alexametrics
24 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Sepuluh Hari, Kasus Aktif Covid-19 Turun 257 Pasien

Radar Bojonegoro – Jumlah tertinggi kasus aktif Covid-19 di Bojonegoro tembus 910 kasus pada 24 Juli. Kemudian pada 25 Juli hingga kemarin (4/8) jumlah kasus aktif terus mengalami penurunan. Berdasar data dihimpun dari 24 Juli hingga 4 Agustus, kasus aktif turun sebanyak 257 kasus.

Data kumulatif via laman info covid19.jatimprov.go.id kemarin (4/8) diketahui sebanyak 5.602 kasus dengan rincian 653 kasus aktif. Juga, 4.489 sembuh, dan 460 meninggal. Juga diketahui 35 kasus suspek dan 24 kasus probable.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bojonegoro Triguno Sudjono Prio mengatakan, tren kasus Covid-19 terus mengalami penurunan. Namun, status Bojonegoro masih zona merah atau risiko tinggi Covid-19.

Baca Juga :  Lagi, Jaringan Listrik Putus┬áJelang 30 Menit Berakhir

Selain itu, Bojonegoro juga masih masuk kategori pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level tiga. “Bojonegoro masih kategori PPKM level tiga berdasar Inmendagri Nomor 27 Tahun 2021. Sehingga aturan PPKM diperpanjang hingga 9 Agustus mendatang,” bebernya.

Triguno menerangkan, bahwa aturan level tiga dan empat tidak jauh berbeda. Intinya, masyarakat diharapkan mengurangi mobilitas di luar rumah. Beberapa aturan level tiga seperti sekolah maupun kampus, masih belum diizinkan tatap muka. Jadi, masih digelar secara daring.

Lalu terkait supermarket, pasar rakyat, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

Kemudian warung makan, pedagang kaki lima (PKL), lapak jajanan, dan sejenisnya diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 20.00 dengan maksimal pengunjung makan 25 persen, “Pusat perbelanjaan dibuka dengan kapasitas maksimal 25 persen sampai dengan pukul 17.00,” imbuhnya. Selanjutnya, pelaku perjalanan domestik jarak jauh harus menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama. Juga menunjukkan surat hasil tes swab antigen atau PCR negatif.

Baca Juga :  Diduga Tercemar Limbah Tekstil, Air Bengawan Menghitam Sampai Ngraho

Radar Bojonegoro – Jumlah tertinggi kasus aktif Covid-19 di Bojonegoro tembus 910 kasus pada 24 Juli. Kemudian pada 25 Juli hingga kemarin (4/8) jumlah kasus aktif terus mengalami penurunan. Berdasar data dihimpun dari 24 Juli hingga 4 Agustus, kasus aktif turun sebanyak 257 kasus.

Data kumulatif via laman info covid19.jatimprov.go.id kemarin (4/8) diketahui sebanyak 5.602 kasus dengan rincian 653 kasus aktif. Juga, 4.489 sembuh, dan 460 meninggal. Juga diketahui 35 kasus suspek dan 24 kasus probable.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bojonegoro Triguno Sudjono Prio mengatakan, tren kasus Covid-19 terus mengalami penurunan. Namun, status Bojonegoro masih zona merah atau risiko tinggi Covid-19.

Baca Juga :  Shodikin Anggap Dakwaan JPU Tidak Cermat

Selain itu, Bojonegoro juga masih masuk kategori pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level tiga. “Bojonegoro masih kategori PPKM level tiga berdasar Inmendagri Nomor 27 Tahun 2021. Sehingga aturan PPKM diperpanjang hingga 9 Agustus mendatang,” bebernya.

Triguno menerangkan, bahwa aturan level tiga dan empat tidak jauh berbeda. Intinya, masyarakat diharapkan mengurangi mobilitas di luar rumah. Beberapa aturan level tiga seperti sekolah maupun kampus, masih belum diizinkan tatap muka. Jadi, masih digelar secara daring.

Lalu terkait supermarket, pasar rakyat, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

Kemudian warung makan, pedagang kaki lima (PKL), lapak jajanan, dan sejenisnya diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 20.00 dengan maksimal pengunjung makan 25 persen, “Pusat perbelanjaan dibuka dengan kapasitas maksimal 25 persen sampai dengan pukul 17.00,” imbuhnya. Selanjutnya, pelaku perjalanan domestik jarak jauh harus menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama. Juga menunjukkan surat hasil tes swab antigen atau PCR negatif.

Baca Juga :  Tryout MAN Tuntas, Hasil Segera Diumumkan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/