alexametrics
26 C
Bojonegoro
Saturday, May 21, 2022

Terbitkan Surat Penugasan Honorer

BOJONEGORO – Surat penugasan honorer dari bupati akhirnya turun senin(5/3). Namun, surat penugasan yang turun masih berupa surat kolektif. Sehingga, belum bisa diberikan kepada setiap honorer. Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro Aunur Rofiq menjelaskan, surat penugasan diberikan kepada honorer ada dua jenis.

Yaitu, kolektif dan perorangan. Saat ini, yang turun baru surat penugasan kolektif. ‘’Untuk penugasan perorangan segera diturunkan,‘‘ katanya. Karena masih kolektif, maka surat tersebut belum bisa diterimakan kepada para honorer. Surat hanya diterima disdik dan akan disimpan. Para honorer hanya akan diberikan salinannya saja.

Rofi q menjelaskan, surat penugasan kolektif berisi semua nama honorer. Jumlah honorer masuk dalam pendataan tersebut lebih dari 2.000 orang. Itu terdiri dari honorer K2 dan non-K2. ‘’Semua honorer tercantum dalam surat penugasan itu,’’ ungkap dia. Rofi q menjelaskan, surat tersebut tidak berkaitan dengan pemberian gaji dan sebagainya.

Baca Juga :  Tunjangan Guru Honorer Naik 20 Persen

Sebab, pemkab tidak mengalokasikan gaji para honorer. Namun, pemkab memberikan tunjangan diterimakan setiap tiga bulan sekali. Besaran diterima Rp 700 ribu untuk K2 dan Rp 500 ribu untuk non-K2. Meskipun tidak berkaitan gaji, namun pemberian surat itu sangat dinanti honorer. Sebab, surat itu sebagai bukti pengakuan pemkab atas pengabdian para honorer selama ini.

Kapan surat penugasan perorangan diberikan? Surat itu akan diberikan dalam waktu dekat. Yaitu, sebelum masa jabatan Bupati Suyoto habis 12 Maret. ‘’Sudah diajukan hanya tinggal diproses,‘‘ ungkap dia. Kepala Disdik Hanafi menambahkan, para honorer tidak perlu resah.

Surat tersebut akan tetap diberikan. Namun, masih menunggu proses. ‘’Itu pasti diberikan,‘‘ jelasnya. Pemberian surat untuk mengakui pengabdian mereka. Sehingga, mereka bisa terus semangat mengajar.

Baca Juga :  Waspada Kebakaran! Sehari Dua Lokasi Kejadian

BOJONEGORO – Surat penugasan honorer dari bupati akhirnya turun senin(5/3). Namun, surat penugasan yang turun masih berupa surat kolektif. Sehingga, belum bisa diberikan kepada setiap honorer. Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro Aunur Rofiq menjelaskan, surat penugasan diberikan kepada honorer ada dua jenis.

Yaitu, kolektif dan perorangan. Saat ini, yang turun baru surat penugasan kolektif. ‘’Untuk penugasan perorangan segera diturunkan,‘‘ katanya. Karena masih kolektif, maka surat tersebut belum bisa diterimakan kepada para honorer. Surat hanya diterima disdik dan akan disimpan. Para honorer hanya akan diberikan salinannya saja.

Rofi q menjelaskan, surat penugasan kolektif berisi semua nama honorer. Jumlah honorer masuk dalam pendataan tersebut lebih dari 2.000 orang. Itu terdiri dari honorer K2 dan non-K2. ‘’Semua honorer tercantum dalam surat penugasan itu,’’ ungkap dia. Rofi q menjelaskan, surat tersebut tidak berkaitan dengan pemberian gaji dan sebagainya.

Baca Juga :  Bengawan di Padangan Potensi Dikembangkan 

Sebab, pemkab tidak mengalokasikan gaji para honorer. Namun, pemkab memberikan tunjangan diterimakan setiap tiga bulan sekali. Besaran diterima Rp 700 ribu untuk K2 dan Rp 500 ribu untuk non-K2. Meskipun tidak berkaitan gaji, namun pemberian surat itu sangat dinanti honorer. Sebab, surat itu sebagai bukti pengakuan pemkab atas pengabdian para honorer selama ini.

Kapan surat penugasan perorangan diberikan? Surat itu akan diberikan dalam waktu dekat. Yaitu, sebelum masa jabatan Bupati Suyoto habis 12 Maret. ‘’Sudah diajukan hanya tinggal diproses,‘‘ ungkap dia. Kepala Disdik Hanafi menambahkan, para honorer tidak perlu resah.

Surat tersebut akan tetap diberikan. Namun, masih menunggu proses. ‘’Itu pasti diberikan,‘‘ jelasnya. Pemberian surat untuk mengakui pengabdian mereka. Sehingga, mereka bisa terus semangat mengajar.

Baca Juga :  RSNU BABAT Di-Launching Gubernur Jatim

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/