alexametrics
24.9 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Mobil Ertiga Oleng, Hantam Gadis SMA Hingga Tewas

PARENGAN – Tanpa sebab yang jelas, mobil Suzuki Ertiga nopol S 1766 C tiba-tiba oleng. Setelah masuk lajur lawan, mobil ini menabrak Gita Rafika Putri, 17, pelajar SMA pengendara Scoopy.

Gadis Desa Mojomalang, Kecamatan Parengan itu pun meregang nyawa. Kecelakaan di jalan Jatirogo – Bojonegoro, persisnya di Desa Selogabus, Kecamatan Parengan terjadi Selasa (3/10) sekitar pukul 20.00.

Kerasnya benturan tersebut mengakibatkan bodi kiri dan kaca depan mobil ini  pecah. Sementara motor matik S 2540 HE yang dikemudikan korban tak berbentuk.

Kanitlaka Satlantas Polres Tuban Iptu Nungky Sambodo menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil multi purpose vehicle (MPV) yang melaju dari timur (Jatirogo) menambah kecepatan ketika jalan menurun.

Baca Juga :  Kemenag Evaluasi USBN Berbasis HP

Kondisi ini mengakibatkan mobil tersebut oleng dan masuk lajur lawan. ‘’Pengakuan pengemudi, dia hendak mendahului kendaraan di depannya,’’ tutur perwira berpangkat balok dua di pundak itu.

Berdasar keterangan saksi di tempat kejadian, Gita sudah mengantisipasi ketika hendak disasar mobil tersebut. Anak baru gede (ABG) tersebut berusaha banting stir ke kiri dan berhenti di sisi utara jalan.

Namun, karena laju mobil terlalu tinggi, upaya Gita tersebut hanya sia-sia. Dia dihantam dan terpental beberapa meter.

PARENGAN – Tanpa sebab yang jelas, mobil Suzuki Ertiga nopol S 1766 C tiba-tiba oleng. Setelah masuk lajur lawan, mobil ini menabrak Gita Rafika Putri, 17, pelajar SMA pengendara Scoopy.

Gadis Desa Mojomalang, Kecamatan Parengan itu pun meregang nyawa. Kecelakaan di jalan Jatirogo – Bojonegoro, persisnya di Desa Selogabus, Kecamatan Parengan terjadi Selasa (3/10) sekitar pukul 20.00.

Kerasnya benturan tersebut mengakibatkan bodi kiri dan kaca depan mobil ini  pecah. Sementara motor matik S 2540 HE yang dikemudikan korban tak berbentuk.

Kanitlaka Satlantas Polres Tuban Iptu Nungky Sambodo menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil multi purpose vehicle (MPV) yang melaju dari timur (Jatirogo) menambah kecepatan ketika jalan menurun.

Baca Juga :  Kemenag Evaluasi USBN Berbasis HP

Kondisi ini mengakibatkan mobil tersebut oleng dan masuk lajur lawan. ‘’Pengakuan pengemudi, dia hendak mendahului kendaraan di depannya,’’ tutur perwira berpangkat balok dua di pundak itu.

Berdasar keterangan saksi di tempat kejadian, Gita sudah mengantisipasi ketika hendak disasar mobil tersebut. Anak baru gede (ABG) tersebut berusaha banting stir ke kiri dan berhenti di sisi utara jalan.

Namun, karena laju mobil terlalu tinggi, upaya Gita tersebut hanya sia-sia. Dia dihantam dan terpental beberapa meter.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/