan. ‘’Salah satu tujuan SMK adalah melahirkan lulusan yang siap kerja,’’ tutur dia memberikan apresiasi kepada SMKN 1 Tuban yang berhasil merealisasikan salah satu dari tujuan SMK.

Disampaikan Saiful, ke depan, Kabupaten Tuban memiliki potensi yang cukup besar dalam penyerapan tenaga kerja menyusul rencana pembangunan kilang minyak di Bumi Wali.

Utamanya bagi SMKN 1 Tuban yang secara khusus memiliki program keahlian teknik perminyakan. ‘’Untuk itu, SMKN 1 Tuban harus bisa mengambil bagian dari pembangunan kilang minyak terbesar se-Asia Tenggara tersebut,’’ tegas doktor manajemen pendidikan jebolan Universitas Negeri Malang itu.

Baca Juga :  Menanti Kuantitas Perda Inisiatif DPRD

Kepala SMKN 1 Tuban Hidayat Rahman, S.Pd. MM. mengaku sangat bersyukur karena momen purnasiswa pada tahun ini dihadiri langsung oleh kepala dinas pendidikan provinsi. ‘’Ini adalah sebuah kehormatan bagi SMKN 1 Tuban. Kami sangat bersyukur beliau bisa hadir di tengah-tengah kegiatan purnasiswa SMKN 1 Tuban,’’ tuturnya.

Disampaikan Hidayat, tahun ini lulusan SMKN 1 Tuban sebanyak 563 siswa dari 6 program keahlian. Rinciannya, program keahlian teknik bangunan (65 siswa), program keahlian teknik ketenagalistrikan (104 siswa), program keahlian teknik mesin (105 siswa), program keahlian teknik otomotif (72 siswa), program keahlian kimia (106 siswa), dan program teknik informatika (107 siswa). Dari 563 siswa tersebut, sekitar 50 persen di antaranya sudah langsung diterima bekerja di sebuah perusahaan.

‘’Selebihnya, selain melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, juga menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dengan berwirausaha,’’ terang mantan kepala SMKN Rengel itu.

Hidayat optimistis, dengan program keahlian baru, teknik perminyakan, SMKN 1 Tuban akan mampu mengambil peran dalam pembangunan kilang minyak Rosneft di Tuban. ‘’Dalam menyambut pembangunan kilang minyak di Tuban, kita sudah menyiapkan tenaga profesional dengan membuka program keahlian teknik perminyakan. Untuk itu, SMKN 1 Tuban siap mengambil bagian dari pembangunan kilang minyak di Bumi Wali,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Siapkan 400 Personel Gabungan

Sebelumnya, pada bulan lalu SMKN 1 Tuban juga berhasil meraih dua piala dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) 2019 di tingkat Provinsi Jawa Timur. Yakni, juara dua LKS bidang cabinet making yang diraih Shohib Heru Prasetyo dan juara dua bidang joinery diraih Jenio Bima Pamungkas.

Selain itu, SMKN unggulan di Bumi Wali ini juga berhasil memborong juara satu, dua, dan tiga tryout computer based test (CBT) yang digelar Jawa Pos Radar Tuban. Tiga siswa berprestasi itu, Abdurrahman Soleh Aljufri dengan nilai 211 (peringkat 1 ), Vionna Indah Sitoresmi dengan nilai 201 (peringkat 2), dan Abduuriho Min Khoiri dengan nilai 198 (peringkat 3). Tidak hanya memborong juara 1, 2, dan 3, nilai yang diperoleh Abdurrahman Soleh juga tertinggi di tiga kabupaten, yakni Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban.

TUBAN – Purnasiswa SMKN 1 Tuban yang berlangsung di Gedung Graha Sandiya pada Sabtu (4/5) lalu terasa istimewa. Itu karena prosesi pelepasan siswa kelas XII tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr. Saiful Rachman, MM. M.Pd. bersama istri.

Kehadiran orang nomor satu di dinas pendidikan provinsi ini menjadi sebuah kehormatan tersendiri bagi keluarga besar SMKN 1 Tuban. Terlebih, ini merupakan momen kali pertama bagi kepala dinas pendidikan provinsi berkunjung ke Tuban.

