alexametrics
30.6 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Respons Survei Kapal Van der Wijck, Rakor Lintas Sektor

LAMONGAN, Radar Lamongan – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, berkoordinasi dengan Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid, terkait perkembangan survei kapal Van der Wijck di kawasan pantura.  
‘’Terkait temuan ini akan kami tindak lanjuti,’’ tutur Hilmar Farid kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (4/11).
Seperti diberitakan, berdasarkan hasil survei dengan penyelaman, Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur menemukan kapal karam di titik yang diduga lokasi tenggelamnya kapal Van der Wijck. Hilmar mengaku segera melakukan rapat koordinasi (rakor) bersama lintas sektoral. ‘’Hal ini dimaksudkan untuk dapat menentukan road map, penanganan, serta pengembangan hasil dari temuan tersebut,’’ ucapnya.
Bupati mengatakan, untuk menemukan bukti konkritnya secara ilmu pengetahuan, maka terus dilakukan kajian. ‘’Hingga akhirnya survei arkeologi bawah air menemukan bahwa benar ada bangkai kapal karam di titik lokasi yang sudah kami duga tempat tenggelamnya kapal Van der Wijck,’’ tuturnya.
Bupati yang akrab disapa Yes itu senang atas respons positif dari Dirjen Kebudayaan. ‘’Semoga ke depan membawa hasil yang baik untuk semuanya,’’ harapnya.
Menurut dia, sejumlah foto bangkai kapal dari survei arkeologi bawah air masih dilakukan tahap identifikasi. Tujuannya, mencocokkan sejumlah bagian dengan gambar asli kapal Van der Wijck. Bupati meminta dukungan dari Kemendikbud agar temuan ini dapat ditindaklanjuti. “Kami mohon support dan dukungan dari Pak Hilmar Farid untuk dikoordinasikan dengan Kemendikbud RI, agar temuan ini dapat ditindaklanjuti. Dan jika benar terbukti bahwa kapal karam tersebut adalah Van Der Wijck, saya berharap ini dapat dijadikan aset nasional,’’ harapnya.

Baca Juga :  Truk Terguling, Tiga KA Berhenti di Stasiun

LAMONGAN, Radar Lamongan – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, berkoordinasi dengan Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid, terkait perkembangan survei kapal Van der Wijck di kawasan pantura.  
‘’Terkait temuan ini akan kami tindak lanjuti,’’ tutur Hilmar Farid kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (4/11).
Seperti diberitakan, berdasarkan hasil survei dengan penyelaman, Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur menemukan kapal karam di titik yang diduga lokasi tenggelamnya kapal Van der Wijck. Hilmar mengaku segera melakukan rapat koordinasi (rakor) bersama lintas sektoral. ‘’Hal ini dimaksudkan untuk dapat menentukan road map, penanganan, serta pengembangan hasil dari temuan tersebut,’’ ucapnya.
Bupati mengatakan, untuk menemukan bukti konkritnya secara ilmu pengetahuan, maka terus dilakukan kajian. ‘’Hingga akhirnya survei arkeologi bawah air menemukan bahwa benar ada bangkai kapal karam di titik lokasi yang sudah kami duga tempat tenggelamnya kapal Van der Wijck,’’ tuturnya.
Bupati yang akrab disapa Yes itu senang atas respons positif dari Dirjen Kebudayaan. ‘’Semoga ke depan membawa hasil yang baik untuk semuanya,’’ harapnya.
Menurut dia, sejumlah foto bangkai kapal dari survei arkeologi bawah air masih dilakukan tahap identifikasi. Tujuannya, mencocokkan sejumlah bagian dengan gambar asli kapal Van der Wijck. Bupati meminta dukungan dari Kemendikbud agar temuan ini dapat ditindaklanjuti. “Kami mohon support dan dukungan dari Pak Hilmar Farid untuk dikoordinasikan dengan Kemendikbud RI, agar temuan ini dapat ditindaklanjuti. Dan jika benar terbukti bahwa kapal karam tersebut adalah Van Der Wijck, saya berharap ini dapat dijadikan aset nasional,’’ harapnya.

Baca Juga :  Supervisor dari Sales Oppo Kunyah Terasi Disanksi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/