alexametrics
29.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

RS Jatirogo, Masih Tahap Finishing dan Pemenuhan SDM

TUBAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban memastikan, tahap finishing pembangunan rumah sakit (RS) tipe D di Kecamatan Jatirogo bakal tuntas tahun ini.Pejabat pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Tuban Endah Nurul K. mengatakan, saat ini pembangunan RS tipe D pertama di Tuban itu tinggal menambah sejumlah ruangan. Antara lain, ruang dokter spesialis, ruang administrasi, dan ruang satpam.

‘’Untuk prasarana yang lain, secara umum sudah siap,’’ kata dia kepada Jawa Pos Radar Tuban kemarin (5/2).Meski tinggal menyisakan penambahan sejumlah ruangan, rumah sakit tipe D di wilayah barat Tuban itu belum bisa dioperasikan pada tahun ini.

Sebab, selain prasarana, masih ada sejumlah pekerjaan rumah (PR) lain yang juga harus dipenuhi sebelum beroperasi. Yakni, pemenuhi sumber daya manusia (SDM), meliputi dokter dan pegawai.

Baca Juga :  Wujudkan Perubahan Kabupaten Tuban Kota Ronggolawe Lebih Maju Dan

‘’Ini (pemenuhan dokter dan pegawai, Red) malah yang paling penting. Utamanya kebutuhan dokter spesialis,’’ terang pejabat bergelar master kesehatan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu.

Sedikitnya, lanjut Endah, RS tipe D yang bakal menjadi aset pemkab itu membutuhkan tiga dokter spesialis. Meliputi, dokter spesialis anak, spesialis kandungan, dan spesialis penyakit dalam.

Sementara untuk dokter umum, dibutuhkan empat dokter dan pegawainya sekitar 100 orang.‘’Sudah kita usulkan lowongan calon pegawai negeri sipil ke Kemenpan RB (Kementerian pendayagunaan aparatur negara), semoga dikabulkan,’’ tandasnya.

TUBAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban memastikan, tahap finishing pembangunan rumah sakit (RS) tipe D di Kecamatan Jatirogo bakal tuntas tahun ini.Pejabat pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Tuban Endah Nurul K. mengatakan, saat ini pembangunan RS tipe D pertama di Tuban itu tinggal menambah sejumlah ruangan. Antara lain, ruang dokter spesialis, ruang administrasi, dan ruang satpam.

‘’Untuk prasarana yang lain, secara umum sudah siap,’’ kata dia kepada Jawa Pos Radar Tuban kemarin (5/2).Meski tinggal menyisakan penambahan sejumlah ruangan, rumah sakit tipe D di wilayah barat Tuban itu belum bisa dioperasikan pada tahun ini.

Sebab, selain prasarana, masih ada sejumlah pekerjaan rumah (PR) lain yang juga harus dipenuhi sebelum beroperasi. Yakni, pemenuhi sumber daya manusia (SDM), meliputi dokter dan pegawai.

Baca Juga :  Begini Rencana Pembangunan Ring Road di Bojonegoro

‘’Ini (pemenuhan dokter dan pegawai, Red) malah yang paling penting. Utamanya kebutuhan dokter spesialis,’’ terang pejabat bergelar master kesehatan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu.

Sedikitnya, lanjut Endah, RS tipe D yang bakal menjadi aset pemkab itu membutuhkan tiga dokter spesialis. Meliputi, dokter spesialis anak, spesialis kandungan, dan spesialis penyakit dalam.

Sementara untuk dokter umum, dibutuhkan empat dokter dan pegawainya sekitar 100 orang.‘’Sudah kita usulkan lowongan calon pegawai negeri sipil ke Kemenpan RB (Kementerian pendayagunaan aparatur negara), semoga dikabulkan,’’ tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/