Dalam sambutannya, Saiful sapaan akrabnya menyampaikan selamat sekaligus apresiasi kepada SMKN 1 Tuban yang sukses melahirkan generasi lulusan dengan prestasi yang membanggakan, menyusul diterimanya sekitar 50 persen lulusan sekolah ini pada sebuah perusahaan. ‘’Salah satu tujuan SMK adalah melahirkan lulusan yang siap kerja,’’ tutur dia memberikan apresiasi kepada SMKN 1 Tuban yang berhasil merealisasikan salah satu dari tujuan SMK.

Disampaikan Saiful, ke depan, Kabupaten Tuban memiliki potensi yang cukup besar dalam penyerapan tenaga kerja menyusul rencana pembangunan kilang minyak di Bumi Wali.

Utamanya bagi SMKN 1 Tuban yang secara khusus memiliki program keahlian teknik perminyakan. ‘’Untuk itu, SMKN 1 Tuban harus bisa mengambil bagian dari pembangunan kilang minyak terbesar se-Asia Tenggara tersebut,’’ tegas doktor manajemen pendidikan jebolan Universitas Negeri Malang itu.

Baca Juga :  Dipercaya untuk Memberikan Pelayanan Publik

Kepala SMKN 1 Tuban Hidayat Rahman, S.Pd. MM. mengaku sangat bersyukur karena momen purnasiswa pada tahun ini dihadiri langsung oleh kepala dinas pendidikan provinsi. ‘’Ini adalah sebuah kehormatan bagi SMKN 1 Tuban. Kami sangat bersyukur beliau bisa hadir di tengah-tengah kegiatan purnasiswa SMKN 1 Tuban,’’ tuturnya.

Disampaikan Hidayat, tahun ini lulusan SMKN 1 Tuban sebanyak 563 siswa dari 6 program keahlian. Rinciannya, program keahlian teknik bangunan (65 siswa), program keahlian teknik ketenagalistrikan (104 siswa), program keahlian teknik mesin (105 siswa), program keahlian teknik otomotif (72 siswa), program keahlian kimia (106 siswa), dan program teknik informatika (107 siswa). Dari 563 siswa tersebut, sekitar 50 persen di antaranya sudah langsung diterima bekerja di sebuah perusahaan.

‘’Selebihnya, selain melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, juga menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dengan berwirausaha,’’ terang mantan kepala SMKN Rengel itu.

Hidayat optimistis, dengan program keahlian baru, teknik perminyakan, SMKN 1 Tuban akan mampu mengambil peran dalam pembangunan kilang minyak Rosneft di Tuban. ‘’Dalam menyambut pembangunan kilang minyak di Tuban, kita sudah menyiapkan tenaga profesional dengan membuka program keahlian teknik perminyakan. Untuk itu, SMKN 1 Tuban siap mengambil bagian dari pembangunan kilang minyak di Bumi Wali,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Belum Berani Bahas Struktur

Sebelumnya, pada bulan lalu SMKN 1 Tuban juga berhasil meraih dua piala dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) 2019 di tingkat Provinsi Jawa Timur. Yakni, juara dua LKS bidang cabinet making yang diraih Shohib Heru Prasetyo dan juara dua bidang joinery diraih Jenio Bima Pamungkas.

Selain itu, SMKN unggulan di Bumi Wali ini juga berhasil memborong juara satu, dua, dan tiga tryout computer based test (CBT) yang digelar Jawa Pos Radar Tuban. Tiga siswa berprestasi itu, Abdurrahman Soleh Aljufri dengan nilai 211 (peringkat 1 ), Vionna Indah Sitoresmi dengan nilai 201 (peringkat 2), dan Abduuriho Min Khoiri dengan nilai 198 (peringkat 3). Tidak hanya memborong juara 1, 2, dan 3, nilai yang diperoleh Abdurrahman Soleh juga tertinggi di tiga kabupaten, yakni Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/